Showing posts with label Roh Kudus. Show all posts
Showing posts with label Roh Kudus. Show all posts

Wednesday, March 7, 2018

Dosa yang Tak Terampuni - Markus Pasal 3



Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."  (Mar 3:28-29)

Beberapa orang teman mengajukan soal ayat diatas mengapa demikian, ijinkan saya menjawabnya berdasar apa yang saya baca dari Alkitab.

secara sederhana Injil markus sudah menjawabnya di ayat selanjutnya

Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat. (Mar 3:30)

Siapa mereka? Nah ayat ayat sebelumnya dari Markus bab 3 ini

Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: "Ia kerasukan Beelzebul," dan: "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan." (Mar 3:22)

Ini permasalahannya, perkataan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem untuk mengecek peristiwa yang sedang terjadi di Galilea, mengecek fenomena banyaknya mujizat yang dilakukan Yesus di Galilea. Dan mereka merendahkan peristiwa yang terjadi tersebut dan mengatakan bahwa semua mujizat yang dilakukan oleh Yesus menggunakan kuasa setan.

Narasi Markus di pasal tiga ini menceritakan bahwa Yesus sudah sangat terkenal, jika mencoba menelususrinya, Yesus sudah banyak melakukan banyak mujizat dan mengajarkan banyak hal kepada banyak orang, dan pengajarannya banyak membuat tersinggung kalangan-kalangan religious social yang mapan pada masa itu dan Yesus sudah memiliki dua belas murid utama, artinya Yesus dari Nazareth bukan rabi biasa yang tidak memiliki pengaruh, Yesus dari Nazareth merupakan ancaman bagi mereka.

Pada titik ini banyak peristiwa sudah dilakukan Yesus, mengubah air menjadi wine atau air anggur, menyembuhkan anak yang sakit di kapernaum, pelayanannya ditolak di Nazareth, sehingga kembali lagi ke Kapernaum, menyembuhkan orang-orang yang sakit kusta, menyembuhkan dan mengampuni orang lumpuh, makan di rumah matius yang membuat orang-orang golongan religious marah dan tersinggung. Tidak mengikuti tradisi puasa orang-orang Farisi, tidak mempraktekan Sabbath seperti orang-orang religious lainnya, orang-orang tersbut mulai bermufakat menjalankan plot untuk membunuh Yesus, malahan pada hari Sabbath Yesus menyembuhkan orang yang mati sebelah tangannya diikuti dengan penyembuhan massal.  Yesus juga telah mengajarkan banyak hal di bukit dekat Danau Galilea, yang terkenal dengan Kotbah di Bukit. Yesus dari Nazareth semakin terkenal, Yesus menyembuhkan hamba seorang Centurion, membangkitkan pemuda dari Nain, diurapi oleh seorang perempuan berdosa, mengusir setan setan yang merasuki manusia.

Bayangkan, melakukan banyak mujizat, melakukan banyak pengajaran dihadapan banyak orang, pengajaran dan tindakannya cenderung melabrak dan melanggar semua tradisi-tradisi agamawi yang selama ini dijalankan oleh golongan-golongan yang mapan tersebut. Yesus mengancam keberadaan status quo, keberadaanNya sangat berbahaya apalagi sekarang banyak orang tertarik datang kepadanya mendengar pengajarannya atau sekedar mendapatkan sesuatu dariNya, entah itu makanan gratis atau kesembuhan dan kata-kata penghiburan.

Semuanya itu adalah karya Roh Kudus.

Tetapi orang-orang ahli Torat yang datang dari Yerusalem memeriksa semua itu mengatakan itu semua Yesus lakukan dengan kuasa setan, padahal mereka tahu pasti bahwa YESUS melakukan semuanya itu dengan Kuasa dari TUHAN, dari Bapa yang mengutus dia.

Maka Yesus katakan mereka menghujat Roh Kudus, mereka tahu bahwa semua ini terjadi karena pekerjaan Roh Kudus namun mereka tidak mau mengakuinya karena posisi mereka dalam masyarakat sedang terancam sehingga mereka malahan menuduh Yesus memakai kuasa Beelzebub, pemimpin setan.

Demikian penjelasannya tentang yang dimaksud dengan menghujat Roh Kudus yang tercatat di gospel, berhati-hatilah jika mengkomentari sebuah pekerjaan Tuhan atau  sebuah fenomena mujizat terjadi, lebih kita berhati hati dan menjadi bijaksana daripada menuduh atau tergesa-gesa mengambil kesimpulan.

Akibat dari penghujatan ini FATAL

ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.

Sudah tahu bahwa semua yang terjadi adalah karya Roh TUHAN tetapi mereka malahan menuduh Yesus memakai kuasa setan. Sebagai ahli Torat menguasai Kitab Suci seharusnyalah mereka sadar bukti-bukti bahwa semua mujizat yang terjadi adalah pekerjaan TUHAN seperti yang dikerjakan TUHAN lewat nabi-nabi pada jaman purbakala dulu.

Itulah sebabnya tidak mendapatkan pengampunan. Perhatikan penjelasan lebih lagi berikut ini,

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. (Mar 3:28)
Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. (Mat 12:32)

Dosa-dosa lain penghujatan terhadap Anak Manusia bahkan hujatan terhadap Bapa bisa mendapatkan pengampunan.

Pengampunan diberikan karena adanya pertobatan

demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu." (Mar 1:4)
kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" (Mar 1:15)

Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. (Act 2:38)

Jadi dosa-dosa lainnya bisa diampuni asal ada pertobatan yang sejati! Rumusnya adalah pengampunan diberikan ketika ada pertobatan. Tidak adanya pengampunan artinya tidak ada pertobatan.

Jika demikian penghujatan Roh Kudus akan membawa kita pada situasi yang tidak bisa bertobat, membawa kita tidak bisa bertobat.

Pertobatan selalu membawa kepada pengampunan. Jika dikatakan ada dosa yang tidak bisa diampuni, artinya dosa tersebut membuat kita jauh dari pertobatan, beyond repentance.

Mengapa dosa menghujat terhadap Roh Kudus membawa manusia jauh dari pertobatan, membuat manusia tidak mungkin bertobat? Mengapa?

Ini ada hubungannya dengan peran unik Roh Kudus dalam pertobatan, prose keselamatan dan kehidupan orang-orang percaya.  

Pada saat kita berdosa berpaling terhadap Bapa, masih ada pengampunan, jika kita berdosa terhadap Anak, masih ada pengampunan. Bapa mengirimkan Ananknya untuk penebusan dosa kita, dan Anak, Yesus Kristus menyelesaikannya dengan memberi diriNya mati disalibkan.

Itu semua terjadi bukan karena kekuatan manusia, tetapi karena adanya peranan Roh Kudus. Roh Kudus berperan dalam rencana penyelamatan dan penebusan yang dilakukan Yesus, dan Roh Kudus berkarya di hati kita, membuat kita bertobat dan menerima pengampunan tersebut.
Semuanya adalah pekerjaan Roh Kudus yang membuka hati kita dan membawa kepada pertobatan, sehingga kita mendpatkan pengampunan karena Karya Keselamatan yang Bapa rencanakan dengan Penebusan oleh kematian Yesus Kristus, sang Putra.

Jika kita menghujat dan menolak Bapa atau Putra, masih ada harapan, Roh Kudus bekerja didalam kita membawa kita tersungkur merendahkan diri dan bertobat.

Tetapi jika sudah melihat karya Roh Kudus dan apalagi  mengalami kuasa Roh Kudus tetapi kemudian menolakNya dan menganggap semua itu adalah kuasa setan maka kita menutup diri dari satu-satunya Pribadi yang sanggup membawa kita kepada pertobatan, dan kita menutup diri dari pengampunan.

Hal tersebut membuat kita jauh dari pertobatan, karena pertobatan adalah karya Roh Kudus dan jika menghujat atau menolak Pribadi tersebut, bagaimana mungkin akan ada pertobatan?

Dan jika tidak ada pertobatan, bagaimana mungkin akan ada pengampunan?

Bukan Bapa tidak bisa, atau tidak mau mengampuni, tetapi manusia sendiri menempatkan dirinya jauh dari pengampunan.
(pasti ada banyak pertanyaan lagi... silahkan tulis di kolom komentar)


Terima kasih telah membaca, TUHAN memberkati

Wednesday, May 4, 2016

Wadooohhhh!! Sepurane cak! Akuuuu lali…






Iyahhhhh!! Itu gaya Suroboyoan pancen pas! 

Manusia itu tempatnya lupa dan melupakan, Tuhan saja maklum lhoo… Jadi aku mengambil sikap sekarang untuk lebih sabar dan pengertian menghadapi mahluk yang namanya menungso atau manusia.

Sejak jaman mBah Adam dan Hawa mereka kalah dan jatuh juga gara-gara lupa. Apakah Adam lupa memberitahu Hawa tentang perintah Tuhan, ataukah Hawa yang lupa kalau Adam pernah memberi tahu dan kemudian dia tidak ingat. Intinya bukan cari yang salah, tetapi sepakat bahwa masalahnya adalah manusia punya memori yang pendek, gampang lupa dan ini berbahaya, musuh memanfaatkan informasi tentang kelupaan kita ini.

Yok dilihat…

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
"Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (Genesis 2:16-17)

Ular berkata begini:

Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" (Genesis 3:1)

Respon Hawa:

Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:
"Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."  (Genesis 3:2-3)

LUPA! Malahan nambahin..


Pola ini terus berulang, jagoannya lupa namun musuh selalu ingat, dan kemudian memutarbalikkan fakta sehingga jadi bingun dan tidak tahu mana fakta dan mana manipulasi.

Waspadalah!

Kebanyakan kisah seterusnya adalah karena lupa, lupa bahwa Tuhan akan membuat keturunan yang banyak,  lupa akan Tuhan yang menyelamatkan dari Mesir, memperkatakan Hukum Torat, lupa hari Sabbat, lupa Tuhannya… lupa dan lupaaaa…

Manusia lupa, Tuhan mengingatkan :

Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"  (Genesis 3:11)
See tidak ada kata “ataupun raba buah itu”

Perintah TUHAN sederhana, Jangan makan…. Titik!!! Namun kita sering nambah2in

Pada jaman aku sekolah dulu, kalau lupa suatu pelajaran yang aku lakukan adalah buka buku lagi supaya ingat. Nah kalau lupa terus dan akan segera test atau ulangan… hahaha aku bikin contekan [yang ini DILARANG KERAS untuk ditiru].

Di Perjanjian Baru ada sesuatu yang menarik juga tentang masalah DASAR manusia ini, masalah lupa

Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama." Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."  (Matthew 27:61-65)

Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi INGAT akan perkataan YESUS.
Murid-muridNYa dan orang-orang yang mengikut Dia, TIDAK INGAT
Lihatlah :

Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?" Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.  (Mark 16:1-6)
Para Maria ini tidak tahu atau tidak ingat awalnya, bahwa YESUS bangkit, setelah dijelaskan baru kemudian mereka ngeh dan ingat

Lagi…

tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.  (Luke 24:1-8)

Lagi..

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.  (John 20:1-9)

Pun…

Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah. Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."  (John 20:10-13)

Murid-murid TIDAK INGAT - Musuh-musuhnya malahan INGAT

GOD come to the rescue melalui malaikat2Nya…
MANUSIA itu sering LUPA, TUHAN selalu mengingatkan.

Beruntung saudara dan saya diberi ROH KUDUS yang diutus oleh BAPA atas permintaan YESUS, Yesus Kristus ngerti banget hidup dengan manusia, mungkin saja DIA geli melihat kita dan tertawa terpingkal-pingkal dan kadang geleng-geleng kepala saat melihat kita lupa, karena DIA pasti teringat pengalamanNYA dengan para muridNya 3,5 tahun.

Mungkin di Sorga, saat Yesus sedang melongok kebawah dan ditemani Petrus, dalam hayalku Petrus mungkin nyeletuk ketika lihat aku lupa akan janji Tuhan… 
“makanya dicatat… makanya dibaca terus… gitu aja kok lupa…”

Yesus mungkin njenggung kepala Petrus atau menggetoknya sambil berlalu dan tersenyum… 
“ Halah.. memangnya dulu kamu ingattt…”

Hahaha…

Sehingga Yohanes 14:26 jadi penting bagi kita untuk mengetahui dan mendengar perkataan Yesus lewat Alkitab yang kita baca atau dengar, mungkin saja kita akan lupa tetapi TUHAN lewat ROH KUDUS akan mengingatkan kita kembali!
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.  (John 14:26)

Nah, kalau murid-muridNya yang hidup sejaman denganNya, dengar langsung perkataanNya, mengalami mujizatNya, jalan bareng kemana Dia pergi, makan bareng denganNya aja lupaaaa, apalagi kitaaa..

Yuk ah kita baca lagi perkataan-perkataanNya, kalo lupa baca lagi, atau bikin contekan...berbahaya kalau kita lupa dan musuh malahan lebih tahu kemudian memperdaya kita dan memanipulasi nya karena kita LUPA.


Aku sering lupa
Kamu juga kadang lupa
Kita lupa
Manusia lupa
TUHAN SELALU MENGINGATKAN!

Terus aku berpikir.. hmmmm bagaimana kalau tiap hari sama-sama pak Je eR, sekantor, kalau lupa kotbahnya, apalagi tidak melaksanakan,
 "mmmhh itu kotbah yang kapan ya Ko?"
"kayaknya belum pernah deh Ko Jeff berkata tentang hal tsb"
"ehmm sebentar saya cek catatan saya"
"oh wait a minute... saya cari CD kotbahnya dulu...

mungkin seperti Yesus diatas, digetok kepalanya sambil tersenyum dan mungkin tertawa beliau berlalu

Sesama pelupa dilarang saling mendahului… [apasihhhh!]


Satu purnama saja lupaah apalagi Seribu Purnama … cinta cintaaa…

Sunday, November 22, 2015

ROH KUDUS Part 3 [Friend with Power - Power to Serve]




Hello Again!!!


Cukup lama ini menyambung tulisan yang kemaren tentang Roh Kudus. Rencananya tulisan ini akan ada 4 series, ini tulisan ketiga, tulisan keempat coba mengupas tentang bahasa Roh

Tulisan sebelumnya saya menulis banyak tentang karya dan peranan Roh Kudus dalam kehidupan kita pribadi, sebagai Sahabat yang sangat luar biasa. Terus tujuannya apa dong setelah Roh Kudus ada bersama-sama kita dan berkarya dalam kehidupan kita?
Jawabannya disini nih, di perkataan Yesus juga, 


Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.  (Joh 14:12-17)


Perhatikan kata-kata yang cetak miring dan diwarnai di atas.  Yesus pergi kepada Bapa untuk meminta seorang Penolong yakni Roh Kudus, supaya kita dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan, apakah pekerjaan-pekerjaan Yesus itu? Semua hal yang Yesus kerjakan selama di muka bumi ini, mengabarkan Kabar Sukacita, Kabar Keselamatan dengan memakai juga segala atribut yang Tuhan pakai juga di muka bumi ini termasuk didalamnya mujizat, perkataan dan penuh kuasa dan hal-hal lainnya.
Jadi Roh Kudus diberikan kepada kita menjadi sahabat kita sepanjang waktu untuk meneruskan pekerjaan-pekerjaan Yesus di muka Bumi ini, tidak serta merta demi kepentingan pribadi kita saja. Jadi ada dua hal penting yang mesti terjadi jika hidup kita dipenuhi oleh Roh Kudus.  Dan kedua hal tersebut berhubungan dengan Yesus.
Mari kita lihat satu persatu dan apa implikasinya dalam kehidupan kita sehari-hari.

BERSAKSI TENTANG YESUS
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
Ia akan bersaksi tentang Aku. (John 15:26)
Jelas!!! Roh Kudus akan bersaksi tentang Yesus. Bukan tentang diri Roh Kudus, apalagi tentang diri kita. Kita adalah saksi-saksi Kristus, sehingga jika Roh Kudus ada dalam hidup kita, yang terjadi adalah kita akan semakin percaya dan berani menjadi saksi-saksi Nya, Roh Kudus akan mendorong kita untuk bersaksi tentang Yesus.

Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."             (Matius 28:18-20)
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Acts 1:8)


Kita akan menjadi saksi yang penuh kuasa, bersaksi tentang Yesus Kristus. Roh Kudus dalam hidup kita bukan untuk gaya-gaya an, bukan untuk membuat orang terpesona, tidak untuk membuat impress orang lain. Seringkali orang bertanya kepada saya, kenapa dengan mereka yah Pet, mereka sepertinya dipenuhi Roh Kudus tetapi kok tingkah laku mereka tidak mencerminkan itu ya? Jujur jika mendapatkan pertanyaan ini saya juga tidak tahu jawabannya. Manusia itu mahluk yang sangat unik dan kompleks, action atau tingkah laku manusia itu banyak sekali penyebabnya. Jadi tidak bisa mengambil kesimpulan begitu saja. Roh Kudus masuk dalam kehidupan manusia, berkarya dan berperan, mengambil alih itu adalah sebuah proses. Dan proses ini bukan instan, bukan sulap ataupun sihir. Proses pengambil alihan ini juga bukan kudeta dengan paksaan. Artinya seperti yang Paulus katakan, sebuah pembaharuan pola pikir. Proses itulah yang bisa kita lihat.

Kita tahu  ROH KUDUS bekerja dalam hidup jika kita semakin TERPESONA pada YESUS,  semakin rindu untuk MELAYANI dan TAAT pada NYA SELALU SIAP untuk BERSAKSI Tentang YESUS SELALU SIAP MELAYANI Umat TUHAN  yang DIA KASIHI

Inilah yang terjadi dan seharusnya terjadi, semuanya adalah tentang Yesus. Tentunya juga bukan pribadi yang membosankan. Well apa sih yang membosankan jika berbicara tentang Yesus. Asalkan Yesus lah yang menjadi pusatnya bukan kita. Berserah saja kepada Roh Kudus dan Dia akan tahu kapan waktunya berbicara tentang Yesus dan bagaimana. Dan perkataan kita menjadi penuh kuasa, Roh Kudus berkata kepada kita bahwa Yesus mengasihi kita dan selalu bersama-sama kita. Roh Kudus membawa kita dari orang yang sekedar tahu Tuhan adalah Bapa secara teori saja menjadi orang yang benar-benar mengalami bahwa Tuhan adalah Bapa kita, karena Roh Kudus kita bisa berseru”Abba Bapa!” 

Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" (Galatians 4:6)

Kesaksian kita menjadi hidup!!! Kesaksian kita menjadi nyata, karena kita mengalaminya. Pengalaman adalah alat yang sangat kuat untuk kita bercerita tentang Siapa Yesus Kristus itu. Berjalan bersama Yesus, berbagi pengalaman dengan Yesus adalah setiap hari, dan setiap hari ceritanya selalu baru. Saudara jika mendapatkan pengalaman baru pasti sangat antusias untuk bercerita bukan? So? Kebenarannya adalah jika kita berjalan dengan Yesus, adalah perjalanan penuh keajaiban, penuh mujizat, perjalanan yang supernatural. Jadi nya pasti banyak yang bisa diceritakan.
Apa kisahmu hari ini bersama nya? Mari kita ceritakan, mari kita beritakan, mari kita jadi saksi nya!!

MEMULIAKAN YESUS

Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. (John 16:14)


Hasil karya Roh Kudus dalam kehidupan seseorang akan Nampak dengan mudah dikenal, sebab salah satu peran utamanya adalah memuliakan Nama Yesus, dengan cara bersaksi tentang Kerajaan Nya, Karya KeselamatanNya, dahulu , sekarang, dan yang akan datang. Tujuan Roh Kudus bekerja adalah untuk memuliakan Nama Kristus Yesus, sehingga Roh Kudus akan sangat bersukacita jika tujuannya ini tercapai, dan akan kelihatan sekali dalam pribadi seseorang yang dimana Roh Kudus diam. Seterusnya Roh Kudus juga bekerja untuk melanjutkan dan meningkatkan Karya Kristus untuk mempermuliakan Bapa, dan menguatkan serta memperlengkapi dan mengurapi orang-orang percaya untuk melakukan hal yang sama.
Pada akhirnya karena kita oleh Roh Kudus terus menerus memuliakan Yesus Kristus maka kita akan semakin menjadi sama seperti Kristus, benarlah apa yang dikatakan Rabbi Saul;

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. (2 Corinthians 3:18)


Manusia menjadi serupa dengan apa yang mereka puja dan sembah. Roh Kudus bekerja mendorong memperbesar pengagungan kita kepada Kristus sehingga orang-oranf menjadi sama seperti Dia. Jadi pengudusan datang dari pengagungan dan keduanya terjadi karena Karya Roh Kudus dalam hidup orang percaya.
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.  (John 16:7)

KEDATANGAN ROH KUDUS ADALAH
AGAR KITA DAPAT MELAKUKAN
PERKARA PERKARA YANG YESUS LAKUKAN
BAHKAN LEBIH BESAR

παράκλητος
paráklētos;
But the Comforter (Counselor, Helper, Intercessor, Advocate, Strengthener, Standby), the Holy Spirit, Whom the Father will send in My name [in My place, to represent Me and act on My behalf], He will teach you all things. And He will cause you to recall (will remind you of, bring to your remembrance) everything I have told you. (John 14:26)

Seorang Sahabat yang sangat berkuasa, Maha Kuasa diberikan kepada kita, KuasaNya juga bersama-sama kita, namun Kuasa itu bukan untuk digunakan untuk kepentingan kita namun untuk melayani orang-orang.
Jika Roh Kudus berkarya didalam hidup orang percaya maka hidupnya akan Kudus namun tidak membosankan, selalu dinamis, berani bersaksi tentang Kristus dan KerajaanNya, memuliakan NamaNya, dan sama seperti Yesus, dia akan rela menjadi hamba untuk melayani saudara-saudaranya.

ARE YOU WITH ME?


When the HOLY SPIRIT is working in our lives,

There will be a dynamic quality of holiness

Evangelistic boldness  and

An otherworldly willingness

to play the role of a servant to others

Wednesday, November 18, 2015

ROH KUDUS Part2 - Friend in All Time

"Sahabat yang setia"


Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, (John 14:16)

Kata yang dipakai untuk penolong adalah Parakletos. Kata yang sama yang sama dipakai oleh Rasul Yohanes dalam suratnya 1 Yohanes 2:1 diterjemahkan pengantar dalam Bahasa Indonesia, dipakai untuk menunjuk pada Yesus.

Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa,  yaitu Yesus Kristus, yang adil.   (1 Yohanes  2:1)

Mengutip Disctionary Word Study:
παράκλητος
paráklētos; gen. paraklḗtou, Berasal dari parakletou  artinya;  menolong, menghibur, memberi nasihat, semangat, memberi pertolongan dalam hal apa saja yang dibutuhkan. Pada masa itu biasanya juga dipakai untuk menyebut seorang penasehat di bidang hukum, atau yang bertindak menjadi pembicara perwakilan dari sebuah pihak. 
παρακαλέω
parakaléō; terdiri dari dua kata pará, artinya dekat atau disamping, dan kaleo artinya memanggil. Untuk memberikan bantuan, menolong, menghibur. 

Jika dua kata ini digabung dipakai secara bersama-sama kita memperoleh sebuah pengertian yang lebih baik mengenai apa yang sedang Yesus sampaikan, bahwa Roh Kudus dipanggil dekat ke setiap kita untuk memberikan pelatihan, arah, perintah.  nasihat, penghiburan dalam perjalanan hidup kita. Inilah panggilanNya inilah penugasanNya terus-menerus berjalan bersama kita. Persis seperti Yesus pada saat ada di muka bumi bersama-sama dengan murid-muridNya. Dia meneruskan karya dan misi Yesus Kristus. Dia tidak akan pernah membiarkan atau meninggalkan kita. Wow!!!
Sehingga pernyataan Yesus :

Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.  (John 16:7)

Jika Yesus tidak naik ke Sorga, Roh Kudus tidak akan datang. Bayangngkan betapa repotnya nanti. Namun karena sekarang dalam rupa Rohm maka tidak ada batasan ruang waktu dan kehadiran. Dia akan selalu ada buat kita dan milyaran orang lainnya dalam waktu bersamaan, sampai  selama-lamanya.  Ini yang Murid-murid ingin dan alami, menunggu di Yerusalem sampai Roh Kudus turun. Mereka menikmati dan merasakan luar biasa dekat Yesus setiap hari, jadi waktu megatakan seorang penolong yang lain, yang seperti Yesus namun akan menyertai mereka sampai selama-lamanya maka mereka bertekun menantikan Penolong itu datang.  Bagaimana dengan kita?

Peranan dan Karya Roh Kudus dalam hidup kita adalah kelanjutan dari Karya Yesus. Tidak akan ada keselamatan diluar Karya Bapa dan Anak, demikian juga tidak ada keselamatan yang tidak ada Roh Kudus berkarya didalam kehidupan kita. 

In perfect fellowship and unity, the members of Godhead partner in the great work of salvation. Though equal ini power and deity, each plays a unique role.


Bapa merencanakan, Yesus mengerjakannya menebusnya dengan kematianNya, Roh Kudus menghidupkannya, mempraktekan dalam kehidupan.

Bahkan bisa dikatakan bahwa Roh Kudus ada dalam berbagai peristiwa penting dalam sejarah Keselamatan, termasuk dalam Penciptaan, Kelahiran Yesus Kristus, Kebangkitan Yesus Kristus, Regenerasi manusia, menginpsirasi dan menjelaskan Kitab Suci, dan karya pengudusan orang-orang percaya.

Peran Roh Kudus dalam Pelayanan Yesus Kristus
Sering peranan nyata Roh Kudus dalam kehidupan Yesus tidak dilihat, Roh Kudus lah yang berperan dalam kedatangan Yesus ke Bumi
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. (Luke 1:35)
Mengurapi Yesus sebelum Yesus memulai pelayanannya pada saat di baptis di sungai Yordan, kita tahu semua ini, Roh Kudus turun dalam rupa burung merpati.
Roh Kudus memenuhi Yesus, memimpinNya, menguatkan, dan membangkitkan Yesus dari kematian.  Jadi Roh Kudus selalu ada disana. Dan meneruskan Karya Nya
.
betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.           (Hebrews 9:14)

Karya Penebusan Yesus, Roh Kudus dan Bapa terlihat ayat diatas bekerja sama dalam Keseluruhan Karya Keselamatan dalam hidup manusia.




Peranan Roh Kudus dalam kehidupan orang-orang Percaya:

MENOLONG, MENGHIBUR, MENGAJARKAN segala sesuatu
MENGINGATKAN perkataan Yesus – FIRMAN TUHAN

tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. (John 14:26)
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,  (John 14:16)


Roh Kudus akan selalu bersama-sama dengan kita dan memberikan pertolongan. Poin saya disini pada “Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu” dan “mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu”.  Kita mulai dari yang kedua terlebih dahulu, mengingatkan semua perkataan Yesus. Ingat yang dicatat oleh Yohanes diatas ada kata-kata Yesus, jadi kata ganti “Ku” pada kukatakan adalah menunjuk kepada Yesus. Peran Roh Kudus disini adalah mengingatkan semua perkataan Yesus, semua pengajaran Yesus yang disampaikan selama Yesus melayani di Bumi bersama-sama dengan mereka, murid-murid, sebab perkataan ini ditujukan untuk murid-murid Yesus. Jadi nanti pada saat Yesus pergi, para murid tidak perlu kwatir akan lupa perkataan Yesus karena Roh Kudus akan mengingatkan mereka, dan akan mengajarkan juga segala sesuatu yang belum mereka mengerti tentang apa? Menurut saya tentunya tentang perkataan-perkataan Yesus juga yang belum mereka mengerti.

Roh kudus akan mengingatkan perkataan Yesus. Namun jika kita tidak pernah mendengar perkataan Yesus bagaimana mungkin Roh Kudus akan mengingatkan kepada kita, apalagi mengajarkannya? Ini sama seperti ketika kita ujian, kita hanya bisa mengingat jawabannya jika pernah belajar atau paling tidak mendengarkan di kelas ketika guru mengajar. Jika kita tidak pernah mendengar perkataan Yesus apa yang mau diingatkan Roh Kudus kepada kita?

Peranan ini sangat penting karena merupakan landasan atas peranan-peranan Roh Kudus yang lainnya. Namun ayat ini bukan buat kita, karena kita tidak ada disana saat Yesus mengatakan pesan ini kepada murid-muridNya, dan mereka berada bersama-sama Yesus selama 3,5 tahun sehingga mereka tahu perkataan Yesus, jadi Roh Kudus bisa bekerja memgingatkan Murid-murid.

Bagaimana dengan kita? Supaya Roh Kudus mengingatkan kita perkataan Yesus, maka kita harus cari tahu, baca dan dengar perkataan Yesus apa saja. Nah perkataan Yesus kebanyakan ditulis dimana?

Perkataan Yesus kebanyakan dicatat di Injil. Injil, jangan salah Cuma ada 1 Injil buka Empat. Kabar Baik hanya ada satu yakni tentang Yesus, namun dicatat oleh empat penulis yang berbeda jika ingin mendapatkan utuh kabar itu, bacalah ke empat-empatnya. Dan kemudian Rasul-rasul juga mengutip perkataan Yesus dalam surat-suratnya, untuk itu kita harus baca juga surat-surat para Rasul. Kemudian, berikutnya Yesus dan rasul-rasul juga mengutip Perjanjian Lama sehingga mau tidak mau untuk mengerti semua perkataan Yesus yang mengutip Perjanjian Lama, maka kita harus juga melihat ke Perjanjian Lama, dimana perkataan tersebut diambil, sehingga kita akan tahu secara lengkap konteks dari ayat yang dikutip tersebut. Memory otak kita itu luar biasa besar, namun daya ingat kita terbatas, masing-masing mempunyai kemampuan mengingat yang berbeda. Roh Kudus membantu kita untuk mengingat, memanggil kembali apa yang telah kita baca ataupun dengar. Sehingga pada saat saat tertentu, situasi kita tertentu Roh Kudus mengingatkan kita akan Firman Tuhan yang kit abaca dan itu pasti akan menolong kita, akan mengingatkan kita.

Bagian berikutnya adalah Roh Kudus mengajarkan segala sesuatu, sama seperti anda, saya juga seringkali tidak mengerti apa yang dimaksud dalam Alkitab, juga tidak mengerti mengapa keaadan menjadi seperti yang kita alami sekarang, Roh Kudus disini membantu kita mengajarkan segala sesuatu, mengajarkan makna dibalik kata-kata Alkitab yang tidak kita mengerti, memberikan pewahyuan baru, memberikan perspektif baru, sebuah sudut pandang, sudut pandang Alkitab.
Bagian kita adalah membaca Alkitab secara terus menerus, setiap hari. Bagian Roh Kudus adalah mengingatkan Firman Tuhan dan mengajarkannya kepada kita.

MENYATAKAN KEBENARAN
yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. (John 14:17)

Dunia ini, sudah jatuh kedalam dosa, sudah sangat korup. Dunia hanya ingin mendengar apa yang mereka ingin dengar, bukan apa yang harus mereka dengar. Dan normal bahwa orang-orang hanya percaya dan menermia orang yang sama seperti mereka. Roh Kudus tidak berasal dari dunia ini, kita tidak berasal dari dunia ini, sehingga ketika kita dipimpin oleh Roh seringkali  dunia tidak bisa menerimanya. Tidak bisa menerima Kebenaran.
Mereka tidak mengenali bahwa itu adalah sebuah Kebenaran yang akan menolong mereka. Kemana kita pergi kita pasti membawa kebenaran, terkadang itu berbenturan dengan tatanan dunia ini tetapi percayalah kita kenal Kebenaran itu dan Roh Kudus menyertai kita sampai selama-lamanya, oleh sebab itu janganlah takut.
Dalam prakteknya di kehidupan kita pribadi, Roh Kudus akan sangat menolong kita, jika ada sesuatu yang salah kita kerjakan Roh Kudus akan menyatakan kepada kita bahwa itu salah, sebab Ia menyatakan kebenaranya sehingga kita diperhadapkan pada yang benar. Jalan hidup kita akan lebih terarah dan jelas jika mengandalkan Roh Kudus sebab resiko untuk berbuat suatu kesalahan sangat kecil karena Roh Kudus menyatakan Kebenaran.

Ikuti Dia, dengar kata-kata Nya maka kita akan berjalan dalam Kebenaran selalu.

MENGINSAFKAN
Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; 
(John 16:8)

Menyambung dari peran dan pekerjaan Roh Kudus diatas, menyatakan kebenaran. Roh Kudus juga menginsafkan. Mungkin kita terlambat merespon Roh Kudus yang sudah menyatakan kebenaran tersebut, Roh Kudus terus mengejar kita, sebab Roh Kudus tinggal didalam kita, mengetuk dengan lembut hingga kita insaf. Luar biasa kita punya teman seperti ini sepanjang hidup kita. 


MEMIMPIN KE DALAM SELURUH KEBENARAN – MEMBERITAKAN HAL-HAL YANG AKAN DATANG
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
(John 16:13)

Kebenaran dikatakanNya, termasuk didalamnya hal-hal yang akan datang.  Logikanya begini, jika kita punya teman akrab, sangat dekat bahkan, tentunya kalau kita punya rencana yang jauh kedepan pastilah jika teman tersebut bertanya akan kita jawab bukan? Apalagi segala rencana yang didalamnya melibatkan teman kita ini, pasti kita akan dengan sukacita mencertitakannya benar tidak?

Dan tentunya jika teman kita ini bertanya pasti dengan suka cita kita akan bercerita. Kita kenal Atribut Ilahi Roh Kudus adalah Maha Tahu, hal hal yang ada pada ALLAH pun Dia tahu, jadi rancangan-rancangan Tuhan dalam hidup kita Roh Kudus tahu, hal-hal yang akan datang Roh Kudus sangat tahu. Firman Tuhan mengatakan Tuhan memberitahukan perjanjiaNya kepada orang yang bergaul karib denganNya, perjanjianNya diberitahukan apalagi rencana-rencanaNya. 

Bagi saya hal ini sangat nyata, menjadi public speaker, berbicara dihadapan orang banyak adalah bukan nature saya 20 tahun yang lalu, saat bertobat dan Tuhan panggil, Roh Kudus bicara sangat jelas bahwa “ kamu akan jadi penyambung lidah bibir bagi KU” sebagai orang yang percaya dirinya rendah, introvert pada saat itu, janji atau perkataan itu sangat-sangat tidak masuk akal, namun ketika melihat sekarang, saya yakin bahwa perkataan Roh Kudus memberitahukan hal-hal yang akan datang adalah amen dan benar!! Ada lagi yang dikatakannya yang sekarang sudah terjadi da nada lagi yang belum terjadi, saya menantinya dengan percaya.

Bagaimana Peters bisa ingat? Tulislah!!!
Habakuk pun diminta Tuhan untuk menuliskan visi yang didapatnya.

BERDOA BUAT KITA

Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. (Rom 8:26)

Membantu kita dalam kelemahan kita, ayat ini sangat berbicara keras dan nyata dalam tahun-tahun saya berjalan bersama Tuhan, setelah keputusan yang dibuat untuk menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat. Dan bergema lantang saat-saat akhir-akhir ini ketika kehidupan tidak seperti yang dibayangkan.

Pernikahan adalah hal yang istimewa, hidup bersama dengan orang yang kita cintai dan mencintai kita adalah hal yang sangat istimewa. Itu sebabnya Kristus dan Gereja diperlambangkan sebagai kehidupan pernikahan. Namun apa yang dibangun selama 3 tahun tiba-tiba hancur berantakan, itu adalah seperti menghancurkan dunia, kiamat! Kehancuran kehidupan sekarang dan kehidupan yang akan datang. Kepergian Istri dan anak pulang kembali ke sorga membuat saya sampai pada titik terendah dalam hidup saya, malam-malam yang dilalui dengan air mata dan sendirian, berteriak kepada Tuhan pun sudah tidak sanggup, namun justru disaat-saat sperti inilah Roh Kudus membantu berdoa, dalam keluhan dan erangan yang tidak terkatakan, sesenggukan dari dalam hati yang paling dalam, diterjemahkan kepada Tuhan lewat doa-doa yang tidak terkatakan.

Roh Kudus akan bersama-sama dengan saudara dalam malam-malam seperti itu dalam kelemahan, dalam jam-jam tergelap dalam hidup saudara, Roh Kudus ada bersama saudara.

MENGHIDUPKAN

Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. (John 6:63)
… akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.
(Romans 8:11)

Melihat kembali di kitab Kejadian, Roh melayang-melayang dalam kemudian membawa perubahan, membawa keindahan dan kehidupan dalam kosmos, membawa keindahan dan kehidupan dari kekacauan. Seringkali dalam hidup ini rutinitas bisa-bisa membawa kejenuhan yang berakhir pada kematian, Roh Kudus memberikan kekuatan, tenaga, yang dalam Bahasa aslinya dikatakan dunamos, Roh kudus akan membawa ledakan dalam kehidupan orang yang didiaminya.
Kehidupan menjadi penuh dinamika. Tidak membosankan. Adalakanya dalam keseharian saya merasa sangat bosan, namun kembali ketika dalam sendiri dan berbicara dengan Roh Kudus, memberikan kekuatan segar kembali. Dalam pengertin saya, saat sendiri sedang ngupi akan lebih menyenangkan ketika ditemani.
Saat sedang jenuh menghadapi rutinitas biasanya kita akan call teman dekat kita untuk bertemu, ngobrol yuuuk!!!
Demikian juga dengan Roh Kudus, kenapa kita tidak undang Roh Kudus dan ngobrol? Sehabis itu kehidupan tidak akan membosankan lagi, melainkan penuh dinamika.
Bagi saya itulah Roh Kudus berperan dalam kehidupan saya pribadi. Jika itu berlaku dalam kehidupan saya tentunya akan bisa terjadi dalam kehidupan saudara-saudara.
Dalam terjemahan Amplyfied sangat jelas disana peranan Roh Kudus seperti apa :

And I will ask the Father, and He will give you another Comforter (Counselor, Helper, Intercessor, Advocate, Strengthener, and Standby), that He may remain with you forever-- (John 14:16)


Dan Roh Kudus ada tinggal bersama sama kita sejak kita menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.


Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.  (1 Kor 2:12)

Dia ada bersama-sama dengan kita, sejak semula. Namun sudah kita mengajak ngobrol Roh Kudus setiap hari? Dia adalah sahabat kita, Dia adalah Penasehat, Penolong, Pendoa, Pembela, Yang memberi kita Kekuatan, dan selalu ada disana bagi kita… bayangkan kita mempunyai teman seperti ini 24 jam.


Well, yuk ngobrol yuk, sambil ngopi tentunyaaa
Tulisan kedepan saya akan share tentang Kita, Yesus dan Roh Kudus..