Thursday, June 30, 2016

Lambe mu **k

Ha!! 
Seorang pemimpin ucapan kita harus selaras dengan perkataan kita. Termasuk janji dan sikap yang kita nyatakan lewat mulut kita, meskipun terkadang situasi tidak memungkinkan namun kita harus tetap setia, itu namanya commitment.
Jadi komitment harus diuji. Kalau hanya perkataan-perkataan saja orang orang akan mencibir.. dan orang Jawa Timur mengatakan dengan nada canda dan sarkas.. lambe mu **k...
Belajar tentang komitment dan ujiannya serta bagaimana lulus atau tidak, bagaimana menyikapinya atau meresponninya itu kita bisa lihat patternnya di Alkitab.
Yang paling klasik adalah kisah Hananiah Misael dan Azarya termasuk juga Daniel. Komitment mereka untuk memegang teguh Torah dan prinsip hidup mereka harus diuji di Babilonia. Apakah mereka akan menyangkal Yahweh dan menyembah Nebukadnezar dan patung buatannya demi menyelematkan hidupnya?
Kita tahu bahwa ketiga anak muda ini menjaga komitmen nya meski ditantang kehilangan nyawanya. Demikian juga Daniel.
Sejak masuk Babilonia mereka bertekad menjaga nilai/value yang mereka pegang sejak mereka kecil, sejak mereka di Yehuda.
Daniel 1:1, 8 (TB)  Pada tahun yang ketiga pemerintahan Yoyakim, raja Yehuda, datanglah Nebukadnezar, raja Babel, ke Yerusalem, lalu mengepung kota itu.
Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.
Mereka pun diawasi
Daniel 1:11 (TB)  Kemudian berkatalah Daniel kepada penjenang yang telah diangkat oleh pemimpin pegawai istana untuk mengawasi Daniel, Hananya, Misael dan Azarya:
Hasilnya luar biasaaaa
Daniel 1:15-17 (TB)  Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.
Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka.
Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.
Sikap Daniel Hananiah Misael dan Azarya jelass... komitmen mereka bukan untuk sok sokan dan membuat orang lain celaka.
Murni karena kasih mereka kepada Tuhan dan Firmannya.
Jadi mereka mengambil jalan bijaksana untuk diuji.
Ujian selesai, hasilnya Tuhan tambahkan hikmat. Mereka masih boleh mempraktekan dan menjalankan iman dan value mereka di Babilonia dan mereka menyembah Tuhan. Daniel bahkan 3 kali berdoa dalam sehari ke arah Yerusalem.
Bisakah kita seperti mereka??
Namun tidak berhenti disini...
Ujian datang lagi...
Daniel 3:1-2 (TB)  Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta yang didirikannya di dataran Dura di wilayah Babel.
Lalu raja Nebukadnezar menyuruh orang mengumpulkan para wakil raja, para penguasa, para bupati, para penasihat negara, para bendahara, para hakim, para ahli hukum dan semua kepala daerah, untuk menghadiri pentahbisan patung yang telah didirikannya itu. 
Daniel 3:12 (TB)  Ada beberapa orang Yahudi, yang kepada mereka telah tuanku berikan pemerintahan atas wilayah Babel, yakni Sadrakh, Mesakh dan Abednego, orang-orang ini tidak mengindahkan titah tuanku, ya raja: mereka tidak memuja dewa tuanku dan tidak menyembah patung emas yang telah tuanku dirikan."
Betapa beraninya mereka tidak mengindahkan raja dan ancamannya kematian!!!
Komitmen!!
Pada saat prinsip dan value kita diuji dan kita diperhadapkan dengan kemungkinan "kematian" mana yang kita pilih?
Pada saat pekerjaan, atasan, boss kita memaksa melakukan sesuatu yang bertentangan dengan iman kita apa yang kita lakukakan?
Hananiel Misael Azarya memilih untuk dimasukkan dalam perapian yang menyala nyala...
Daniel 3:15-18 (TB)  Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?"
Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;
tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."
Ketiga anak muda ini percaya kepada Kuasa Tuhan, percaya kepada Kasih Tuhan, Percaya Kedaulatan Tuhan.. mereka bertindak dan melayani Tuhan!!!!
Daniel 3:19-22 (TB)  Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa.
Kepada beberapa orang yang sangat kuat dari tentaranya dititahkannya untuk mengikat Sadrakh, Mesakh dan Abednego dan mencampakkan mereka ke dalam perapian yang menyala-nyala itu.
Lalu diikatlah ketiga orang itu, dengan jubah, celana, topi dan pakaian-pakaian mereka yang lain, dan dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala.
Karena titah raja itu keras, dipanaskanlah perapian itu dengan luar biasa, sehingga nyala api itu membakar mati orang-orang yang mengangkat Sadrakh, Mesakh dan Abednego itu ke atas.
LEADERS WILL FACE TIME OF TESTING WHEN THEY ORDERED TO BOW - THEY WILL NEVER BOW
That's COMMITMENT!!
Daniel 3:24-25 (TB)  Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya: "Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?" Jawab mereka kepada raja: "Benar, ya raja!"
Katanya: "Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!"
Saat kita melakukan bagian kita dan komitment dengan Nya!! TUHAN akan berikan pertolongan.
Plus dihargai oleh dunia juga
Daniel 3:30 (TB)  Lalu raja memberikan kedudukan tinggi kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego di wilayah Babel. 
Bagaimana dengan kita?
Kita manusia, hidup di era modern bagaiamana jika gagal?
Well Tuhan kita bukan Tuhan yang kejam. Tuhan siapkan segala sesuatu nya.
Lihat pattern berikut ini.
Petrus dan Iscariot keduanya diuji juga dan bahkan dikasih bocoran terlebih duluu
Matius 26:34-35 (TB)  Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
Kata Petrus kepada-Nya: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lain pun berkata demikian juga.
Kita mungkin akan mencibir dengar Petrus jawab tersebut.
"Lambe mu... **k!!"
Matius 26:21-25 (TB)  Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?"
Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."
Keduanyaa responnya sama... Tuhan sudah memperingatkan.
Mereka menyangkalinya... nggak Tuhan nggakkk...
Bagaimana dengan kita?
Singkat cerita mereka pun melakukan sesuai yang Yesus katakan...
Dan mereka menyesal
Matius 26:75 (TB)  Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.
PETRUS MENYESAL
ISCARIOT PUN MENYESAL namun mengambil keputusan salah setelah menyesal
Matius 27:3-5 (TB)  Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua,
dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!"
Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.
Respon Petrus dia pergi kembali kepada
KOMUNITAS nya.. KELUARGA nya SECOND FAMILY!!
Lukas 24:12 (TB)  Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.
Apa yang dia dapat?
TUHAN PULIHKAN SEMUA bahkan mempromosikannya.
Yohanes 21:17 (TB)  Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
Apa yang Yesus katakan sejak semula kenyataan..
Matius 16:18-19 (TB)  Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Satu hal yang saya catat..
Saat ada kesukaran mereka kembali kepada komunitasnya.
Petrus kembali ke murid murid lain
Iscariot tidak!!!
Demikian juga dengan Daniel.
Daniel 2:17-18 (TB)  Kemudian pulanglah Daniel dan memberitahukan hal itu kepada Hananya, Misael dan Azarya, teman-temannya,
dengan maksud supaya mereka memohon kasih sayang kepada Allah semesta langit mengenai rahasia itu, supaya Daniel dan teman-temannya jangan dilenyapkan bersama-sama orang-orang bijaksana yang lain di Babel.
Saya bisa pastikan sebagai perantauan mereka pasti sering DATE bareng..
Betapa penting nya keluarga dan komunitas dimana kita bisa saling terbuka, menguatkan, tertawa bareng, berdoa bareng, nangis bareng..
Saat masa masa ujian atas komitmen mereka pegang peranan penting.
Bagaimana dengan kita?
Bagaimana keluarga mu
Bagaimana komunitas mu
Bagaimana DATE mu
Bagaimana komsel mu?
Lambe mu - komitmen mu..
Tuhan berkati!!

Saturday, June 11, 2016

Hasil persilangan Kurma Cedar dan Anggur, Ajibbbbbbb...!

Pertama mendengar bapak AR Bernard, satu kata yang nancep di otakku adalah Pattern!!!
Alkitab penuh dengan Pattern
TUHAN bekerja dalam pola.
Amatilah! Kamu akan menemukannya!
Sama seperti kalau kita mengamati kebiasaan orang dengan cermat kita pasti akan menemukan pola hidup pola kerja pola bicara pola makan dlsb pola orang tersebut.
ALKITAB adalah perkataaan TUHAN.
Semakin sering kita baca kita akan menemukan pola nya.
Kemuliaan Allah ialah merahasiakan sesuatu, tetapi kemuliaan raja-raja ialah menyelidiki sesuatu.
Amsal 25:2 TB
Alkitab penuh dengan pola (pattern), kebenaran yang kuno bisa kita lihat dalam perspektif yang baru. Sama seperti yang sudah diberitakan Firman di-atas, Tugas kita adalah menyelidiki segala sesuatu, amanat agung juga berbicara hal yang sama (teach them my command, to observe my command).
Tidak hanya mengajar, tetapi juga observe (menyelidiki Firman Tuhan).
Pola itu akan muncul dengan sendiri, titik-titik yang saling berhubungan akan muncul dengan sendirinya karena apa? Karena Roh Kudus yang mengingatkan  kita, memanggil kembali ingatan atas perkataan Tuhan yang kita baca.
Contohnya ini;
"mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita"
Aku dengar ayat ini waktu Ko Jeff berkotbah di Kasablanka beberapa waktu yang lalu.
Langsung tersentak melihat dua lokasi yang berbeda. Di bait Tuhan dan di pelataran. Seketika itu juga denah Kemah Tabernakel langsung menghampiri ku!
Bammmmm!!!!
Wah seru nih pikirku harus aku selidiki nanti....
Sesampai dirumah langsung aku baca Mazmur 92 ini.
Ayat yang dikutip ko Jeff diawali dengan ini...
Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
Disambung dengan :
Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,  untuk memberitakan, bahwa Tuhan itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.
Mazmur 92:13‭-‬16 TB
Passage ini berkata bahwa sejak dulu Tuhan ingin kehidupan kita bermakna bagi orang lain, sekalipun orang orang yang belum kenal Tuhan supaya lewat kehidupan kita, Nama Tuhan dikenal. Lewat perbuatan baik kita, lewat buah yang kita hasilkan Bapa dipermuliakan.
Kenapa demikian?
Lihatlah
Tabernakel ada 3 area :
Area Pelataran
Area Kudus dan
Area Maha Kudus
Maha kudus adalah untuk Imam! Dan Kita semua adalah Imam, ditanam di bait suci, dan bertunas di pelataran  supaya orang-orang asing yang tidak mengenal Tuhan di pelataran bisa mengenal buah anda, dan jadi mengenal Tuhan. Dan kita bawa ke ruang Maha Kudus untuk mengalami Tuhan.
Namun untuk itu Tuhan perlu merubah kita jadi spesies yang baru! Jadi varietas unggul!!!
Hasil perkawinan silang antara Kurma, pohon Cedar, dan Anggur!!! Wowwww!!
Maksudnya apaaah?
Kita benih dari Tuhan bukanlah sembarang pohon. Tuhan mau  kita seperti Kurma  mudah bertunas, hidup berkelompok , kurma tidak bisa sendirian, dia perlu pohon lain untuk reproduksi untuk multiplikasi, karena ada pohon kurma Jantan dan pohon kurma Betina. Wooooww... can not be alone my friend... cari pacar... cari istri atau suami... laaah jadi  ngelanturrr
Bukannn maksudnya cari komunitas. Stay dalam komunitas... ehmmm kalo dapat pasangan hidup ya bonusss, puji Tuhan!
Satu lagi karakterisktik pohon kurma adalah deep rooted! Berakar sangat dalam!!! Sadisssss
Kemudian varietas ini subur seperti pohon Cedar atas Arasy Libanon!  Ini pohon keren! Jati kalah!!! Pohon ini tinggi menjulang woww semua orang bisa lihat dari jauuuuhhhh.. pohon ini kuat berkarakter, juga indah dipandang. Dan sebagai bahan bangunan pohon ini sangat tahan lama! Kereeeennnn! Banyak bangunan di PL pakai ini termasuk Bait suci yang dibangun Salomo. Satu lagi pohon ini berbau harummmmmmm... sedapppp! Ini yang Tuhan mau bentuk kitaaa.
Awesome God!
Terakhir varietas ini berbuah sampai masa tua dan tetap gemuk dan segar! Banyak cross reference mengatakan ini adalah vine, anggur. Jadi kita berbuah seperti layakn nya Anggur, jadi ingat buah anggur harus dibersihkan jika mau buahnya lebat. Daun yang gak penting juga harus dipangkas. Harus nurut sesuai dengan arah tumbuhnya dan berbuahnnya Tuhan, karena Tuhan yang memberi pertumbuhan dan buah.
Itulah yang terjadi kalo kita tertanam di Bait suci!!!
Jadi kalau saudara mau hidup berbuah seperti pohon anggur, kita harus ditanam sampai dalam seperti pohon kurma, dan bisa tinggi kuat dan tahan banting seperti Cedar  dan berbuah seperti pohon Anggut supaya nama Tuhan dipermuliakan.
Nah ada sebabnya mengapa bis tumbuh berbuah seperti itu:
Di Area Maha Kudus, "Ada Loh Batu, Tongkat harun, dan Manna"
Loh Batu - Anda harus pastikan bahwa Firman Tuhan itu makanan anda sehari-hari, dan direnungkan siang dan malam.
Tongkat Harun - Anda dan saya adalah Imam dan punya kesempatan yang sama untuk bertemu Tuhan
Manna - Bercerita tentang pengalaman dengan Tuhan, milikilah pengalaman pribadi dengan Tuhan. Agar kita bisa berkata jika Tuhan menyertai aku kemaren maka hari ini pun Tuhan menyertai.
when in times of  trouble we will remember, we will not fear!
ingat bahwa di masa lalu Tuhan sudah menyediakan untuk anda, ketika tuhan memberikan visi, dia juga memberikan provisi.
Orang orang sekitar kita akan terpana dengan apa yang Tuhan kerjakan lewat hidup kita. Mereka ingin mengenal Tuhan lewat hidup kita!
Perkenalkan Tuhan lewat segala hal yg Tuhan taruh dalam hidup kita, passion yang Tuhan taruh dalam hidup kita.
What do you cry about? These are things that break your heart and make you want to take action.
What do you sing about? These are things that bring you joy and give you energy for work.
What do you dream about? These are things that inspire you to do something to change the world
Cari tau dan kerjakan lewat orang oramg yang Tuhan taruh dalam kehidupan kita...
Passion sesuatu yang kita mau kerjakan meski tidak dibayar, meski tidak dikenal, meski tidak dipuji-puji...
Lagi pula...
Nama latin pohon kurma adalah
Nama spesies dactylifera "date-bearing" berasal dari Yunani  dáktulos, "kurma" (juga "jari") dan batang dari kata kerja Latin,ferō, "Saya memberi".
Artinya ini tangan jari jemari kami siap untuk memberi!!!
Tuhan itu kerennnn
Alkitabnya keren banget!!!

Thursday, May 12, 2016

DITANAM DI RUMAH TUHAN, BERBUAH UNTUK ORANG LAIN

Those that are planted in the Beis Hashem shall flourish in the khatzerot Eloheinu (courts of our G-d).
They shall still bear forth fruit in old age; they shall be deshenim (stalwart, vigorous) and ra’ananim (luxuriant, fresh);
To proclaim that Hashem is yashar; He is my Tzur, and there is no unrighteousness in Him.
Tehillim/Psalm 92:13-15
Maafkan kalau memakai terjemahan Orthodox Jewish Bible.
Ingin mencoba untuk melihat details dan perbedaan.
Pada saat membaca ayat ini dalam bahasa Indonesia terutama ayat 13 dari Mazmur pasal 92 ini
Mazmur 92:13-14 (TB) 
(92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
(92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
Ditanam bait suci akan bertunas di pelataran dan berbuah sampai masa tuanya.
Seingat saya pas belajar Tabernakel dan diskusi bertanya pada pendeta pendeta yang sekolah theologia untuk meyakinkan bahwa yang bisa ke bait suci adalah orang orang israel tetapi non israel bisa sampai ke pelataran atau halaman, kadang disebut "Court of Gentiles".
So melihat itu saya berpikir bahwa kita yang ditanam di bait suci, tunas kita dan buah kita sampai di pelataran....
Woooww
See again! PATTERN
sejak dulu Tuhan menginginkan bahwa orang-orang yang menyembahNya itu bertumbuh dan berbuah....
Dan buahnya sampai ke Halaman.
Dan di Halaman ada orang yang kenal Tuhan maupun yang tidak kenal Tuhan.
Tuhan mau buah kita bisa dinikmati semua golongan...
BAHKAN ORANG YANG BELUM KENAL TUHAN!!!!
WOWW!
Yesus berkata:
Matius 7:16 (TB)  Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Kita dikenal dari buah kita, mereka kita. Kita berbuah karena tinggal dalam Tuhan.
Pada akhirnya Tuhanlah yang dilihat.
Lewat kita mereka kenal TUHAN
Wooww keren!
Pola ini sudah ada sejak dulu kalaaaa.
Tujuannya apa:
Yohanes 15:8 (TB)  Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
Can't you see it?

Wednesday, May 4, 2016

Wadooohhhh!! Sepurane cak! Akuuuu lali…






Iyahhhhh!! Itu gaya Suroboyoan pancen pas! 

Manusia itu tempatnya lupa dan melupakan, Tuhan saja maklum lhoo… Jadi aku mengambil sikap sekarang untuk lebih sabar dan pengertian menghadapi mahluk yang namanya menungso atau manusia.

Sejak jaman mBah Adam dan Hawa mereka kalah dan jatuh juga gara-gara lupa. Apakah Adam lupa memberitahu Hawa tentang perintah Tuhan, ataukah Hawa yang lupa kalau Adam pernah memberi tahu dan kemudian dia tidak ingat. Intinya bukan cari yang salah, tetapi sepakat bahwa masalahnya adalah manusia punya memori yang pendek, gampang lupa dan ini berbahaya, musuh memanfaatkan informasi tentang kelupaan kita ini.

Yok dilihat…

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
"Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (Genesis 2:16-17)

Ular berkata begini:

Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" (Genesis 3:1)

Respon Hawa:

Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:
"Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."  (Genesis 3:2-3)

LUPA! Malahan nambahin..


Pola ini terus berulang, jagoannya lupa namun musuh selalu ingat, dan kemudian memutarbalikkan fakta sehingga jadi bingun dan tidak tahu mana fakta dan mana manipulasi.

Waspadalah!

Kebanyakan kisah seterusnya adalah karena lupa, lupa bahwa Tuhan akan membuat keturunan yang banyak,  lupa akan Tuhan yang menyelamatkan dari Mesir, memperkatakan Hukum Torat, lupa hari Sabbat, lupa Tuhannya… lupa dan lupaaaa…

Manusia lupa, Tuhan mengingatkan :

Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"  (Genesis 3:11)
See tidak ada kata “ataupun raba buah itu”

Perintah TUHAN sederhana, Jangan makan…. Titik!!! Namun kita sering nambah2in

Pada jaman aku sekolah dulu, kalau lupa suatu pelajaran yang aku lakukan adalah buka buku lagi supaya ingat. Nah kalau lupa terus dan akan segera test atau ulangan… hahaha aku bikin contekan [yang ini DILARANG KERAS untuk ditiru].

Di Perjanjian Baru ada sesuatu yang menarik juga tentang masalah DASAR manusia ini, masalah lupa

Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama." Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."  (Matthew 27:61-65)

Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi INGAT akan perkataan YESUS.
Murid-muridNYa dan orang-orang yang mengikut Dia, TIDAK INGAT
Lihatlah :

Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?" Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.  (Mark 16:1-6)
Para Maria ini tidak tahu atau tidak ingat awalnya, bahwa YESUS bangkit, setelah dijelaskan baru kemudian mereka ngeh dan ingat

Lagi…

tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.  (Luke 24:1-8)

Lagi..

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.  (John 20:1-9)

Pun…

Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah. Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."  (John 20:10-13)

Murid-murid TIDAK INGAT - Musuh-musuhnya malahan INGAT

GOD come to the rescue melalui malaikat2Nya…
MANUSIA itu sering LUPA, TUHAN selalu mengingatkan.

Beruntung saudara dan saya diberi ROH KUDUS yang diutus oleh BAPA atas permintaan YESUS, Yesus Kristus ngerti banget hidup dengan manusia, mungkin saja DIA geli melihat kita dan tertawa terpingkal-pingkal dan kadang geleng-geleng kepala saat melihat kita lupa, karena DIA pasti teringat pengalamanNYA dengan para muridNya 3,5 tahun.

Mungkin di Sorga, saat Yesus sedang melongok kebawah dan ditemani Petrus, dalam hayalku Petrus mungkin nyeletuk ketika lihat aku lupa akan janji Tuhan… 
“makanya dicatat… makanya dibaca terus… gitu aja kok lupa…”

Yesus mungkin njenggung kepala Petrus atau menggetoknya sambil berlalu dan tersenyum… 
“ Halah.. memangnya dulu kamu ingattt…”

Hahaha…

Sehingga Yohanes 14:26 jadi penting bagi kita untuk mengetahui dan mendengar perkataan Yesus lewat Alkitab yang kita baca atau dengar, mungkin saja kita akan lupa tetapi TUHAN lewat ROH KUDUS akan mengingatkan kita kembali!
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.  (John 14:26)

Nah, kalau murid-muridNya yang hidup sejaman denganNya, dengar langsung perkataanNya, mengalami mujizatNya, jalan bareng kemana Dia pergi, makan bareng denganNya aja lupaaaa, apalagi kitaaa..

Yuk ah kita baca lagi perkataan-perkataanNya, kalo lupa baca lagi, atau bikin contekan...berbahaya kalau kita lupa dan musuh malahan lebih tahu kemudian memperdaya kita dan memanipulasi nya karena kita LUPA.


Aku sering lupa
Kamu juga kadang lupa
Kita lupa
Manusia lupa
TUHAN SELALU MENGINGATKAN!

Terus aku berpikir.. hmmmm bagaimana kalau tiap hari sama-sama pak Je eR, sekantor, kalau lupa kotbahnya, apalagi tidak melaksanakan,
 "mmmhh itu kotbah yang kapan ya Ko?"
"kayaknya belum pernah deh Ko Jeff berkata tentang hal tsb"
"ehmm sebentar saya cek catatan saya"
"oh wait a minute... saya cari CD kotbahnya dulu...

mungkin seperti Yesus diatas, digetok kepalanya sambil tersenyum dan mungkin tertawa beliau berlalu

Sesama pelupa dilarang saling mendahului… [apasihhhh!]


Satu purnama saja lupaah apalagi Seribu Purnama … cinta cintaaa…

Friday, February 19, 2016

PERSENJATAI DIRI - Build and Challenges Tamat





Setiap orang yang membangun bekerja dengan berikatkan pedang pada pinggangnya, dan di sampingku berdiri peniup sangkakala. Berkatalah aku kepada para pemuka dan para penguasa dan kepada orang-orang yang lain: "Pekerjaan ini besar dan luas, dan kita terpencar pada tembok, yang satu jauh dari pada yang lain. Dan kalau kamu mendengar bunyi sangkakala di suatu tempat, berkumpullah ke sana mendapatkan kami. Allah kita akan berperang bagi kita!" Demikianlah kami melakukan pekerjaan itu, sedang sebagian dari pada orang-orang memegang tombak dari merekahnya fajar sampai terbitnya bintang-bintang.  (Nehemiah 4:18-21)

Pekerjaan membangun masih panjang, mungkin ancaman sudah mulai reda, namun mungkin juga musuh sedang menyusun siasat. Berkaca dari apa yang dialami oleh Nehemiah, dia dan teamnya tidak mengendurkan penjagaan bahkan menjadi semakin ketat. Setelah musuh menebarkan ancaman yang yang mengganggu jalannya pembangunan, ada laporan bahwa musuh meningkatkan ancamannya untuk menyerang secara langsung.
Nehemiah tidak tidur siang dan malam, malahan orang-orang yang membangun juga ikut dipersenjatai!! Mari bicara tentang senjata. Senjata akrab dengan tentara. Tetapi ini adalah orang-orang biasa. Rakyat biasa, mungkin saja tukang bangunan, mereka baru pulang dari pengasingan ingin memndapatkan peruntungan yang baik di Tanah Leluhur yang dijanjikan Tuhan mereka. Bukan mendapatkan hal-hal yang baik malahan mendapatkan cemoohan dan hinaan bahkan ancaman. Namun mereka tidak menyerah dan bahkan bersama Nehemiah mereka mempersenjatai diri.
Konteks nya adalah extra mile, hal-hal yang mungkin dulu kita tidak lakukan atau kerjakan namun sekarang dituntut untuk mengerjakannya. Ini bisa banyak hal, dan ini membutuhkan pengorbanan dan investasi, baik waktu, fisik ataupun financial.
Ini bisa buat diri anda sendiri, berdoa buat orang lain menjadi sebuah gaya hidup, lebih teratur, menjadi sebuah gaya hidup, bisa praise and worship sendiri karena mungkin selama ini kita tidak lakukan. Membaca Alkitab lebih rutin, memgalokasikan waktu untuk hal-hal diatas.
Bagi sebagian lagi hal yang diatas sudah on track, bisa jadi hal lainnya adalah pola hidup sehat yang dijaga. Bertekad memperlengkapi diri dengan hidup yang sehat, berolahraga, running, pola makan, tidur lebih teratur, berwisata.
Ada banyak aspek yang saudara bisa kembangkan disini.  Lihat diagram dibawah ini


Jadi Nehemiah dan teamnya beserta seluruh rakyat Yahudi berkomitmem untuk tetap di tembok apapun yang terjadi.
Perhatikan skema ini:
Firman Tuhan selalu TETAP, KEKAL dan tidak berubah.
Demikian juga dengan DOA pribadi, Peranan Kepala, Leader juga selalu ada.
Yang biru adalah hal-hal yang hakiki. Harus selalu ada.
Yang merah dibawahnya adalah yang bisa selalu berubah, jaman bergerak, jaman berubah, kita harus jadi relevant. Strateginya berubah, penuh inovasi dan kreatif, tetapi FIRMAN TUHAN sebagai Pedomannya tidak pernah berubah!!
Strategi, Investmen juga segaris dengan peran komunitas. Bergerak dinamis dengan perubahan jaman. Ada komunitas yang memang harus kita tinggalkan, ada komunitas yang nyata-nyata kita harus tingkatkan komitmen kita.
In the end, ini adalah proyeknya TUHAN, kita adalah HIS instruments. He will take care us.

Next nya saya coba bahas Kepimpinan Nehemiah.

Wednesday, February 10, 2016

Tetap Berjaga, Bersama-sama!!!




Ketika didengar musuh kami, bahwa rencana mereka sudah kami ketahui dan bahwa Allah telah menggagalkannya, maka dapatlah kami semua kembali ke tembok, masing-masing ke pekerjaannya. Sejak hari itu sebagian dari pada anak buahku melakukan pekerjaan, dan sebagian yang lain memegang tombak, perisai dan panah dan mengenakan baju zirah, sedang para pemimpin berdiri di belakang segenap kaum Yehuda yang membangun di tembok. Orang-orang yang memikul dan mengangkut melakukan pekerjaannya dengan satu tangan dan dengan tangan yang lain mereka memegang senjata. Setiap orang yang membangun bekerja dengan berikatkan pedang pada pinggangnya, dan di sampingku berdiri peniup sangkakala.  (Nehemiah 4:15-18)

Rencana kekacauan mereka gagal, rencana mau menyerang gagal, karena sudah diketahui lebih dahulu. Tuhan melindungi umatNya yang sedang mengerjakan pekerjaanNya, bukan demi kepentingan pribadi tetapi demi kepentingan orang lain, tetangga-tetangganya, komunitas nya, kota nya dan bangsanya.

Meskipun rencana mereka sudah diketahui namun hal ini tidak melengahkan Nehemiah dan teman-temannya. Malahan mereka semakin waspada dan meningkatkan penjagaan! Wow ini keren banget, tidak ada kata santai sedikitpun dari mereka sebelum pekerjaan selesai, meskipun badan capek, siang dan malam bekerja dan berjaga mereka tidak berhenti.

Ketika orang-orang Yahudi yang tinggal dekat mereka sudah sepuluh kali datang memperingatkan kami: "Mereka akan menyerang kita dari segala tempat tinggal mereka,"  (Nehemiah 4:12)

Contoh yang bagus di atas, Nehemiah tidak mungkin mengawasi semuanya. Dia memerlukan laporan. Teman-teman, para pemimpin kita bukan Tuhan yang tahu segalanya, kita perlu terbuka kepada para pemimpin atau otoritas yang kita percayai. Tidak semua masalah bisa kita hadapi sendiri adakalanya kita sudah tenggelam dalam masalah kita dan kita membutuhkan pertolongan!!! Berteriaklah minta tolong begitu tahu  bahwa kita tidak sanggup menghadapi sendiri. Seperti yang dicontohkan orang Yahudi diatas. Carilah pertolongan sebelum masalah menjadi semakin besar. Orang-orang yahudi ini meminta pertolongan kepada Nehemiah sebelum musuh-musuh menyerang, sehingga Nehemiah bisa melakukan sesuatu untuk menolong mereka.

Nehemiah meningkatkan taktiknya. Sebagian anak buahnya melakukan pekerjaan, sebagaian lain memegang senjata; tombak, perisai, panah dan mengenakan baju zirah. Ini disebutkan ada tambahan peralatan lainnya, yakni senjata. Senjata harus disediakan, tidak begitu saja muncul atau turun dari langit. Nehemiah dan orang-orang Yahudi harus menyediakannya. Mereka harus menginvestasikan sebagaian sumber daya mereka untuk mendapatkan senjata. Ada usaha yang lain. Setelah diatas kita meminta pertolongan. Seringkali saran-saran yang diberikan membuat kita harus mengambil langkah extra mile, melakukan sesuatu yang belom pernah kita lakukan, misalnya mencari resources lain, disarankan membaca buku, dengerin sermon dan lain sebagainya.

Coba kita lihat lebih jauh mereka membawa tombak, perisai, dan berbaju zirah, dan juga panah. Juga pastinya pedang. Dan juga Nehemiah menempatkan orang-orang nya untuk berjaga bagi para pekerja, yang bekerja pun ikut juga waspada, memegang senjata di satu tangannya dan tangan satunya lagi dipakai untuk bekerja.

Ada orang-orang yang Tuhan tempatkan dalam kehidupan kita, entah sadar entah tidak orang-orang tersebut menjagai kehidupan kita. Mereka berdoa bagi kita, dari jauh seperti penjaga yang memegang panah, dia mengirimkan panah-panah doa nya memberikan perlindungan rohani lewat doa-doa yang dinaikkan kepada Tuhan, bersyafaat bagi kita, orang-orang ini bisa jadi adalah pemimpin kita, bisa jadi sahabat-sahabat kita, bisa jadi orang-orang yang tidak kita kenal, karena kita melayani Tuhan dan dipakai Tuhan luar biasa sehingga wajah kita, nama kita dikenal namun kita tidak mengenal mereka. Ada orang-orang seperti ini yang Tuhan tempatkan dalam kehidupan kita.

Bahkan kita bisa berperan sebagai pemegang panah tersebut.. Ha! Green Arrow!!! Vigilante, menjaga teman-temannya. Maukah saudara menjadi Pemanah yang berjaga ditempat-tempat tinggi mengawasi dan melindungi teman-temannya dengan doa?

Remember!
While your build your life significant to others, there is someone who watch over you, praying for you

Ada banyak hal yang kita bisa pelajari disini. Tombak untuk berperang jarak sedang, ada orang-orang yang dekat dengan kita yang menyediakan dirinya untuk kita, membangun kita, menegor kita memberikan nasehatnya. Mengawasi kita seandainya kita salah atau terlalu bangga dengan hasil bangunan kita. Tuhan menempatkan orang-orang sedemikian rupa sehingga kita bisa focus dalam membangun. Renungkan DATE tempat anda tertanam, renungkan komsel dimana anda tertanam.
Coba renungkan ini :

Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
(Ephesians 6:13-18)

Renungkan kembali Surat Paulus kepada orang-orang Efesus ini hampir parallel dengan yang dikerjakan Nehemiah. Saya tertarik dengan anak kalimat ketiga dari ayat diatas : supaya tetap berdiri sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu!!! Wow! Tuhan mau kita tetap tegak berdiri saat pekerjaan usai!!

Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
Ini penerapannya di DATE. Tahukah Anda bahwa Nehemiah menyusun orang-orang yang bekerja dalam unit-unit keluarga atau komunitas? Yang semuanya terkoneksi satu sama lain, yang saling membutuhkan satu dengan yang lain, yang pekerjaan yang satu mempengaruhi pekerjaan yang lain. Dan susunan orang-orang yang bekerja itu ada yang saling berhadapan, ada yang saling membelakangi dan lain sebagainya. Sehingga setiap sudut ada yang saling mengawasi!! LUAR BIASA!!!

Anda pasti ingat ini:
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.  (1 Peter 5:7-9)

Ayat ini jadi makin nyata dan dalam maknanya!!!
Serahkanlah segala kekuatiran kita, karena Tuhan yang pelihara kita, lewat orang-orang yang Tuhan tempatkan dalam kehidupan kita.
Musuh berjalan keliling, kita focus saja dalam kerjaan kita dalam tugas kita tidak perlu selalu berkeliling juga mengawasi musuh, sebab ada orang yang Tuhan tempatkan sekeliling kita mengawasi setiap sudut kehidupan kita 360 °, kita lawan saat berhadapan langsung, dan seluruh saudara-saudara kita mengalami hal sama. Saling menjaga!!! KEREN!!! Awesome!

Semoga ini memberkati Saudara semua
We are in this together, let’s build!!

The bond that links your true family is not one of blood, but of respect and joy in each other’s life [Richard Bach]