Friday, December 29, 2017

JAH adalah KEKUATANKU - Hizkia

Ini adalah Narasi imaginatif penulis, berdasar 2 Raja-Raja 18 masa-masa awal Hizkia diangkat menjadi Raja menggantikan Ahaz

Aku bertanya kepada Yesaya, “Apa yang harus aku lakukan pertama kali setelah aku resmi menjadi Raja penuh atas seluruh Yehuda?”

“Pangeran tahu apa yang harus dilakukan segera, TUHAN besertamu, tidak perlu takut”

Tiga belas tahun lamanya, aku memerintah Yehuda bersama-sama dengan Ayahanda Raja Ahaz. Aku menyaksikan banyak hal yang tidak berkenan kepada TUHAN yang Ayahanda Raja lakukan semasa hidupnya. Yesaya aku kenal sejak lama, sejak aku berusia dua belas tahun, saat magang di istana saat aku turut memerintah bersama Ayahanda Ahaz, dia adalah abdi TUHAN Yang Maha Tinggi, keberaniannya luar biasa, sangat menginspirasi ku. Aku tidak ingin seperti Ayahanda Raja, aku ingin menjadi diriku sendiri seperti yang TUHAN mau. Aku akan mendengarkan nasehat Yesaya, sepanjang TUHAN mengijinkan aku memerintah Yehuda.

Pria setengah tua yang orang-orang sebut Nabi itu sering mendapatkan perkataan TUHAN secara langsung untuk disampaikan kepada umat TUHAN lewat Raja. Sayang sekali Ayahanda Ahaz tidak mengindahkan nasehat TUHAN lewat Yesaya. Bahkan Yesaya menegur Ayahanda karena meminta pertolongan kepada Tiglath Pileser, Raja Asyur, untuk menyingkirkan Pekah dan Rezin. Aku sendiri tidak menyukai orang-orang Asyur.

Aku tidak habis pikir mengapa Ayahanda tidak mendengarkan perkataan Nabi TUHAN itu. Bahkan malah membawa patung dewa-dewa sesembahan orang Asyur ke dalam Rumah TUHAN dan menyingkirkan benda-benda kudus yang didalamnya dan digantikan dengan mezbah Asyur. Dan mempersembahkan persembahan kepada para allah orang Damsyik, sungguh tak masuk diakal.

Aku harus menyingkirkannya, aku harus membuat pembaharuan, jika tidak ingin berakhir seperti Kerajaan Utara yang sekarang mereka semua diangkut ke Asyur sebagai tawanan.
Pertolongan pasti datang dari TUHAN, seperti masa-masa lampau saat Raja Daud memerintah. TUHAN pasti tolong, Yehuda harus bertobat, jika perlu sisa-sisa Israel yang ada di Samaria datang ke Yerusalem dan bertobat massal.

“Sebentar lagi engkau akan dilantik menjadi Raja Yehuda, hai Hizkia, otoritas di tanganmu, selama tigabelas tahun mendampingi Ayahmu, kau melihat bahwa TUHAN menyertaimu, lakukanlah apa yang menyenangkan hati TUHAN seperti kakekmu atau buyutmu, pesanku janganlah kau tinggi hati seperti mereka ketika semuanya berjalan sesuai dengan rencana TUHAN, ingat semuanya hanyalah kasih karunia TUHAN…”

Perkataan Yesaya membuyarkan lamunanku. Aku bergerak ke balairung, segenap Yehuda berseru, 

“Hidup Raja Hizkia”
 “Diberkatilah wahai Raja Hizkia”

Bersahut-sahutan kudengar suara orang-orang Yehuda dalam teriakan yang gembira
sangkakala nyaring berbunyi, genderang dipukul dengan semangat.

Gegap gempita mewarnai negeri, seolah lupa bahwa negeri ini dalam tekanan orang-orang Asyur.
Ada harapan kataku dalam hati.
Hizkia melakukan yang menyenangkan hati TUHAN seperti Raja Daud leluhurnya. Ia menghancurkan tempat-tempat penyembahan dewa, dan merobohkan tugu-tugunya serta merusak patung-patung Dewi Asyera. Ia juga menghancurkan ular perunggu buatan Musa yang disebut Nehustan. Sebab, sampai pada waktu itu orang Israel masih membakar dupa untuk menghormati ular perunggu itu. (2Ki 18:3-4)

Hizkia melakukan yang menyenangkan hati TUHAN seperti Raja Daud leluhurnya. (2Ch 29:2)

Ayahku Ahaz telah menutup Pintu Rumah TUHAN, ini yang pertama aku lakukan, aku akan membukanya kembali dan menyuruh para tukang untuk memperbaikinya, Yehuda harus kembali kepada TUHAN yang benar. Inilah agendaku pertama sebagai Raja Yehuda, mengajak segenap Yehuda berbalik kepada TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Yakub.

"REFORMASI TERIAKKU!!!"

Aku tidak ingin mati seperti Ayahku, mati sebagai Raja yang berbuat kejahatan di mata TUHAN aku ingin riwayatku dikenang sebagai Raja yang takut akan TUHAN yang membawa Yehuda berbalik kepada TUHANnya. Itu cukup bagiku! Aku yakin seperti Raja Daud pernah nyanyikan, Kebajikan dan Kemurahan akan mengikuti, jika TUHAN adalah Gembala

Mari kita bekerja!

Aku bersama segenap Yehuda, menghancurkan tempat-tempat penyembahan dewa, dan merobohkan tugu-tugunya serta merusak patung-patung Dewi Asyera. Bersama-sama kami juga menghancurkan ular perunggu buatan Musa yang disebut Nehustan. Sebab, sampai pada waktu itu orang Israel masih membakar dupa untuk menghormati ular perunggu itu, sebuah praktek yang salah!!!

Rakyat bahu membahu, membersihkan tempat-tempat berhala, sepertinya Yehuda juga merindukan sebuah ibadah yang benar dilakukan kembali di Yerusalem.

Segera aku mengumpulkan Imam-imam dan orang-orang Lewi yang ada di Yerusalem, di pelataran bagian timur Rumah TUHAN, dan ia berbicara dengan mereka di sana.

" Dengarlah wahai Imam-imam dan orang-0rang Lewi, kaliana semua, harus mengkhususkan diri untuk TUHAN, dan menyucikan Rumah TUHAN, Allah leluhurmu. Semua yang menajiskan rumah itu harus disingkirkan…!”
“Hai orang-orang Lewi, wahai para Imam janganlah menunda-nunda lagi, sebab kamulah yang dipilih TUHAN untuk beribadat dan mengabdi kepada-Nya serta membakar dupa dan memimpin rakyat untuk beribadat."

Gemuruh orang-orang Lewi menyambut kabar gembira ini! mereka segera bekerja dan memanggil segenap kerabat mereka untu memulai pekerjaan mulia ini.

Ini lah hal ketiga awal yang aku lakukan.
Pertama, membuka pintu Rumah Tuhan dan memperbaikinya, kedua menghancurkan berhala dan bukit-bukit pengorbanan, ketiga memulihkan jabatan orang-orang Lewi dan Imam sehingga ibadah di Rumah TUHAN bisa dilaksanakan seperti dulu.

Aku mendengar orang-orang berbisik… kabar yang santer terdengar.
Hizkia tidak seperti Ahaz, ayahnya.

Ya benar! Aku bukan Ayahku!

Segenap rakyat dan orang Lewi bekerja dengan cepat, tak berapa lama aku mendengar laporan bahwa tugas sudah selesai. Tanpa menunggu lama-lama juga aku mengajak tokoh-tokoh Yehuda untuk pergi ke Rumah TUHAN mempersembahkan korban kepada TUHAN memohon ampun kepada TUHAN dan menyembah TUHAN bersama dengan segenap rakyat.

RUMAH TUHAN dipulihkan!

Ini hal keempat yang aku lakukan, memohon pengampunan dan melakukan korban pengampunan dosa seperti yang TUHAN perintahkan lewat Musa hambanya. 

Kelima, selagi hewan tersebut dibakar, aku meminta para pemuji dari suku Lewi sesuai dengan petunjuk Nabi Gad dan Nathan pada saat Raja Daud bertahta untuk menaikkan pujian dan memainkan alat-alat music sampai korban bakaran habis terbakar oleh api!

Udara penuh dengan bau harum lemak yang terbakar, puji-pujian, tarian dan musik membahana diseluruh penjuru RUMAH TUHAN dan sampai pelataran.
Aku terharu melihat semua ini, bersyukur TUHAN mengijinkan semua ini terjadi kembali. Sekilas aku melihat Yesaya berlinang airmata, penuh rasa syukur. Sekali lagi RUMAH TUHAN penuh dengan hadirat TUHAN dan rakyat bersuka cita.
Di dalam Rumah-Mu kami merenungkan kasih-Mu, ya Allah. Nama-Mu termasyhur dan dipuji di seluruh bumi, Engkau memerintah dengan adil..”

Para pemuji bersahut-sahutan diantara gambus rebana kecapi dan terompet. Tak pernah aku bayangkan semua ini terjadi dan TUHAN ijinkan dalam masa aku memerintah!
“Aku mau mengingat perbuatan-perbuatan-Mu TUHAN, mengenang keajaiban-keajaiban-Mu di zaman dahulu. Aku mau merenungkan segala yang Kaulakukan, dan memikirkan karya-karya-Mu yang hebat. Ya Allah, segala perbuatan-Mu suci, siapakah sebesar Allah kami?”

Semua orang menyanyi dengan sangat gembira sambil berlutut dan menyembah Allah.
Hal kelima yang aku lakukan adalah mempersembahkan korban syukur seperti yang TUHAN perintahkan juga lewat Hukumnya, untuk kami makan bersama dan nikmati bersama pada hari itu.

Demikianlah ibadat Rumah TUHAN diadakan lagi.

Aku belum selesai dengan reformasi.

Hal keenam yang aku akan kerjakan untuk menyenangkan TUHAN adalah merayakan Paskah, Orang-orang Israel, yang masih tinggal dan terhindar dari pengasingan harus datang ke Yerusalem dan merayakan Paskah bersama. Sebagai sebuah tanda menghormati TUHAN Allah Israel seperti yang ditentukan dalam hukum-hukum Musa.

Rakyat bersuka-cita, TUHAN disenangkan.

Laporan dari segala penjuru mengatakan “Belum pernah Paskah dirayakan seperti itu…”

Sadar betul bahwa ini janganlah hanya sebuah event sesaat, Rumah TUHAN harus beroperasi penuh seperti dahulu, oleh sebab itu Imam dan orang Lewi harus diatur sedemikian rupa sehingga mereka tinggal di Rumah TUHAN dan bisa menyelenggarakan ibadah bagi segenap rakyat. 

Organisasi keimaman dan orang Lewi harus di revitalisasi dan mereka harus disupport dengan persembahan dari rakyat dan juga persepeluhan… inilah hal terakhir yang aku lakukan dalam reformasi ini.

Aku ingin dikenang sebagai Raja yang takut akan TUHAN yang selama hidupnya selalu menyenangkan TUHAN.
"Kita tidak memilih lahir dari keluarga siapa, dan siapa bapak kita, tetapi kita bisa memilih untuk bertindak sesuai dengan apa yang kita mau atau sesuai dengan apa TUHAN mau"

Aku adalah Hizkia bukan Ahaz

Singkirkan berhala-berhala, Buka Pintu Rumah TUHAN, beribadahlah senantiasa kepadanya, andalkan DIA, mengucap syukur senantiasa dengan membawa korban persembahanmu, naiklah
pujian kepadaNYA, sujud dan menyembah, berikanlah apa yang menjadi kepunyaan TUHAN, persembahan dan persepuluhan, dan berbagilah dengan sesamamu, ajak makan sekali-sekali.

Sekarang aku siap menghadapi Sanherib dari Asyur yang mengepung Yehuda, aku tahu TUHAN bersamaku.



Yehuda, 728 Sebelum Masehi

Wednesday, December 27, 2017

ADA APA DENGAN BETHLEHEM?


Narasi Natal Part Six

Natal telah kita lewati bersama, dirayakan diseluruh dunia, menjadi hari libur yang dinikmati semua orang. Bukan hal yang buruk, justru adalah hal yang baik bahwa seluruh penjuru dunia tahu tentang Natal kelahiran Yesus Kristus, merupakan jalan mengenalkan TUHAN kepada dunia, terlepas dari perdebatan, dan selalu ada perdebatan tiap tahun tentang tepatnya kapan Yesus lahir sampai kepada pertanyaan perlukan kita merayakan Natal, simpan aja hal ini dulu kita bicarakan kapan-kapan, mungkin tahun depan ketika “Natal” berkunjung lagi.

Kembali ke perayaan Natal, dewasa ini Natal dirayakan  semakin kekinian dan mencoba untuk relevan dan menjadi cocok dengan generasi sekarang, yang terlihat adalah seringkali dalam merayakan Natal kita melupakan elemen-elemen yang penting dalam Narasi Natal untuk kita renungkan dan ingat yang seharusnya membawa kita pada ucapakan syukur dan pengagungan kepada TUHAN yang mengatur sejarah sedemikian rupa untuk menebus seluruh umat manusia.

Natal adalah drama Penebusan yang digenapi oleh Messias Yahudi yang kisahnya tidak dimulai dari perjanjian baru tetapi berakar dan tertanam dalam Alkitab Ibrani. Yesus adalah orang Yahudi lahir di tempat yang disebutkan ada di dalam Alkitab, di Yudea, Israel  (bahkan tempatnya pun masih ada sampai sekarang) pribadi yang nyata benar-benar ada, lahir dalam bangsa berbahasa dan berbudaya Ibrani. Kelahirannya tidak lepas dari hal0hal yang lekat dengan Narasi Yahudi atau Ibrani dan juga sejarah Ibrani, bahkan kita tahu bahwa kelahirannya sudah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya oleh Nabi-nabi Yahudi.

Namun karena Perjanjian baru ditulis dalam bahasa Yunani dan perayaan Natal juga dimulai dirayakan oleh gereja-gereja jauh setelah jaman rasul-rasul, yakni terutama dirayakan oelh gereja-gereja barat akibatnya tema-tema, catatan-catatan yang menyertai kelahiran Messias seringkali terlupa, hilang karena tercerabut dari akar Ibraninya. So, kita masih rada di bulan Desember dan bahkan masih di minggu perayaan paskah,tak ada salahnya kita lihat kembali Narasi Natal dalam perspektif Ibrani dan kita yakin kita akan bisa mendapatkan pengertian yang baru dari Narasi yang kita kenal ini.

Dari Perjanjian Baru kita mengenal Bethlehem adalah sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus, catatan Matius, Lukas dan Yohanes menyebutkannya. Lebih dari pada itu, Bethlehem adalah suatu tempat yang istimewa bagi bangsa Yahudi, situs penting bagi bangsa Yahudi
  • Bethlehem adalah tempat Rachel, istri Yakub yang paling dicintai dikuburkan
Demikianlah Rahel mati, lalu ia dikuburkan di sisi jalan ke Efrata, yaitu Betlehem. (Gen 35:19)
  • Bethlehem, TUHAN pernah membangkitkan seorang hakim dari tempat ini, bernama Ebzan bahkan juga Ebzan dikuburkan juga di Bethlehem.
Sesudah dia, maka Ebzan dari Betlehem memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Ia mempunyai tiga puluh anak laki-laki. Tiga puluh anaknya perempuan dikawinkannya ke luar kaumnya dan tiga puluh anak perempuan diambilnya dari luar kaumnya untuk anak-anaknya lelaki itu. Ia memerintah atas orang Israel tujuh tahun lamanya. Kemudian matilah Ebzan, lalu dikuburkan di Betlehem. (Jdg 12:8-10)
  • Bethlehem adalah asal Boaz yang kemudian mengawini Ruth, perempuan Moab, Bethlehem menerima Gentile untuk dicangkokkan pada Israel.
Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki. (Rth 4:13)
  • Bethlehem tempat lahir dan dibesarkannya Seorang Raja terbesar Israel, yakni Raja Daud,
Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku." (1Sa 16:1)
Daud adalah anak seorang dari Efrata, dari Betlehem-Yehuda, yang bernama Isai. Isai mempunyai delapan anak laki-laki. Pada zaman Saul orang itu telah tua dan lanjut usianya. (1Sa 17:12)
  • Bethlehem disebutkan dalam nubuatan Nabi Mikha bahwa Messias akan muncul dari  Bethlehem
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (Mic 5:2)
"But as for you, Bethlehem Ephrathah, Too little to be among the clans of Judah, From you One will go forth for Me to be ruler in Israel. His goings forth are from long ago, From the days of eternity." (NASB)
Mikha hidup sebagai Nabi di Yehuda dan bernubuat antara  tahun 750 sampai 686 SM, jadi nubuatannya tidak berbicara soal Daud tetapi orang lain, yang juga berasal dari Bethlehem Efrata sama seperti Daud.

Jadi Mikha tidak berbicara tentang seorang pemimpin biasa saja, tetapi seorang yang akan memerintah “selamanya – yang pemerintahnnya dimulai sudah sejak dahulu kala”

Sebuah pernyataan yang mengkonfirmasi sebuah janji yang TUHAN buat dengan seorang raja dari Bethlehem juga yakni Daud, TUHAN berjanji bahwa keturunan Daud akan terus menjadi pewaris tahta, dan TUHAN menegakkan kerajaannya selamanya.

Jadi BETHLEHEM adalah sebuah tempat yang sangat penting bagi orang-orang Yahudi, akar bangsa mereka melekat dengan kota kecil ini dan masa depan mereka juga melekat dengan Bethlehem ini.
Dari nubuatan Mikha kita mendapatkan sebuah Perpaduan yang unique, tidak biasa bahkan bisa dikatakan tidak “pas” seseorang (manusia) dari Bethlehem yang akan memerintah selamanya.

Kemudian pernyataan ini dikonfirmasi lagi oleh Malaikat Gabriel, kepada Maria
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." (Luk 1:30-33)
Dan semuanya ini berasal dari sebuah daerah kecil bernama Bethlehem.

Pertanyaannya Ada Apa dengan Bethlehem?

Mengapa harus Bethlehem?

Dalam budaya Ibrani purba, sebuah nama, baik nama orang ataupun nama kota atau daerah tidak sekedar menjadi sebuah sebutan atau panggilan atau identitas saja tetapi dalam sebuah nama juga melekat sebuah tujuan, purpose atau destiny, ada sebuah makna yang dalam saat pemberian nama. Demikian juga dengan kata Bethlehem.

Bethlehem dalam Ibrani berasal dari dua kata “Beit-lehem” . “Beit” artinya rumah sedangkan “Lehem” artinya roti.

Bethlehem sebuah tempat dimana terjadi penyatuan antara Yahudi dan Gentile dalam sebuah pernikahan, Boaz dan Ruth, hasil penyatuan ini membawa pada keberadaan Daud “a man after God’s own heart”  orang yang berkenan kepada TUHAN
Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu." (1Sa 13:14)
Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.  (Act 13:22-23)
Kita bisa mengambil konklusi.   

Messias yang dijanjikan itu yang berasal memerintah dari kekekalan dan sampai selama-lamanya adalah “Bethlehem” “House of the Bread” “Rumah Roti” dan bahkan Dirinya adalah roti itu sendiri, makanan bagi umat manusia.

Bukan suatu kebetulan jika kemudian Yesus berkata
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. (Joh 6:35)
Akulah roti hidup. (Joh 6:48)
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia." (Joh 6:51)
Kemudian pada jam-jam akhir hidupnya Yesus berkata kepada murid-muridnya
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku." (Mat 26:26)
Jadi kalau kita mau kembali sejenak melihat akar Ibrani, kita melihat bahwa kota kecil Bethlehem memegang peranan penting dalam Narasi Natal tidak sekedar karena disebutkan dalam Nubuat Nabi Mikha sebagai tempat dimana Messias akan dilahirkan. Tetapi mempunyai makna lebih dalam dan signifikan bagi kita gereja TUHAN, karena di Bethlehem lah disebutkan sebuah pernikahan yang mempunyai dampak luar biasa, tempat pernikahan Ruth dan Boaz, pernikahan Gentiles dengan Yahudi, tempat berasal Raja Yahudi, dan tempat “Roti Hidup”  dilahirkan agar seluruh dunia dapat mengambil bagian makan dari TubuhNya. Seluruh umat manusia! Tidak hanya Israel saja, tidak hanya Yahudi saja. Inilah berita Natal, inilah Kabar Sukacita!

Dan bukankah menjadi lebih menarik lagi, ketika Messias yang lahir di Bethlehem, dibungkus dalam lampin dan dibaringkan didalam palungan, tempat makanan ternak? 

Dan kehadirannya di muka bumi untuk pertama kali juga melibatkan Yahudi dan Gentiles menjadi saksinya, di Bethlehem? 

Messiah ben David, Jewish Messiah sejak semula kelahiraNya, kedatanganNya memang untuk menyelamatkan seluruh umat manusia. 

Inilah berita Natal, inilah Kabar Sukacita!

Sesuatu yang luar biasa bukan, pengertian yang baru mengapa Messias harus lahir di Rumah Roti?

Kunyah rotinya pelan-pelan, pengertian itu akan datang! 

TUHAN memberkati!

Sunday, December 24, 2017

YESAYA dan NATAL, Ultimate Exodus by The Servant KING


Narasi Natal part Five

Kedatangan Messias ke dunia sudah banyak diprediksikan, atau dalam bahasa Alkitab dinubuatkan oleh para nabi di Perjanjian Lama. Tuhan sudah merencanakan sedemikian rupa supaya umatNya bisa bersiap dan mengenaliNya, namun nampaknya untuk mengenaliNya dan mengetahui kedatangannya perlu usaha dan penyelidikan, nubuatan datang seringkali dengan teka-teki, dengan gambaran kata atau perumpamaan. Jadi TUHAN lewat para NabiNya di Perjanjian Lama sudah memberitahukan kepada manusia. Salah satu Nabi yang banyak menuliskan nubuatan tentang Kristus adalah Nabi Yesaya, Yesaya sudah mempersiapkan bagaimana cara mengenali Messias ini.
Yesaya hidup 700 tahunan sebelum Kristus, lewat pattern, symbol, perumpamaan, metaphor, nubuan Yesaya telah memberitahu kita.

Postingan saya tentang Natal kali ini kita aan belajar bersama tentang Nubuatan Yesaya tentang kedatangan Kristus, kita akan lihat beberapa pasal di kitab Yesaya, tenang tidak banyak kok, paling hanya lima point dari Kitab Yesaya yang akan mengantarkan kita menemukan Messias

  • Yesaya pasal 9, Yesaya mengatakan bahwa Messias akan datang sebagai Pewaris Tahta Daud,
Davidic Covenant akan digenapai lewat kedatangan Messias, DIA akan menjadi Raja segala Raja. TUHAN melakukan perjanjian dengan Daud bahwa Dinasti Kerajaannya tidak akan hancur, akan tetap kekal selama-lamanya. Walaupun demikian, tak berapa lama Salomo tidak bisa meneruskan apa yang sudah dikerjakan oleh Ayahandanya akhirnya, kerajaan terpecah dan terus merosot tidak pernah Berjaya lagi! Anak-anak Israel memegang janji TUHAN bahwa TUHAN akan pulihkan kerajaan Israel karena Daud, dan Yesaya memberitahukan ini;

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (9-6) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini. (Isa 9:6-7)

Jadi Messias akan datang dari keturunan Daud, karena Dia tidak hanya datang sebagai Raja atas tahta Daud tetapi namanya disebutkan Penasihat Ajaib, Allah Perkasa, Bapa yang Kekal dan Raja Damai. Dia menggenapi nubuatan atas tahta Daud sebagai keturunan Daud tetapi DIa juga bukan manusia biasa, lihat semua gelarnya… tidak mungkin DIA adalah manusia biasa, demikianlah Yesaya memberikan tanda kepada kita bagaimana menemukan Messias

  • Yesaya 7, Yesaya memperkenalkan Messias sebagai Immanuel
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. (Isa 7:14)

Nubuatan ini digenapi dalam masa Ahas juga, namun juga digenapi oleh Maria, bukan berarti pada masa Ahas dan Yesaya ada anak perawan yang mengandung seperti Maria, tetapi pada waktu Yesaya mengatakan nubuatan ini ada seorang perempuan yang akan segera menikah dan akan segera memiliki anak dan sebelum anak ini akil balik maka negeri yang ditakuti oleh Ahas akan ditinggalkan oleh penduduknya, artinya keselamatan bagi Ahas akan datang segera, tidak perlu takut. Sifat Nubuatan tidak linear! Tetapi lingkaran. Dan Matius memakai Nubuatan Yesaya ini untuk mengabarkan kedatangan Mesias, Keselamatan telah datang, ultimate fulfillment of the prophesy. Sign nubuatan yang memiliki dua penggenapan, satu dalam waktu dekat dan yang satu dalam waktu 700an tahun kedepan, dan lebih literal. Yang menarik adalah bahwa Imanuel yang artinya TUHAN diantara kita, apakah DIA sebagai Juru Selamat, ataukah dia sebagai Hakim yang menghakimi, melihat apa yang terjadi di Yerusalem pada masa itu, Imanuel yang disebut oleh Yesaya adalah TUHAN datang membawa Penghakiman bagi Yerusalem dan Yehuda, dan ultimate fulfillment TUHAN datang menyelamatkan adalah kedatanga Messias Yeshua.

  • Pasal 52:13-53:12 Yesaya, menyebutnya sebagai Hamba yang Menderita, Suffering Servant. 

Di Kitab Yesaya ada banyak nyanyian tentang Hamba, adakalanya Hamba merujuk pada Israel, sekali yang merujuk pada Koresh, Raja Persia, (saat itu Koresh belum ada, Persia belum ada yang kuat adalah Negara Assyria, nanti Babilonia akan memukul kalah Asyyria, dan Assyiria akan dikalahkan oleh Persia, TUHAN menyebut Koresh HambaNya yang akan membawa orang buangan Yehuda, kembali ke yerusalem dan membangun kembali Bait Suci. Satu lagi hamba yang disebutkan adalah Messias sendiri, the SERVANT KING, Messias sang raja datang dalam rupa hamba yang tidak dikenali, DIA datang sebagai bayi yang dilahirkna dirumah oeang kebanyakan, disebiah desa kecil kampong halaman Daud. Saat natal ini mari kita baca perikop tentang Suffering Servant ini, the Servant King dan kita tahu KelahiranNya di muka bumi ini hanya untuk satu tujuan yakni mati bagi kita semua

Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan. Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi-- demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami. Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan? Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya. Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak (Isa 52:13-53:12)

  • Yesaya bernubuat tentang Langit baru dan Bumi baru 

Nubuatan Yesaya tentang Mesias tidak hanya kedatangan yang pertama, tetapi juga jauh kedepan bahkan sampai kedatangan  Messias yang kedua kali.

"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.  (Isa 65:17)

"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati. Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan. Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak. Nanti bukalah Yesaya 65:17-25).
Sebuah janji yang luar biasa, keadaan sukacita jauh dimasa depan yang dibayangkan divivikan oleh Yesaya, kedamaian yang penuh, phrase-phrase ini banyak dipakai di Perjanjian Baru,  berulang-ulang bahkan jelas digunakan di Kitab Wahyu 21 dan 22, bahkan juga paul mengutip dalam pasal 8 kitab Roma.
Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. (Rev 21:1)
Dan kita tahu Rasul Yohanes menuliskan pewahyuannya yang didapat dari Yesus Kristus, jelas bahwa Yesus Kristus adalah Messias.

  • Yesaya mengatakan Mesias akan membebaskan umatnya seperti membebaskan Israel dari Mesir

Yesaya tidak hanya melihat pada pembebasan dari pembuangan, tetapi jauh dari itu, Yesaya melihat symbol pembuangan ke Babil ini sama dengan pembuangan Israel ke Mesir dan pada saat TUHAN membawa kembali mereka dari pembuangan akan sama seperti membawa mereka kembali dari Mesir menuju Promise Land, dengan new covenant, membangun Tabernakel, Bait Suci dan memberikan tanah Perjanjian, dan ini semua disebutkan didalam Injil, istilah-istilah pembuangan, pembebasan, perbudakan yang dahulu dipakai di Kitab Keluaran. Jadi Alkitab memberikan bayangan-bayangan akan pemandangan sejati yang akan dilihat umat manusia di Kayu Salib, Pembebasan Umat manusia, Kemerdekaan Sejati oleh karena Salib YESUS di Golgota, Yesaya tidak hanya memberitakan kedatangan Mesias yang pertama tetapi juga memberitahukan bagaimana Messias akan membebaskan umatnya dan memberikan the ultimate freedom. The Ultimate Exodus!

  • Yesaya menubuatkan tentang Tunas Isai akan tumbuh, Mesias membawa kehidupan baru, pengharapan dan pemulihan

Yesaya diberi tugas yang sangat sulit, bagaimana rasanya kita disuruh kotbah tetapi orang-orang akan menolaknya. Hard lonely and difficult ministry dan cukup lama, sampai semua orang diangkut ke pembuangan.

Kemudian aku bertanya: "Sampai berapa lama, ya Tuhan?" Lalu jawab-Nya: "Sampai kota-kota telah lengang sunyi sepi, tidak ada lagi yang mendiami, dan di rumah-rumah tidak ada lagi manusia dan tanah menjadi sunyi dan sepi. TUHAN akan menyingkirkan manusia jauh-jauh, sehingga hampir seluruh negeri menjadi kosong. Dan jika di situ masih tinggal sepersepuluh dari mereka, mereka harus sekali lagi ditimpa kebinasaan, namun keadaannya akan seperti pohon beringin dan pohon jawi-jawi yang tunggulnya tinggal berdiri pada waktu ditebang. Dan dari tunggul itulah akan keluar tunas yang kudus!" (Isa 6:11-13)

Tunas yang bagaimana? Tunas yang mana? Tunas Isai, keturunan Daud
Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. (Isa 11:1)

Tunas baru adalah kehidupan, adalah harapan, adalah pemulihan, itu berita yang Mesias bawa. Kehidupan baru, Harapan, dan Pemulihan ada didalam Mesias tetapi orang-orang Yahudi tidak melihatnya mereka berharap Mesias yang lain, mereka ingin pemulihan yang lain, mereka hanya melihat dirinya sendiri, terbutakan oleh diri sendiri.
 
Jadi bukan suatu kebetulan jika nubuatan Yesaya tentang Mesias ini ditolak oleh orang-orang Yahudi pada masa itu dan hanya sedikit yang percaya kepadanya, bahkan sampai Mesias datang dan mengajar mereka. Bahkan Yesus pun mengutip perkataan Yesaya

Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap. Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. (Mat 13:13-15)

Masih ada banyak tanda yang diberikan oleh Yesaya untuk memberitahu kita menemukan Messias. Namun hari minggu ini cukuplah 6 tanda saja dari Yesaya, so saat kita merayakan Natal marilah kita memperhatikan tanda-tanda yang  diberikan Yesaya bagaimana menemukan Mesias supaya tidak melewatkannya, DIA adalah pembebas dan pembawa kabar baik kita akan menemukan dia diantara orang-orang miskin, tawanan, orang-orang buta, dan mereka yang tertindas.

Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." (Luk 4:17-19)
Kita benar-benar berjumpa dengan Mesias di  Natal ini saat kita juga membawa kabar baik tentang Mesias, dan membagikan kabar bahagia ini kepada orang-orang miskin sehingga mereka juga bisa merayakannya, kepada para tawanan sehingga mereka mengalami kebebasan yang sesungguhnya, kepada orang-orang buta sehingga mereka bisa melihat kasih TUHAN nyata melalui kita, dan kepada mereka yang tertindas sehingga mereka tidak merasa diabaikan ditinggalkan dan merasa sendiri dan tidak terbuang.

NATAL adalah KASIH dalam TINDAKAN

SELAMAT NATAL !

Friday, December 22, 2017

YANG TERSEMBUNYI DARI SILSILAH YESUS KRISTUS



Narasi Natal, part Four

Masih berada di sekitar Daftar Silsilah yang ditulis oleh Matius, benar-benar jika dicermati dan dibaca lagi sedikit berulang dibalik nama-nama yang ditulis oleh Matius ini tersembunyi pesan-pesan bahwa TUHAN menggenapi rencanaNYA dan memenuhi sumpah dan  janji yang diucapkannya di masa lalu memenuhi nubuatan dari para utusanNya, TUHAN tidak pernah melupakan manusia, TUHAN tidak pernah melupakan Umatnya, bahkan lewat daftar nama-nama tersebut  kita Kasih Karunia TUHAN sedemikian besar bagi Umat Manusia.

So dalam postingan ini masih akan menulis sedikit lagi tentang Silsilah, tenang aja pendek kok, tidak seperti postingan sebelumnya.

Di tulisan-tulisan dan IG video yang lalu dikatakan bahwa narasi natal tidak dimulai dari Yusuf dan Maria ketika mereka tiba di Bethlehem, tetapi dimulai jauh bahkan sebelum mereka ada.  Natal tidak sekedar Maria dan Yusuf dengan Bayi Yesus di sebuah rumah di Bethlehem saja, benar bahwa bagian ini adalah bagian yang sangat luar biasa menakjubkan tetapi, setting Bethlehem bukanlah keseluruhan narasi, kita hanya ada di bagian tengahnya saja, kita harus melihatnya secara menyeluruh dan kita kan berdecak kagum atas Karya TUHAN yang luar biasa, 
Inisiatif TUHAN yang melampaui segala akal, namun TUHAN setia dan menggerakan narasi lewat sejarah yang bergulir diantara kisah manusia.

Sekali lagi dibulan Desember di minggu terakhir ini saat kita menyiapkan acara dan kemeriahan natal, mari ambil waktu sejenak melihat pasal pertama kembali kitab Matius dan melihat nama-nama dalam silsilah keluarga tersebut.  Daftar silsilah tersebut tidak hanya sekedar nama tetapi sejarah yang memiliki makna rohani yang membuat narasi natal menjadi lengkap dan berbicara langsung kepada kita sekilas  tentang bagaimana agungnya Karya Keselamatan yang  TUHAN persiapkan dari generasi ke generasi dan menggenapinya dengan Kelahiran Kristus.

Beberapa hal yang bisa kita dapat dari daftar silsilah keluarga di Matius berhubungan dengan rencana dan janji TUHAN atas manusia

Daftar Silsilah menegaskan JANJI TUHAN tentang Kedatangan JURU SELAMAT, Messias dipenuhi dalam diri YESUS KRISTUS



Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. (Mat 1:1)

Dengan menyebut Yesus Kristus anak Daud, Matius menghubungkan Yesus sebagai pewaris tahta Daud, tujuan dari penulisan awal ini adalah untuk menunjukan  bahwa Messianic Promises, Perjanjian TUHAN dengan Daud bahwa Messias akan muncul dari keturunananya. Lihat di kitab 2 Samuel pasal 7 dalam perkataan Natan kepada Daud tidak sekedar berbicar tentang Salomo pewarisnya, tetapi juga nubutan jauh di masa depan tentang Yeshua Hamasiah.
Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya." (2Sam 7:16)
Demikian juga dengan menyebut Yesus Kristus anak Abraham, Matius mengatakan Covenant yang TUHAN buat dengan Abraham juga digenapi pada Pribadi Yesus.
Keturunannya menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.  Kejadian 12, Kejadian 15 dan diulangi lagi di Kejadian 17 dengan tanda sunat.

Lewat Yesus Kristus semua bangsa-bangsa di bumi diberkati, dan melalui Yesus Kristus semua bangsa disebut keturunan Abraham, sehingga benar-benar keturunan Abraham seperti pasir dipantai dan bintag di langit.

Daftar Silsilah menegaskan JANJI atau BERKAT JACOB ATAS YEHUDA DIGENAPI, Tongkat kepempimpinan diberikan kepada YEHUDA.  

Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, Matthew 1:2
Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur. Matanya akan merah karena anggur dan giginya akan putih karena susu. (Gen 49:8-12)

Nama Yehuda yang disebut oleh Matius, padahal Yehuda bukan anak sulung, semua karena janji dan berkat yang diucapkan Yakob kepada anak-anaknya bahwa dianyara 12 suku Israel, Yehudalah yang akan tampil sebagai pempimpin, dari keturunan Yehudalah raja akan memerintah Israel, bahkan bangsa-bangsa takluk kepadanya. Dan ini digenapi lewat Yesus Kristus. Paulus menegaskankannya dalam suratnya kepada jemaat Efesus,
dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.  (Eph 1:19-22)
Daftar Silsilah menegaskan bahwa KRISTUS adalah  berkat bagi semua manusia

Daftar silslilah keturunan ini tidak seperti biasanya, lihat postingan sebelumnya untuk details. https://tinyurl.com/unlockingnatalpart3  Umumnya silsilah hanya memuat nama laki-laki saja, tetapi matius menyertakan empat nama perempuan, Tamar, Rahab, Ruth dan Bathseba,  yang secara tradisi mereka seharusnya tidak layak, bahkan karakter da nasal usul mereka seharusnya dipertanyakan untuk bisa masuk dalam silsilah Mesias, plus satu lagi nama perempuan yakni Maria, ibu Yesus, secara sengaja Matius yang adalah Yahudi, memasukkan nama-nama mereka . Christ is a gift to all

Daftar Silsilah Menyebutkan YUSUF sebagai "legal father" bukan "natural father"

Dalam teks nya Matius menegaskan bahwa Yusuf secara hukum adalah bapak dari Yesus, perhatikanlah:
Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (Mat 1:16)  
Bandingkanlah dengan catatan Lukas;
Pada waktu Yesus mulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun. Menurut pendapat orang, Ia anak Yusuf, anak Eli, (Luk 3:23)
Dalam silsilah Lukas menunjukkan garis darah Yesus langsung ke Daud moyangnya melalui anaknya Nathan turun terus sampai Maria, Eli adalah mertua Yusuf, bapaknya Maria.

Jadi jangan bingung dengan perbedaan nama bapak nya Yusuf di Matius dan di Lukas, tradisinya memang menyebut demikian, jika tidak ada ahli waris laki-laki maka yang disebut adalah menantunya, suami dari anak perempuannya.

Sementara dalam Matius, Yusuf adalah keturunan Daud dari garis Salomo. Ini menarik karena daftar silsilah ini  sekaligus menggenapi apa yang dikatakan oleh nabi Yeremia.
Beginilah firman TUHAN: "Catatlah orang ini sebagai orang yang tak punya anak, sebagai laki-laki yang tidak pernah berhasil dalam hidupnya; sebab seorangpun dari keturunannya tidak akan berhasil duduk di atas takhta Daud dan memerintah kembali di Yehuda."  (Jer 22:30) 
Yeremiah berbicara tentang Yoyakin raja Yehuda, yang juga disebut Yekhonya.  Garis keturunan Yusuf kembali jauh kepada Yekhonya ini, Yesus tidak matius sebut sebagai anak Yusuf karena memang Yesus tidak diperanakkan oleh Yusuf tetapi oleh Roh Kudus melalui Maria yang adalah keturnan Nathan yang tidak terikat dengan kutuk tersebut. Wooow ini luar biasa!!!

Daftar Silsilah menegaskan tentang Yesus yang dikandung dan dilahirkan oleh perawan Maria.

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (Mat 1:16)  
Matius secara hati-hati memakai kata-kata dalam menyusun dan menghubungan Yesus dengan Yusuf, untuk tidak memberikan kesan bahwa Yesus adalah anak kandung Yusuf, Yusuf adalah legal father bagi Yesus, sebagai suami dari Maria dan  akhirnya Yesus memiliki hak atas tahta Daud baik legal atau secara keturunan.

Setiap kata yang dipakai oleh Matius menegaskan dan memperkuat doctrine Virgin Birth of Jesus
Luar biasa bukan? Dari daftar silsilah yang biasanya kita abaikan, (kita artinya saya juga terkadang mengabaikan daftar silslilah dan melewatkankannya begitu saja) ternyata memiliki makna yang sangat mendalam. 

Dan kita yakin dan percaya meski melewati sejarah dan melintasi berbagai generasi TUHAN selalu setia dengan PERJANJIANNYA. 
TUHAN tidak pernah meninggalkan Umat Manusia! 
Selalu ada harapan bagi manusia untuk terus mempercayai TUHAN.

Apa yang TUHAN katakan, pasti akan digenapi!!! 
Semua yang di FIRMAN kannya pasti akan terlaksana!
Amen!

Thank you for following, reading, share and distribute, I pray this writing become blessings for us in this moment of joy as we remember the birth of our Savior
@peterskriss