Showing posts with label true worshipers. Show all posts
Showing posts with label true worshipers. Show all posts

Friday, July 22, 2016

Penyanyi, Pengajar, Nabi, Imam dan Raja! Seorang Pemuji Penyembah




Di blog sebelumnya aku nulis tentang para penulis Mazmur yang seharusnya menjadi teladan, menjadi pola bagi pemuji dan penyembah terutama para Worship Leader. Sebuah teladan yang benar. Mengapa Mazmur ditulis oleh mereka tentunya TUHAN punya maksud tertentu. Percayalah jika itu ditulis di Alkitab pastilah TUHAN ingin kita memperhatikan. Yuuk  ah kita lihat dan perhatikan…

  1. The King
  2. Wiseman, Teacher
  3. Prophet
  4. Singer
  5.  Priest

Moses, David, Solomon, Asaph, Heman, Ethan, son of Korah, hayo tebak nama nama ini masing masing mengisi fungsi yang mana di atas? Cari yaaa…
Dari kategori para penulis diatas saat kita menyembah dan memuji kita mempunyai sikap seperti fungsi-fungsi diatas.

Raja-raja disini yang dimaksud pastilah raja-raja yang dipilih Tuhan dan di Mazmur hanya ada dua Raja yang mengisi Mazmur ini yakni Daud dan Salomo yang kebetulan adalah Bapak dan Anak. Woooww… kerennn, pujian ada dalam keluarga, kita tahu bahwa Daud adalah Raja yang seumur hidupnya memuji Tuhan dan pastilah Salomo melihatnya mengalaminya dan ingin menjadi seperti bapaknya. Lagian Daud sudah menunjuk Salomo untuk menggantikannya pastilah Salomo dekat dalam pengawasannya. Aku bayangkan sebuah keluarga yang ditengah-tengahnya kepala keluarga selalu memuji Tuhan dia akan jadi contoh, faktanya aku pun mengalami itu. Bahagia mengetahui bahwa masa kecil ku aku habiskan dengan menyaksikan bapakku bernyanyi memuji Tuhan sambal memainkan gitar, itu cukup memberikanku inspirasi untuk mengikuti langkahnya dan semenjak kecil sudah berkenalan dengan alat music dan nyanyian tidak heran masa kecilku sebagian aku pakai untuk bentuk group band walau hanya maen di sekolahan, balai desa dan kecamatan haha!!! Pada waktu Queen dikandung Mamanya, Ruth, aku sudah menyiapkan banyak rencana untuk ngajarin dia bermain alat music, secara Ruth juga jago bermain music dan bernyanyi bahkan lebih jago daripada aku. Namun nyatanya Tuhan memanggil mereka terlebih dahulu dan meninggalkanku *sedih*. 

Pertanyaannya, mengapa Salomo tidak mempunyai penerus seorang pemuji, anda bisa menjawabnya sendiri. Kitab Pengkotbah adalah jawabannya. Salomo memulai dengan baik namun dia mengakhiri terlambat untuk bersikap, lihatlah kitab pengkotbah yang dia tulis pada masa tuanya diakhir hidupnya.

Kembali ke Raja yang adalah pemuji dan penyembah, saya bisa bayangkan jika seseorang yang memiliki wibawa dan otoritas Raja berdiri di depan mimbar suasa agung dan mulia pastilah terasa dalam atmosphere penyembahan. Mempunyai seorang Worship Leader, pemimpin pujian dengan atribut seperti itu akan dengan mudah membawa Umat Tuhan masuk dalam hadiratNYA.

Kemudian kita mendapati Salomo adalah juga seorang guru bersama dengan Heman dan Ethan juga menulis Mazmur ini. Jadi dalam puji-pujian ada juga pengajaran. Nah pengajaran didapat dari mana dari membaca Firman Tuhan. Seorang pemimpin pujian apalagi penulis lagu merupakan suatu kehaausan dalam belajar dan mengenal Firman Tuhan, kata-kata yang dipakai untuk memuji dan mengajaar didapat daraimana lagi jika tidak dari Firman Tuhan, sebab lagu dan nyanyian kita semuanya tentang TUHAN, dan sumber pengetahuan tentang TUHAN semuanya ada di ALKITAB.

 Jadi sangat penting bagi seorang pemimpin pujian, singers, pemain music apalagi penulis lagu untuk mempunyai waktu khusus membaca dan menyelidiki FIRMAN TUHAN, membaca ALKITAB. Jika saudara mempunyai kesulitan untuk membaca Alkitab, saudara bisa datang ke kelas DEEPER BIBLE.  

Jika saudara tidak mempunyai waktu saya akan dengan senang hati datang ke tempat saudara untuk berbagi dan belajar bersama-sama, apalagi saaat ini saya sedang membaca Mazmur pasti akan lebih klop dan pas jika saya belajar bersama-sama dengan orang-orang Lewi yang melayani di Mezbah pujian dan penyembahan.

Sebab yang saudara kerjakan itu sangat penting.
Nah apalagi atribut dari para pemimpin pujian dan penyembahan ini, NABI!! Nyanyian Musa ditulis disini, Daud juga dikenal sebagai Raja dan Nabi karena pujiam yang dia tulis juga berisi nubuatan, terutama tentang Messias. 

Bayangkan. 
Saudara pemimpin pujian 
BUKANLAH MOTIVASIONAL SPEAKERS. 
ANDA ADALAH NABI TUHAN

Tetapi saudara adalah NABI, penyampai PERKATAAN TUHAN. Saudara memberikan inspirasi bukan ajakan ajakan motivasi!!! PERKATAAN saudara BERKUASA karena para pemimpin Pujian seharusnyalah sudah sewajarnya  mempunyai urapan seorang NABI TUHAN. Dan pada saat pemimpin pujian memmimpin umat TUHAN seharusnyalah kata kata prophetic yang keluar penuh kuasa karena ilham dan ROH KUDUS.


Jadi nyanyian dan pujian yang dinaikan adalah bukan sembarang, tetapi sebuah pesan, message dari TUHAN untuk umatnya. Apakah itu nyanyian-pujian-penyembahannya ataupun message atau worship statement yang disampaikan adalah pesan dari TUHAN untuk umatnya.
Terakhir adalah Imam, di Mazmur ini ada Asaph yang adalah seorang Imam Muda yang bekerja di Rumah TUHAN pada masa itu. YAAAA benarrrr setiap pemimpin pujian dan penyembahan adalah seorang Imam.

Jaman kemah Tabernakel dulu, hanya Imam sajalah yang masuk yang bisa masuk ke Ruang maha kudus (saya akan coba tulis khusus tentang Tabernakel ini nanti).
Dan kaki Imam ini diikat dengan tali, sebab tidak sembarangan bisa masuk. Jika imam ini sembaarangan masuk dan dia tidak kudus dia bisa mati, nah di kaki imam ini dikasih giring-giring, jika sudah tidak berbunnyi lagi mdapat diartikan imam ini berhenti bergerak karena dia mati dan orang lain tidak bisa masuk dan ambil jazad nya tapi ditarik keluar dengan tali yang diikatkan di kaki nya.

Bayangkan sedemikian dahsyatnya hadirat TUHAN.
Jika pemimpin pujian mati, apa yang bisa dia sampaikan kepada jemaat TUHAN??
Apakah orang mati bisa berkata-kata?

Hadirat Tuhan dialam Bahasa aslinya diterjemahkan muka Tuhan, dan penyembahan diartikan mencium. Saat pemimpin pujian, membawa umatnya menyembah TUHAN artinya sedang berciuman dengan TUHAN, Roh kita dan Roh Tuhan sedang berkasih-kasihan.
Jika kita tidak kudus itu bisa jadi ciuman kematian bagi kita.

Jadi, persiapan itu penting, make a good relationship dengan TUHAN itu penting. Persiapan dan membaca Firman itu penting. Tuhan menyukai proses kita dalam persiapan, itu artinya kita menghargai perjumpaan denganNya di Mezbahnya. Tentunya kita harus tampil cantik dan ganteng maksimal secara rohani dan jasmani juga, terlebih secara rohani. So persiapan itu penting, bukankah saudara kalo mau ketemu pacar pasti ada persiapannya nya, trus nih para wanita yang akan dikunjungi oleh pacarnya, calon suaminya di malam minggu pastilah akan berdandan dengan maksimal. So persiapan itu menyenangkan hati TUHAN.
Cari tahu lagu yang akan kita nyanyikan, penulisnya ini mau ngomomg apa, cari tahu biblical base nya apa lagu tersebut, minta roh kudus untuk memberikan kita hikmat dan kata kata nubuat.
Kita tidak sekedar naik panggung dan bernyanyi. Yang kita masuki itu MEZBAH, BUKAN PANGGUNG. Bedaa sangat beda jauuuhhhh.

Panggung akan lebih mementingkan penampilan, MEZBAH akan focus kepada TUHAN

Panggung akan banyak menuntut, MEZBAH membuat kita berserah

Panggung  hingar binger dan tata lampu, MEZBAH hanya ada darah Anak Domba dan Api

Panggung membuat saudara jadi superstar nya, di MEZBAH saudara adalah korbannya

Persepsi kita tentang tempat kita melayani akan menentukan sikap kita dalam melayani.

Jadi jika boleh ambil konklusi, selama persiapan sepanjang hidup kita, tentunya kita juga bertemu dengan TUHAN muka dengan muka dalam penyembahan kita.  Sehingga saat kita melayani kita siap bertemu umat TUHAN membawa mereka bertemu dengan TUHAN dan menyampaikan perkataan TUHAN.
Apa yang akan terjadi dengan kehidupan bergereja dan umat TUHAN yang menyembah jika terjadi penyembahan yang radikal seperti ini.

Perubahan selalu dimulai dari pemimpin, entah itu pemimpin pujian, musik director, para pemain musik, singers, penulis lagu dan para pemimpin di gereja pada umumnya.

 Jika spirit ini di miliki oleh setiap pemimpin pujiaa dan para pemain musik dan setiap orang yang ada di Mezbah TUHAN. wooowww itu Hadirat TUHAN akan sangat terasa dan pesan TUHAN akan dengan mudah disampaikan, terlebih umat TUHAN menerima message dari TUHAN sendiri muka dengan muka, A TASTE of HEAVEN!!

Para pemimpin Pujian masuk ke Mezbah Tuhan dengan keberanian dan otoritas imam, bertemu dengan TUHAN muka dengan muka, mendapatkan pesan dan hati TUHAN, sembari mengajak umat TUHAN menikmati pertemuan dengan TUHAN, keluar dari ruang MAHA KUDUS sebagai RAJA dan NABI, bukan kata-kata motivasional, namun perkataaan prophetic yang diinspirasikan dari TUHAN untuk membangun umat TUHAN yang anda pimpin masuk ke hadiratnya.

“It is in the process of being worshipped that God communicates His presence to men.”
C.S. Lewis

 sampai bertemu di blog berikutnyaaa...

Tuesday, July 19, 2016

Teruskanlah kau Bernyanyi!! Dan Jangan lagumu terhenti

Sedang senang dengan nyanyian, lagu lama bang Iwan. Yeahhh Iwan yang itu, Iwan fals terus terngiang di otakku.

"Teruskanlah kau bernyanyi,
Kan kudengar itu pasti...
Teruskanlah kau bernyanyi
Dan jangan lagumu terhenti.."

Ini memang bukan lagu rohani. Tetapi kita aku nyanyiin seakan Roh Kudus bawa aku dalam pengertian terus bernyanyi, Tuhan mau dengar nyanyianmu.

Waiiittt! Percayalah aku sadar dg suara yg aku punya. Jadi jangan kwatir aku gak akan nyanyi didepan mimbar, udah ada lahannya masing-masing.
Tetapi aku percaya masing-masing kita individu akrab dengan lagu dan pasti juga punya favorit song yang sering dinyanyikan, tidak peduli seberapa sumbang suaranya.

Tuhan suka dengan Nyanyian. Bahkan seringkali pewahyuan datang bersama Nyanyian.
Buku di Alkitab yang paling panjang adalah Mazmur!!! 150 pasal! Ada banyak nyanyian.
So saya mau berbagi dikit tentang Mazmur, karena banyak lagu lagu yang kita nyanyikan diinspirasikan dari sini.

Mazmur jelas buku yang sangat puitis, ada nyanyian puji didalam puisi tersebut. Setiap orang yang baca Mazmur tau benerrrrrr ini buku baper bangetttt penuh emosi namun bukan jenis baper yang bikin mulessss atau bikin bosen. 

Kita gak akan pernah bosen baca Mazmur ini percayalah!
Buku yang penuh dengan lirik ayat ayat yang mengobrak abrik perasaan, menyentuh lubuk hati kita yg paling dalam dan mampukan kita berjumpa dwngan Tuhan lewat emosi kita secara kreatif.

PENULIS MAZMUR
Sebagian besar ditulis oleh Daud Raja Israel, Beliau menulisnya saat saat moment tertentu dalam hidupnya... see Daun pun baper, tapi jadi lagu... bukan jadi meme.

Moment ketika beliau lari dari Saul, bersyukur karena pemeliharaaan dan perlindungan Tuhan, juga ketakutannya akan masa depan, berduka dan menyesal atas dosa dosanya, dan pujian ymag agung kepada Tuhan dengan tangan terangkat ke udara!

Penulis lainnya adalah anaknya yakni Salomo, kemudian ada juga Musa, Asaf Penyanyi bait suci dan juga Korah sang Imam.

Wow... jadi penulis Mazmur adalah

Raja
Pangeran yang akan jadi raja bijaksana
Nabi
Penyanyi
Imam

Wooww!!!
Bayangkan!! seorang Worship Leader dengan kapasitas seorang Raja Pangeran Nabi dan Imam akan dengan mudah bawa hadirat Tuhan dan bawa umat Tuhan masuk hadiratnya.
Seorang Worship Leader, seorang singer pemuji dan penyembah dengan memiliki otoritas Raja , dikaruniai wisdom kata kata Hikmat seorang Bijakasana , diurapi dengan kata kta prophetic seorang Nabi, ada talenta dan disiplin seorang Penyanyi  dan juga memiliki Otoritas Imam sebagai pengantara Hadirat Tuhan, Imam!!!!

Dengan memiliki kesadaran attribute ini wowww... saya gak bisa bayangkan impact apa yang akan terjadi! Blast!!! Trus firman Tuhan yang dibagikan after PW bisa bisa align dengan prophetic words dari Worship Leader..
Ok.. hentikan dulu yaahh! Excited! Kita bahas nanti jika ada kesempatan bagaimana sikap dan hidup seorang pemuji dan penyembah
Back ke Mazmur lagi...
Nah kalau kita bagi nih buku Mazmur bisa kita kelompokkan menjadi 5, persis pembagian pentateuch.

KOMPARASI DENGAN TORAH

1. Maz 1-41 bandingkan kitab kejadian, banyak puisi dan lagu tentang Manusia dan Ciptaan/Penciptaan. 
2. Maz 42-72 bandingkan dengan kitab Keluaran, di bagian ini banyak nyanyian tentang sengsara sekaligus penebusan. Suffering and Redemption
3. Maz 73-89 bandingkan dg Imamat, kita akan temukan disini ada banyaj nyanyian tentang penyembahan dan Rumah Tuhan
4. Maz 90-106 bandingkan dengan kitab Bilangan, mazmur bagian ini isinya tentang kita yang memgembara di Bumi sama spt Isrel mengembara di padang gurun.
5. Maz 107-150 bandingkan dengan kitab ulangan... mazmur ini isinya nyanyian pujian dan Firman Tuhan!!!!

See the pattern!
Untuk mengerti Mazmur saudara perlu baca prinsip nya !!!! Yakni Kitab Torat!
Wow!!! Baca Alkitab mu kawan! Lihat 3 P!!

Dalam nyanyianmu ada kelima hal diatas!
Tentang manusia, ciptaan, penciptaan dengan segala struggle penderitaan namun juga ada kabar sukacita, meski mengembara di dunia ada Penebusan, ada PerkataanNya yang meneduhkan. Ada tempat kediaman Tuhan untuk menaikan pujian dan penyembahan 

Woww song writer di Mazmur ini keren kali bah!

Mazmur ditulis selama beberapa periode dalam sejarah Israel. Dari jaman kerajaan sampai jaman pembuangan. Dalam hal ini Mazmur masih sangat bisa berhubungan dengan masa kita sama seperti saat kitab ini ditulis.
Dalam berbagai hal dan berbagai cara puisi dan lagu ini ditulis buat mu dan buat ku juga jaman sekarang ini.

Memang ditujukan buat anak anak Israel tetapi Mazmur sangat mencerminkan kemanusiaan kita dalam hal harapan, mimpi-mimpi, ketakutan dan kegagalan, semua hal tentang manusia secara umum.

Dalam masa masa yg kulewati mazmur menjadi penghibur dan sumber kesukaan, bahkan dalam masa yang gelap atas kesedihan keterpurukan dan kesendirian yang hebat, puisi-puisi yang jujur ini mampu membawaku masuk dalam hadirat yang penuh dengan penyembahan, mengalir sedemikian deras.

Kekuatan baru selalu muncul sehabis membaca Mazmur. Bahkan semakin bertambahnya tingkat kedewasaan, mazmur ini bahkan semakin powerful. Recharge!

Jadi seperti bang Iwan lantunkan...
aku akan terus bernyanyi untuk satu audien yang pasti, PenciptaKU

"Teruskanlah kau bernyanyi,
Kan kudengar itu pasti...
Teruskanlah kau bernyanyi
Dan jangan lagumu terhenti.."
MAZMUR Puisi yang menyala nyala

Diatas kita tahu bahwa penulis Mazmur adalah Raja, Cendekiawan yang adalah Raja, Nabi, Imam dan Pemuji/penyanyi. Btw Daud juga Penyanyi dan pemusik selain dia adalah Raja.

Dari situ lahirlah jenis jenis Puisi yang ditulis

1. Puisi Pujian, lagu pujian. Disini Mazmur adalah murni sebuah pujian yang diinspirasikan oleh Roh Tuhan, nafas nya Tuhan. Selama kita bernafas pesan dari Mazmur ini kita harus memuji Tuhan. Mazmur2 melepaskan aliran deras kata kata pujian yang akan mengangkat beban berat Hidup kita. Cari Mazmur ini jika hidup kita berat, teriakkan dengan keras syairnya!!
Sama seperti Raja Daud, Mazmur ini membawa Daud keluar dari Adulam menuju ke hadirat Raja Segala Raja yang membuat kita bersuka karena pujian...

2. Puisi Doa. Sebagian lagi Mazmur yang ditulis adalah puisi Doa. Pernah baca puisi-puisi Religius Sastrawan Indonesia? Spt Chairil Anwar "Doa" (Kepada Pemeluk Teguh) yah bisa dikatakan mirip seperti itu. Termasuk juga didalamnya doa doa syafaat. Karena itulah Mazmur menjadi seperti bahan bakar bagi jiwa saat dipakai sebagai renungan pagi. Mazmur adalah doa.
Pada masa awal gereja Mazmur cukup populer dan jadi bacaan dalam setiap pertemuan jemaat bersama kitab septuaginta lainnya.
Bahkan tidak hanya dibaca namun dilagukan, dinyanyikan.
Banyak lagu-lagu worship kontemporer masa kini diinspirasikan dari Mazmur ini.

Bahkan sekarang Alkitab suara "melagukan" Mazmur ini dalam projectnya. Suara Daud diisi oleh penyanyi Rohani terkenal masa kini yakni Sidney Mohede dari JPCC worship!!

Naikkan doa-doamu dalam lagu
Naikkan doa-doamu dalam mazmur
DIA senang mendengar nyanyianmu
Teruslah bernyanyi..

3. Puisi Bijaksana, Mazmur yang berisi kata kata bijak, metafora, perlambang, kiasan, perumpamaan dalam bentuk puji-pujian dalam bahasa yang penuh misteri karena terkandung arti yang sungguh dalam. Puisi ini menyampaikan sebuah pesan bagi penyanyinya maupun yang mendengar.
Hikmat Tuhan tersimpan dalam Mazmur ini. Kita memiliki 150 kunci Hikmat untuk membuka Tempat Penyimpanan Hikmat dan Pewahyuan yang dimiliki oleh Tuhan kita.
Bagaimana cara membukanya? 
Dengan kecapi ( pujian yang diurapi oleh RohNya) kita mampu melepaskan Rahasia Kudus ini.

Mazmur 49:4 (TB)  (49-5) Aku akan menyendengkan telingaku kepada amsal, akan mengutarakan peribahasaku dengan bermain kecapi.

"I will break open mysteries with my music and my song will release riddles solved"

Keren kan!!!!
Sedemikian kreatif nya Tuhan memberikan pewahyuan pengetahuan hikmat lewat lagu.

Orang-orang jawa familiar dengan ini.
Pitutur sering disampaikan dalam tembang macapat.. dalam bahasa inggris disebut Javanese Poetry!!

Tuhan memakai "bahasa" manusia yakni lagu sebagai common language!!!

Wuiihhh keren jadi teringat pelajaran bahasa Jawa dan tembang masa smp dulu...
Nembang ah

Aja turu soré kaki
Ana Déwa nganglang jagad
Nyangking bokor kencanané
Isine donga tetulak
Sandhang kelawan pangan
Yaiku bagéyanipun
Wong melek sabar narima


Bono shared, “First of all, David’s a musician, so I’m gonna like him. … And what’s so powerful about the Psalms are, as well as their being Gospel and songs of praise, they are also the Blues. It’s very important for Christians to be honest with God, which often, you know, God is much more interested in who you are than who you want to be.”
[maap saya lupa ini ngutip dari artikel mana yak...]
Berikutnya adalah
4. Puisi Nubuatan, Syair Prophetic, Kata-kata Kenabian.

Nubuatan tersimpan disepanjang Mazmur. Harpa, alat musik yang Daud gunakan mengalirkan pewahyuan dan pengertian bagi orang-orang yang mendengarnya. 
Singers Worship Leader yang masuk dalam sungai Mazmur akan menyatakan kebenaran lewat pewahyuan dalam nyanyian mereka, nyanyian mereka akan seperti sungai pewahyuan yang akan menerobosi hati jemaat, jemaaat akan dibangun jemaat akan dikuatkan, jemaat akan mengerti hati dan pikiran Tuhan.
THE PROPHETS MUST BECOME MUSICIANS
AND THE MUSICIANS MUST BECOME PROPHETS 

Dengan kesadaran tersebut Tuhan akan berikan Tabernakel Daud juga kepada Gereja.

5. Mazmur adalah puisi tentang Yesus. Bahkan Yesus sendiri mengatakannya

Lukas 24:4, 44 (TB)  Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan.
Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

Jd dengan demikian cara baca mazmur adalah:
1. Menempatkan diri sbg orang ibrani purba yg baca psalm ini di dunia lampau mereka
2. Menempatkan Mazmur sebagai penggenapan Nubuatan tentang Messias. Tunduk dengan iman dan percaya bahwa puisi dan lagu di Mazmur ini ditujukan kepada Yesus Kristus.
Oleh sebab itu 150 pasal dalam mazmur ini akan memberikan pewahyuan tentang segala aspek twntang Yesus Kristus.

Jadi masih ada banyak yang bisa kita belajar tentang Yesus Kristus lewat Mazmur ini...
Masih banyak yg bisa disingkapkan..

Diawal saya katakan Mazmur sangat erat dwngan kitab Torah
Dan sekarang terbukti mazmur juga dekat dengan Injil..

Woooww kembali kepada prinsip 3P..

Baca dulu prinsip nyaaa
Dan 
teruslahkanlah kau bernyanyiiiiiiii
dan jangan lagumu terhentiiiii
#tentangmazmur

Sunday, September 27, 2015

CONNECT WITH GOD, WORSHIP GOD



CONNECT WITH GOD, WORSHIP GOD

Connect dengan Tuhan kembali  itu  selalu inisiatif nya Tuhan bukan manusia. Sejak semula Manusia yang memutuskan hubungan nya dengan TUHAN, Adam jatuh dalam dosa, tindakan dia membuat dosa masuk dalam manusia lebih parah lagi response yang Adam tunjukkan membuat putus hubungan manusia dengan Tuhan, padahal Tuhan sudah memberi kesempatan dengan  mencari Adam. Tuhan terus berupaya untuk  berkoneksi, tersambung kembali dengan manusia. Jadi Tuhan selalu menjad inisiatornya meski yang membuat koneksi putus adalah manusia.
Worship menjadi bagian penting dalam RECONNECT dengan TUHAN. Saya coba untuk melihat bagian tersebut dalam konteks Worship pujian dan penyembahan yang kita lakukan secara corporate, bersama-sama sebagai satu Tubuh Kristus, Gereja.

Let's see

Gereja memegang peranan penting dalam masa Perjanjian Baru, gereja yang saya maksud disini adalah bukan denominasi, namun sekelompok orang yang Yesus panggil keluar, di perjanjian Baru, kata Gereja bermula dari Ekklesia .

I commend to you our sister Phoebe, who is a deacon in the church in Cenchrea. (Romans 16:1)

Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita yang melayani jemaat di Kengkrea, (Roma 16:1)
Bandingkan…

Musa inilah yang menjadi pengantara dalam sidang jemaah di padang gurun di antara malaikat yang berfirman kepadanya di gunung Sinai dan nenek moyang kita; dan dialah yang menerima firman-firman yang hidup untuk menyampaikannya kepada kamu.  (Acts 7:38)

Church, jemaat, siding Jemaah  menggunakan kata yang sama yakni ; ekklesia

ἐκκλησία, ekklēsia dibaca : ek-klay-see'-ah
From a compound of G1537 and a derivative of G2564; a calling out, that is, (concretely) a popular meeting, especially a religious congregation (Jewish synagogue, or Christian community of members on earth or saints in heaven or both): - assembly, church.

Kata ekklesia terdiri dari kata depan "ek" yang berarti "ke luar" dan kata kerja "kalein" yang berarti "memanggil." Maka ekklesia berarti "orang-orang yang dipanggil ke luar." Secara singkat kira-kira beginilah artinya.
Kata dipanggil keluar, kita langsung teringat pada Keluaran. Sekarang bandingkan ini:

Keluaran 7:16 (TB)  Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.

Umat Israel dipanggil keluar dari Mesir untuk menyembah, beribadah kepada TUHAN.
and say to him, 'GOD, the God of the Hebrews, sent me to you with this message, "Release my people so that they can worship me in the wilderness." So far you haven't listened.  (Exodus 7:16)
Release, let them go, so they can worship ME.

Dipanggil KELUAR untuk menyembah / WORSHIP GOD, the God of Hebrews. Setelah Yusuf mati secara kronologis “panggung” Alkitab beralih menyorot kehidupan Ayub, sementara ISRAEL terputus dengan TUHAN, baru kemudian Tuhan mengutus Musa untuk menjadi Messenger menyambung kembali Koneksi Israel dengan TUHAN, lewat Worship.
Tuhan inisiatif reconnect, calling His son from Egypt, orang-orang Israel hanya menangis saja.
Dan seterusnya sejarah kembali bergulir, Perjanjian Lama selesai, sepi seakan TUHAN terputus dan menyambung lagi melalui GerejaNYA dipanggil keluar untuk menyembah TUHAN. 

And so, dear brothers and sisters, I plead with you to give your bodies to God because of all He has done for you. Let them be a living and holy sacrifice—the kind He will find acceptable. This is truly the way to worship Him.  (Romans 12:1) NLT

Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai, kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka, sebab mereka tidak tahan mendengar perintah ini: "Bahkan jika binatangpun yang menyentuh gunung, ia harus dilempari dengan batu." Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: "Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar." Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel. Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga? Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan. (Hebrews 12:18-29)

Mohon maaf kutipannya panjang, intinya begini : Sejak hari Raya Pentakosta saat Roh Kudus dicurahkan pertama kali di Yerusalem itu adalah permulaan dari  Penebusan Raya, dipanggil keluar dari kegelapan kepada Terang. Sebuah Penyembahan di Masa yang baru telah datang, sebuah generasi, jemaat – ekklesia yang menyembah worship dan memuji praising Tuhan. Panggilan Injil adalah panggilan Worship, berbalik dari dosa dan menyembah nama Tuhan. The Gospel call is call to worship, to turn from sin and call upon the Name of The LORD . Dan tidak lagi menyembah di padang gurun, tetapi ke Tahta Tuhan dengan keberanian karena darah Kristus.

Saudara lihat pattern nya,
Jika Connect = worship GOD maka
Disconnect = Not worship GOD/ worship others that not GOD
Israel kuno ketika mereka tidak meyembah TUHAN, Allah Abraham Ishak dan Yakob mereka terputus dari Tuhan dan terbuang di pembuangan Babel dan Persia.

Hukum 1: Akulah Tuhan.....
Pada Bahasa aslinya Perintah pertama ini tidaklah dimulai dengan kata "Aku". Kata Ibrani untuk "Aku" adalah "ani". Tetapi di dalam perintah ini, kata yang dipakai adalah kata lain yaitu "anokhi". Arti dari kata "anokhi" tidak sesederhana arti "aku". Artinya sebenarnya adalah "I, myself" atau "aku sendiri". Berbeda daripada "ani", kata "anokhi" memiliki penekanan yang kuat yang menunjuk pada "aku" -- "aku-lah dia", dan bukan yang lain.
Kalimat pertama perintah ke-1 ini seolah-olah tidak memiliki sebuah perintah di dalamnya. "Akulah TUHAN, Elohimmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir". Di mana letak perintahnya? Perintah tersebut terkandung secara terselubung ketika kita mengerti kata "anokhi" ini. "I, myself". "Aku seorang diri". "Hanya saya saja". "Saya ini loh!" Penekanan yang ngotot seperti ini mengandung perintah untuk kita menyadari dan mengakui, bahwa Y-H-W-H lah Tuhan. Tidak ada yang lain. Dialah satu-satunya yang ada dan satu-satunya mengeluarkan Israel dari Mesir. Dia sendiri. Tidak ada yang lain. "Anokhi!" - I, Myself!

Jadi jika ada yang lain yang diandalkan berarti tidak menyembah TUHAN. Menyembah TUHAN berarti menaruh TUHAN di pusat, hanya DIA saja, hanya DIA seorang.
Orang Israel berpaling ke yang lain, maka terputuslah mereka dengan TUHAN, DISCONNECTED
Penyembahan membawa kita tersambung dengan TUHAN dengan hadiratnya, Yakobus 4:8 (TB)  Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.

We draw near to GOD through worship, GOD draw near to us because of worship
Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, (Hebrews 10:19)
let us draw near to God with a sincere heart in full assurance of faith…(Hebrews 10:22)

Saat menyembah kita menarik hadirat TUHAN dan kita juga mendekat kedalam Tahta TUHAN.

Lalu para peniup nafiri dan para penyanyi itu serentak memperdengarkan paduan suaranya untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur kepada TUHAN. Mereka menyaringkan suara dengan nafiri, ceracap dan alat-alat musik sambil memuji TUHAN dengan ucapan: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." Pada ketika itu rumah itu, yakni rumah TUHAN, dipenuhi awan,  sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah. 2 Tawarikh 5:13-14 (TB) 


Saat ini  masanya Yohanes 4:23-24 (TB)  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Kita menyembah di alam Roh, sekalipun kenyataan tidak memungkinkan kita tahu Tuhan bekerja di secara spiritual.
Truth, Kebenaran kita harus tahu bagaimana yang benar, KEBENARAN tentang Penyembahan dan sikap kita dalam menghadapi hadirat TUHAN.

For where two or three come together in my name, there am I with them. (Matthew 18:20)
Dalam Date atau dalam fasilitasi pasti ada dua atau 3 orang atau lebih, Tuhan hadir, dan membuat Tuhan nyata dan bertahta disana melalui puji pujian umatNYA.
Yet You are holy, enthroned on the praises of Israel. (Psalms 22:3)

Dalam kita melayani jika kita tidak mengandalakan Tuhan kita mengandalkan diri sendiri, mengandalkan diri sendiri kita menyembah diri sendiri karena yang mendapat pujian adalah diri kita, kita menginginkan pujian yang adalah hak nya TUHAN. Namu  jika kita mengandalakna TUHAN, taruh Tuhan di pusat pelayanan kita, kita menyembah TUHAN, dan TUHAN hadir, hadiratnya nyata, pelayanan kita full of HIS Presence.

When we worship, we connect to GOD, bring HIS Presence to the people we serve, and connect them to GOD through Worship.

No matter what your situation is, just worship and praise HIM. It’s about attitude, in a spirit realm. We begin to see GOD as He is and then respond to His presence, not respond to our circumstances.

Mari kita lihat di Mazmur 95 bagaimana respon kita seharusnya;

  • Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita. (Psalms 95:1). Merespon dengan emosi kita, perasaan kita luapan sukacita. Menyanyi, bersorak,  mainkan music, sukacita

  • Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. (Psalms 95:6). Merespon dengan kehendak kita, menundukkan kehendak kita.

  • Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, (Psalms 95:8) Merespon dengan pengertian, pola pikir kita, jiwa kita.

Jadi merespon dengan benar, kehendak, jiwa and emosi. Seluruh sisi kehidupan kita.
Jika respon nya salah, fatal akibatnya. Bukan hanya buat kita namun buat jiwa jiwa yang kita layani.

Ketika tabut TUHAN itu masuk ke kota Daud, maka Mikhal, anak perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud meloncat-loncat serta menari-nari di hadapan TUHAN. Sebab itu ia memandang rendah Daud dalam hatinya.  (2 Samuel 6:16)

Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, maka keluarlah Mikhal binti Saul mendapatkan Daud, katanya: "Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!"  (2 Samuel 6:20)

Tetapi berkatalah Daud kepada Mikhal: "Di hadapan TUHAN, yang telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN, yakni atas Israel, --di hadapan TUHAN aku menari-nari, bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau dihormati." Mikhal binti Saul tidak mendapat anak sampai hari matinya.  (2 Samuel 6:21-23)

Sikap Mikhal memandang rendah Daud sama saja memandang rendah hadirat Tuhan, akibatnya fatal, MANDUL.
Bayangkan sikap kita seperti ini, kita tidak akan menaburkan apa-apa ke kehidupan orang yang kita layani, sia-sia. Karena kita mandul, dan hanya menghasilkan kemandulan juga, tidak ada pertumbuhan, tidak ada buah.
Bukan hanya kita, namun orang yang kita layani!!!

Sikap yang benar adalah ikut bersorak sorai!!!
Yesaya 54:1 (TB)  Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.

Ini sikap benar, prophetic!! Sekalipun kemustahilan yang dihadapi, kemandulan namun bersorak sorai, memuji dan menyembah akan ada buah-buah yang didapat. Ada banyak anak-anak rohani yang dilahirkan, leader-leader baru yang dilahirkan. Terobosan-terobosan.
Worship GOD menjadi Rahim bagi sebuah breakthrough!
Tidak worship GOD atau worship hal lain selain GOD, atau sikap yang salah hanya akan meghasilkan kemandulan, tanah gersang.
Worship GOD adalah menyuburkan tanah-tanah yang siap untuk ditanam benih sorgawi.
Worship GOD menyiapkan jalan bagi lawatan Breakthrough bagi masing masing orang yang kita layani, dalam konteks ini adalah para participants dalam group classes kita DB COC COL COB ataupun VP.
Bukan tentang kita, skill kita, jam terbang kita, namun tentang Tuhan yang kita muliakan dan tinggikan dalam pelayanan kita dalam pujian dan penyembahan kita kepada NYA.
Kehormatan bagi kita menjadi partner TUHAN untuk menjadi alatnya melahirkan pemimpin baru yang takut akan TUHAN, relevant di jaman nya dan di generasinya.
TUHAN memberkati.

[seperti yang dibagikan di retreat JPCC Community Classes 2015 di Highland Park Bogor, RECONNECT]