Showing posts with label Doktrin. Show all posts
Showing posts with label Doktrin. Show all posts

Tuesday, January 16, 2018

BAPTISAN AIR




Baptisan Air adalah topic sangat dasar dalam kehidupan Kekristenan. Menjadi pertanyaan bertahun-tahun, apakah orang percaya harus dibaptis? Apakah baptis selam? Ataukah baptis percik? Mana yang benar? Dan lain sebagainya, yang semuanya itu bersumber dari teologia dan doktrin dari masing-masing gereja atau denominasi.

Tulisan ini adalah tentang baptisan air yang merupakan materi pengajaran yang saya berikan di kelas pemuridan yang diadakan di gereja lokal tempat saya komit untuk tertanam dan berbuah disana. Saya menulis dan mengajar berdasar doktrin gereja local tersebut yang bersumber dari kebenaran Firman Tuhan.

  "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya." (Mat 7:24-27)

Sumbernya adalah pengajaran dan teladan Yesus Kristus, kita cari tahu, kita pelajari, kita selidiki dan kita mengerti dan kemudian kita lakukan. Agar dasar iman kita kuat.

Demikian juga dengan baptisan air, ada pelbagai pendapat dan doktrin, untuk itulah kita perlu kembali kepada kebenaran Firman Tuhan, apa sejatinya yang Firman Tuhan katakan tentang Baptisan Air.

Membaca Alkitab, Belajar Alkitab, mencari kebenaran adalah salah satu dari sekian hal yang harus kita lakukan untuk mengenal TUHAN, build relationship dengan TUHAN. 

INTIMACY WITHOUT KNOWLEDGE IS SHALLOW KNOWLEDGE WITHOUT INTIMACY IS COLD
KEINTIMAN  TANPA PENGETAHUAN  ADALAH DANGKAL  PENGETAHUAN TANPA  KEINTIMAN , DINGIN

Doktrin membantu kita mengenal TUHAN yang kita percayai, doktrin membantu kita membangun hubungan dengan TUHAN.

DOCTRINE CAN NEVER TAKE PLACE OF JESUS HIMSELF,
BUT WE CAN’T KNOW HIM AND RELATE TO HIM IN RIGHT WAY WITHOUT DOCTRINE

Setelah terima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat, langkah selanjutnya apa? Jika seperti criminal yang disalib barengan Yesus di Golgota 2000an tahun lalu enak langsung pindah dari Bumi ke Firdaus, lha ini kita masih di Bumi.


Nah pertanyaan ini diajukan kepada rasul Petrus oleh orang-orang yang baru percaya. Setelah ini apa?

Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. (Act 2:37-38)


Bertobat, dan dibaptis dan meneruskan hidup ini, kehidupan yang baru, karena kita ciptaan baru didalam KRISTUS untuk melakukan pekerjaan baik.

Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan-- dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Eph 2:1-10)

Kita diselamatkan  dalam belas kasihan oleh kasih karunia
karena iman untuk melakukan pekerjaan yang baik

Jadi setelah mengaku dan menerima Yesus Kristus sebagai TUHAN dan Juru Selamat kita memberikan diri kita dibaptis.
Jadi jelas baptisan tidak menyelamatkan, karena kita selamat karena Kasih Karunia, karena pemberian, yang kita terima lewat iman kepada Yesus Kristus.

Is it possible for unbaptized believer to be saved?  YES definitely
Should every believer be baptized?  YES definitely
Max Lucado


BAPTISAN ADALAH IMAN DALAM TINDAKAN
Jika dalam Perjanjian Lama, tindakan-tindakan fisik, tindakan-tindakan jasmani mendahului hal-hal yang rohani, di Perjanjian Baru banyak sekali hal-hal rohani yang mendahului tindakan-tindakan fisik. Contohnya Kemah Tabernakel, ibadah-ibadah atau tata cara pengorbanan ditunjukan untuk hal-hal rohani yakni penebusan salah, rekonsiliasi dengan Tuhan. Di Perjanjian baru, kita sudah percaya terlebih dahulu dan bertobat baru kemudian diikuti dengan langkah fisik yakni baptisan. Kita percaya tubuh dan darah Yesus dalam air anggur dan roti perjamuan, kemudian tindakan kita adalah ambil bagian dalam Perjamuan Kudus, makan roti dan minum air anggur tersebut. Pada saat kita memuji TUHAN ada tindakan fisik saat kita tergerak mengangkat tangan, pada saat itu ada sebuah aksi di dunia rohani yang juga terjadi, seringkali tanpa kita sadari saat kita mengangkat tangan ke langit saat kita berbeban berat, kita merasakan beban itu tidak lagi terasa berat, karena apa ? karena dalam alam rohani TUHAN terlebih dahulu bekerja.

Matius 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan,

Memberi diri dibaptis adalah sebuah respon karena kita bertobat dengan percaya dan mengakui dan menerima bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN dan Raja.

Dalam sakramen baptisan ada beberapa hal yang sering menjadi concern dan kadang diperdebatkan, mana baptisan yang benar, dari tempatnya, siapa yang berhak membaptis, dan bagaimana proses baptis dilakukan, ada tata cara apa sebelumnya, bagian mana sajakah yang perlu kena air.. nah sekarang mari kita lihat kebenaran Alkitab, apa yang Alkitab katakan tentang baptisan dan silahkan memutuskan, mengambil konklusi apa yang anda lakukan setelah ini

Mari menuju Sungai Yordan
Baptisan pertama disebut di Matius 3, munculnya Yohanes Pembaptis dihadapan public

Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya." Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.  


Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.  (Mat 3:1-6)

Mereka mengaku dosa, kemudian dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.
Kita menemukan apa yang harus dilakukan sebelum dibaptis yakni bertobat mengaku dosa, yang membaptis bernama Yohanes dan tempatnya di sungai, dimana air berlimpah.

Ada kejadian yang menarik di pinggiran Yordan ini, perhatikan

Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. (Mat 3:7-8)

Orang-orang Farisi dan Saduki minta dibaptis oleh Yohanes tetapi tanpa melalui pertobatan. Jadi mereka datang hanya ikut-ikutan keramaian saja.

Jadi motivasi penting, dan yang tahu adalah anda dan TUHAN saja, sia-sia datang ke menceburkan diri ke air tanpa motivasi dan niat bertobat, tak akan ada yang terjadi, yang ada hanyalah main air saja. Jadi sekali lagi datanglah ke kelas baptisan, dan kolam baptisan dengan motivasi yang benar.

Beralih yukk ke  Yerusalem

Mengambil setting di hari raya pentakosta dan bertepatan dengan turunnya Roh Kudus, Petrus berkotbah dengan lantang dan hasilnya banyak orang bertobat

Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita." Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini." Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. (Act 2:38-41)

Dari catatan dokter Lukas ini kita kembali melihat pola, yang dilakukan sebelum dibaptis adaah bertobat dan meminta ampunan dosa. Kemudian kita juga melihat yang membaptis bukan Yohanes pembaptis tetapi murid-murid Yesus, dalam dugaan saya adalah 120 orang murid yang berkumpul di Upper Room pada saat itu melayani 3000 orang di Yerusalem, luar biasssaa. Tempat baptisan di Yerusalem bukan di Sungai Yordan.

Di catatan Injil Yohanes, murid-murid Yesus pun sudah membaptis orang sebelum ini

Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. (Joh 3:22)

Yohanes Pembaptis juga membaptis di tempat lain

Akan tetapi Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis, (Joh 3:23)

Jadi, siapa yang membaptis bukanlah persoalan, asalkan dia telah menjadi Murid TUHAN, kemudian tempat baptisan juga bisa dimana saja, selama ada banyak air. Asalkan mereka bertobat, mengaku dosa dan percaya akan berita Yesus Kristus.


Dua lagi kita lihat peristiwa baptisan

Agak jauhan dikit kita ke Samaria

Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan. Simon sendiri juga menjadi percaya, dan sesudah dibaptis, ia senantiasa bersama-sama dengan Filipus, dan takjub ketika ia melihat tanda-tanda dan mujizat-mujizat besar yang terjadi. Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ. (Act 8:12-14)

Ini adalah murid-murid baru, diluar dari para rasul-rasul, Filipus adalah satu dari tujuh orang yang dipilih untuk membantu tugas rasul-rasul

dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman." Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia. Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka. Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.  (Act 6:4-7)

Dari catatan dokter Lukas kembali kita mendapatkan bahwa tempat dibaptis tidak jadi persoalan, siapa yang membaptis juga bukan persoalan, selama dia adalah Murid Tuhan dan juga kita lihat disini ada penunjukan dari council para rasul kepada Philipus

Satu lagi kita akan lihat peristiwa baptisan di tempat yang tidak umum dan waktu yang tidak biasa

Yuuk ke Jalur Gaza

Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: "Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang sunyi. Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.  (Act 8:26-27)

Yang terjadi kemudian terjadi pembicaraan antara Philipus dan orang Ethiopia ini dan Philipus bersaksi tentang Yesus Kristus

Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya. Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?" (Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.") Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. (Act 8:35-38)

Nah menarik, persitiwa yang spontan di pinngir jalan, terjadi pertobatan dan kemudian orang Ethiopia pun minta untuk dibaptis, kita lihat polanya adalah Percaya dan menerima YESUS Kristus sebagai TUHAN, dan kemudian cari tempat yang ada air cukup banyak. Siapa yang membaptis bukan persoalan, tidak harus Yohanes Pembaptis, atauRasul-rasul, tetapi yang ditunjuk oleh rasul-rasul pun bisa membaptis.

PROSESNYA :  PERCAYA  BERTOBAT  MOHON AMPUN DAN MEMBERI DIRI/SUKARELA
Mar 16:16  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Sekarang kita ke bagian berikutnya, bagaimana cara membaptis?

Untuk menjawab pertanyaan ini kita lihat dulu kata baptis itu sendiri berarti apa dan bagaimana penerapannya baptis saat Yohanes, para rasul dan murid-murid lakukan. kata baptis adalah bahasa Yunani:

Βαπτίζω

baptízō;  baptísō, from báptō (G911), to dip. Immerse, submerge for a religious purpose, to overwhelm, saturate, baptize ,

baptism is the momentary submerging of the whole body in water, menyelamkan seluruh tubuh kedalam air untuk beberapa waktu. Dicelupkan atau ditenggelamkan untuk kemudian diangkat kembali.

Artinya seluruh anggota tubuh harus masuk kedalam air, diselamkan. Inilah yang para murid lakukan yang dcatat oleh para penulis alkitab, melakukan baptisan sesuai dengan yang alkitab katakan adalah ditenggelankan atau diselam.

Selain dari arti katanya kita lihat juga dari bukti peristiwa yang ada, di peristiwa baptisan diatas:


Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, Mat 3:16

Artinya Yesus masuk kedalam air, tidak sekedar masuk ke sungai

Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.

Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.  KISAH 8:39

Keduanya turun kedalam air, jika hanya diperlukan sedikit air untuk membasuh misalnya, tidak perlu sampai harus keduanya turun kedalam air.

So what do you think?

BAPTISAN adalah sebah tindakan penundukkan diri, submission


Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Matius 28:19)

Sakramen baptisan adalah perintah TUHAN. Ada didalam Amaanat Agung mengabarkan Injil Kerajaan.

dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.  (2 Thesalonika 1:8)


ORANG ORANG KUDUS TUHAN  HARUS MEMBERI DIRI  DIBAPTIS DENGAN AIR
KARENA  PERINTAH TUHAN  BUKAN KARENA PERINTAH  GEREJA


Ketika TUHAN memberi perintah pasti ada tujuannya, berikut adalah tujuan baptisan bagi kita:


  • Menjadi satu dengan kematian Yesus supaya kita menjadi satu pula dengan kebangkitan-Nya.

Rom 6:3-5

Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian , supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.

KITA MUNGKIN TIDAK  SEMUA AKAN MATI  MENJADI MARTYR

TETAPI KITA  MEMATIKAN DIRI SENDIRI, MEMATIKAN DUNIA KITA,

MEMATIKAN RENCANA-RENCANA KITA DAN AMBISI KITA.

ITULAH BAPTISAN!

MATI BERSAMA-SAMA KRISTUS DAN BANGKIT LAGI

DENGAN HIDUP YANG BARU

PRIBADI YANG DIPERBAHARUI

DUNIA YANG BARU

RENCANA-RENCANA YANG BARU

SEMANGAT BARU

KEHIDUPAN YANG BARU


  • Penanggalan tubuh yang berdosa.

Kol 2:11-12

Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan tubuh yang berdosa, karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan didalam Dia  kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.



BAPTISAN ADALAH   PENGUBURAN KEHIDUPAN LAMA KITA
PERPISAHAN  HIDUP YANG  LAMA  MENYONGSONG  HIDUP  YANG BARU
SAAT  TERIMA  YESUS  KEHIDUPAN LAMA KITA MATI MENJADI MANUSIA BARU

Karena bersatu dengan Kristus, kalian sudah disunat, bukan dengan sunat yang dibuat oleh manusia, melainkan dengan sunat yang dibuat oleh Kristus, yang membebaskan kalian dari kuasa tabiat yang berdosa.
Sebab pada waktu kalian dibaptis, kalian dikubur bersama-sama Kristus; dan dengan baptisan itu juga, kalian turut dihidupkan kembali bersama-sama Kristus karena kalian percaya akan kuasa Allah yang sudah menghidupkan Kristus dari kematian.  Kolose 2:11-12

  • Untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah.
Juga kamu yang sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan –maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah- oleh kebangkitan Yesus Kristus.   ITB                                                           
Nah, kejadian itu merupakan kiasan dari baptisan yang sekarang ini menyelamatkan kalian. Baptisan ini bukanlah suatu upacara membersihkan badan dari semua yang kotor-kotor, melainkan merupakan janjimu kepada Allah dari hati nurani yang baik. Baptisan itu menyelamatkan kalian karena Yesus Kristus sudah hidup kembali dari kematian, 1Peter 3:21 BIMK

Hati nurani adalah element penting itulah sebabnya TUHAN perlu memberikan hati nurani yang baik, a clean conscience

Jagalah hatimu baik-baik, sebab hatimu menentukan jalan hidupmu. (BIS) (Amsal 4:23)

BAPTISM IS MIRACLE
WASH OUR CONSCIENCE CLEAN

Your move now my friends!

Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus

Saya akan tutup dengan quote dari Max Lucado


INDEED, BAPTISM IS A VOW,

A SACRED VOW OF THE BELIEVER

TO FOLLOW CHRIST

JUST AS A WEDDING

CELEBRATES THE FUSION

OF TWO HEARTS,

BAPTISM CELEBRATES

THE UNION OF SINNER WITH  SAVIOR

  
TUHAN YESUS MEMBERKATI
@peterskriss

Wednesday, May 4, 2016

Wadooohhhh!! Sepurane cak! Akuuuu lali…






Iyahhhhh!! Itu gaya Suroboyoan pancen pas! 

Manusia itu tempatnya lupa dan melupakan, Tuhan saja maklum lhoo… Jadi aku mengambil sikap sekarang untuk lebih sabar dan pengertian menghadapi mahluk yang namanya menungso atau manusia.

Sejak jaman mBah Adam dan Hawa mereka kalah dan jatuh juga gara-gara lupa. Apakah Adam lupa memberitahu Hawa tentang perintah Tuhan, ataukah Hawa yang lupa kalau Adam pernah memberi tahu dan kemudian dia tidak ingat. Intinya bukan cari yang salah, tetapi sepakat bahwa masalahnya adalah manusia punya memori yang pendek, gampang lupa dan ini berbahaya, musuh memanfaatkan informasi tentang kelupaan kita ini.

Yok dilihat…

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
"Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (Genesis 2:16-17)

Ular berkata begini:

Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" (Genesis 3:1)

Respon Hawa:

Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:
"Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."  (Genesis 3:2-3)

LUPA! Malahan nambahin..


Pola ini terus berulang, jagoannya lupa namun musuh selalu ingat, dan kemudian memutarbalikkan fakta sehingga jadi bingun dan tidak tahu mana fakta dan mana manipulasi.

Waspadalah!

Kebanyakan kisah seterusnya adalah karena lupa, lupa bahwa Tuhan akan membuat keturunan yang banyak,  lupa akan Tuhan yang menyelamatkan dari Mesir, memperkatakan Hukum Torat, lupa hari Sabbat, lupa Tuhannya… lupa dan lupaaaa…

Manusia lupa, Tuhan mengingatkan :

Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"  (Genesis 3:11)
See tidak ada kata “ataupun raba buah itu”

Perintah TUHAN sederhana, Jangan makan…. Titik!!! Namun kita sering nambah2in

Pada jaman aku sekolah dulu, kalau lupa suatu pelajaran yang aku lakukan adalah buka buku lagi supaya ingat. Nah kalau lupa terus dan akan segera test atau ulangan… hahaha aku bikin contekan [yang ini DILARANG KERAS untuk ditiru].

Di Perjanjian Baru ada sesuatu yang menarik juga tentang masalah DASAR manusia ini, masalah lupa

Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama." Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."  (Matthew 27:61-65)

Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi INGAT akan perkataan YESUS.
Murid-muridNYa dan orang-orang yang mengikut Dia, TIDAK INGAT
Lihatlah :

Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?" Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.  (Mark 16:1-6)
Para Maria ini tidak tahu atau tidak ingat awalnya, bahwa YESUS bangkit, setelah dijelaskan baru kemudian mereka ngeh dan ingat

Lagi…

tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.  (Luke 24:1-8)

Lagi..

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.  (John 20:1-9)

Pun…

Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah. Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."  (John 20:10-13)

Murid-murid TIDAK INGAT - Musuh-musuhnya malahan INGAT

GOD come to the rescue melalui malaikat2Nya…
MANUSIA itu sering LUPA, TUHAN selalu mengingatkan.

Beruntung saudara dan saya diberi ROH KUDUS yang diutus oleh BAPA atas permintaan YESUS, Yesus Kristus ngerti banget hidup dengan manusia, mungkin saja DIA geli melihat kita dan tertawa terpingkal-pingkal dan kadang geleng-geleng kepala saat melihat kita lupa, karena DIA pasti teringat pengalamanNYA dengan para muridNya 3,5 tahun.

Mungkin di Sorga, saat Yesus sedang melongok kebawah dan ditemani Petrus, dalam hayalku Petrus mungkin nyeletuk ketika lihat aku lupa akan janji Tuhan… 
“makanya dicatat… makanya dibaca terus… gitu aja kok lupa…”

Yesus mungkin njenggung kepala Petrus atau menggetoknya sambil berlalu dan tersenyum… 
“ Halah.. memangnya dulu kamu ingattt…”

Hahaha…

Sehingga Yohanes 14:26 jadi penting bagi kita untuk mengetahui dan mendengar perkataan Yesus lewat Alkitab yang kita baca atau dengar, mungkin saja kita akan lupa tetapi TUHAN lewat ROH KUDUS akan mengingatkan kita kembali!
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.  (John 14:26)

Nah, kalau murid-muridNya yang hidup sejaman denganNya, dengar langsung perkataanNya, mengalami mujizatNya, jalan bareng kemana Dia pergi, makan bareng denganNya aja lupaaaa, apalagi kitaaa..

Yuk ah kita baca lagi perkataan-perkataanNya, kalo lupa baca lagi, atau bikin contekan...berbahaya kalau kita lupa dan musuh malahan lebih tahu kemudian memperdaya kita dan memanipulasi nya karena kita LUPA.


Aku sering lupa
Kamu juga kadang lupa
Kita lupa
Manusia lupa
TUHAN SELALU MENGINGATKAN!

Terus aku berpikir.. hmmmm bagaimana kalau tiap hari sama-sama pak Je eR, sekantor, kalau lupa kotbahnya, apalagi tidak melaksanakan,
 "mmmhh itu kotbah yang kapan ya Ko?"
"kayaknya belum pernah deh Ko Jeff berkata tentang hal tsb"
"ehmm sebentar saya cek catatan saya"
"oh wait a minute... saya cari CD kotbahnya dulu...

mungkin seperti Yesus diatas, digetok kepalanya sambil tersenyum dan mungkin tertawa beliau berlalu

Sesama pelupa dilarang saling mendahului… [apasihhhh!]


Satu purnama saja lupaah apalagi Seribu Purnama … cinta cintaaa…

Sunday, November 22, 2015

ROH KUDUS Part 3 [Friend with Power - Power to Serve]




Hello Again!!!


Cukup lama ini menyambung tulisan yang kemaren tentang Roh Kudus. Rencananya tulisan ini akan ada 4 series, ini tulisan ketiga, tulisan keempat coba mengupas tentang bahasa Roh

Tulisan sebelumnya saya menulis banyak tentang karya dan peranan Roh Kudus dalam kehidupan kita pribadi, sebagai Sahabat yang sangat luar biasa. Terus tujuannya apa dong setelah Roh Kudus ada bersama-sama kita dan berkarya dalam kehidupan kita?
Jawabannya disini nih, di perkataan Yesus juga, 


Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.  (Joh 14:12-17)


Perhatikan kata-kata yang cetak miring dan diwarnai di atas.  Yesus pergi kepada Bapa untuk meminta seorang Penolong yakni Roh Kudus, supaya kita dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan, apakah pekerjaan-pekerjaan Yesus itu? Semua hal yang Yesus kerjakan selama di muka bumi ini, mengabarkan Kabar Sukacita, Kabar Keselamatan dengan memakai juga segala atribut yang Tuhan pakai juga di muka bumi ini termasuk didalamnya mujizat, perkataan dan penuh kuasa dan hal-hal lainnya.
Jadi Roh Kudus diberikan kepada kita menjadi sahabat kita sepanjang waktu untuk meneruskan pekerjaan-pekerjaan Yesus di muka Bumi ini, tidak serta merta demi kepentingan pribadi kita saja. Jadi ada dua hal penting yang mesti terjadi jika hidup kita dipenuhi oleh Roh Kudus.  Dan kedua hal tersebut berhubungan dengan Yesus.
Mari kita lihat satu persatu dan apa implikasinya dalam kehidupan kita sehari-hari.

BERSAKSI TENTANG YESUS
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
Ia akan bersaksi tentang Aku. (John 15:26)
Jelas!!! Roh Kudus akan bersaksi tentang Yesus. Bukan tentang diri Roh Kudus, apalagi tentang diri kita. Kita adalah saksi-saksi Kristus, sehingga jika Roh Kudus ada dalam hidup kita, yang terjadi adalah kita akan semakin percaya dan berani menjadi saksi-saksi Nya, Roh Kudus akan mendorong kita untuk bersaksi tentang Yesus.

Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."             (Matius 28:18-20)
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Acts 1:8)


Kita akan menjadi saksi yang penuh kuasa, bersaksi tentang Yesus Kristus. Roh Kudus dalam hidup kita bukan untuk gaya-gaya an, bukan untuk membuat orang terpesona, tidak untuk membuat impress orang lain. Seringkali orang bertanya kepada saya, kenapa dengan mereka yah Pet, mereka sepertinya dipenuhi Roh Kudus tetapi kok tingkah laku mereka tidak mencerminkan itu ya? Jujur jika mendapatkan pertanyaan ini saya juga tidak tahu jawabannya. Manusia itu mahluk yang sangat unik dan kompleks, action atau tingkah laku manusia itu banyak sekali penyebabnya. Jadi tidak bisa mengambil kesimpulan begitu saja. Roh Kudus masuk dalam kehidupan manusia, berkarya dan berperan, mengambil alih itu adalah sebuah proses. Dan proses ini bukan instan, bukan sulap ataupun sihir. Proses pengambil alihan ini juga bukan kudeta dengan paksaan. Artinya seperti yang Paulus katakan, sebuah pembaharuan pola pikir. Proses itulah yang bisa kita lihat.

Kita tahu  ROH KUDUS bekerja dalam hidup jika kita semakin TERPESONA pada YESUS,  semakin rindu untuk MELAYANI dan TAAT pada NYA SELALU SIAP untuk BERSAKSI Tentang YESUS SELALU SIAP MELAYANI Umat TUHAN  yang DIA KASIHI

Inilah yang terjadi dan seharusnya terjadi, semuanya adalah tentang Yesus. Tentunya juga bukan pribadi yang membosankan. Well apa sih yang membosankan jika berbicara tentang Yesus. Asalkan Yesus lah yang menjadi pusatnya bukan kita. Berserah saja kepada Roh Kudus dan Dia akan tahu kapan waktunya berbicara tentang Yesus dan bagaimana. Dan perkataan kita menjadi penuh kuasa, Roh Kudus berkata kepada kita bahwa Yesus mengasihi kita dan selalu bersama-sama kita. Roh Kudus membawa kita dari orang yang sekedar tahu Tuhan adalah Bapa secara teori saja menjadi orang yang benar-benar mengalami bahwa Tuhan adalah Bapa kita, karena Roh Kudus kita bisa berseru”Abba Bapa!” 

Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" (Galatians 4:6)

Kesaksian kita menjadi hidup!!! Kesaksian kita menjadi nyata, karena kita mengalaminya. Pengalaman adalah alat yang sangat kuat untuk kita bercerita tentang Siapa Yesus Kristus itu. Berjalan bersama Yesus, berbagi pengalaman dengan Yesus adalah setiap hari, dan setiap hari ceritanya selalu baru. Saudara jika mendapatkan pengalaman baru pasti sangat antusias untuk bercerita bukan? So? Kebenarannya adalah jika kita berjalan dengan Yesus, adalah perjalanan penuh keajaiban, penuh mujizat, perjalanan yang supernatural. Jadi nya pasti banyak yang bisa diceritakan.
Apa kisahmu hari ini bersama nya? Mari kita ceritakan, mari kita beritakan, mari kita jadi saksi nya!!

MEMULIAKAN YESUS

Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. (John 16:14)


Hasil karya Roh Kudus dalam kehidupan seseorang akan Nampak dengan mudah dikenal, sebab salah satu peran utamanya adalah memuliakan Nama Yesus, dengan cara bersaksi tentang Kerajaan Nya, Karya KeselamatanNya, dahulu , sekarang, dan yang akan datang. Tujuan Roh Kudus bekerja adalah untuk memuliakan Nama Kristus Yesus, sehingga Roh Kudus akan sangat bersukacita jika tujuannya ini tercapai, dan akan kelihatan sekali dalam pribadi seseorang yang dimana Roh Kudus diam. Seterusnya Roh Kudus juga bekerja untuk melanjutkan dan meningkatkan Karya Kristus untuk mempermuliakan Bapa, dan menguatkan serta memperlengkapi dan mengurapi orang-orang percaya untuk melakukan hal yang sama.
Pada akhirnya karena kita oleh Roh Kudus terus menerus memuliakan Yesus Kristus maka kita akan semakin menjadi sama seperti Kristus, benarlah apa yang dikatakan Rabbi Saul;

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. (2 Corinthians 3:18)


Manusia menjadi serupa dengan apa yang mereka puja dan sembah. Roh Kudus bekerja mendorong memperbesar pengagungan kita kepada Kristus sehingga orang-oranf menjadi sama seperti Dia. Jadi pengudusan datang dari pengagungan dan keduanya terjadi karena Karya Roh Kudus dalam hidup orang percaya.
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.  (John 16:7)

KEDATANGAN ROH KUDUS ADALAH
AGAR KITA DAPAT MELAKUKAN
PERKARA PERKARA YANG YESUS LAKUKAN
BAHKAN LEBIH BESAR

παράκλητος
paráklētos;
But the Comforter (Counselor, Helper, Intercessor, Advocate, Strengthener, Standby), the Holy Spirit, Whom the Father will send in My name [in My place, to represent Me and act on My behalf], He will teach you all things. And He will cause you to recall (will remind you of, bring to your remembrance) everything I have told you. (John 14:26)

Seorang Sahabat yang sangat berkuasa, Maha Kuasa diberikan kepada kita, KuasaNya juga bersama-sama kita, namun Kuasa itu bukan untuk digunakan untuk kepentingan kita namun untuk melayani orang-orang.
Jika Roh Kudus berkarya didalam hidup orang percaya maka hidupnya akan Kudus namun tidak membosankan, selalu dinamis, berani bersaksi tentang Kristus dan KerajaanNya, memuliakan NamaNya, dan sama seperti Yesus, dia akan rela menjadi hamba untuk melayani saudara-saudaranya.

ARE YOU WITH ME?


When the HOLY SPIRIT is working in our lives,

There will be a dynamic quality of holiness

Evangelistic boldness  and

An otherworldly willingness

to play the role of a servant to others