Tuesday, February 17, 2015

Yeeeaaah!!

sudah pasti usai
belum pasti selesai
akupun berandai
seperti apa kelak
jika tidak bisa lagi mengelak
apakah mereka akan tergelak...?
yang terjadi disyuukuri
kepada ILLAHI kita masih berdiri
didepan pintu masih misteri
apapun terjadi takkan lari
karena ku tahu KAU pasti ada di sisi
Takkan menyerah
walau mungkin lelah
takkan berkata kalah
walau harus mengalah
aku tahu harus berserah
kepada DIA ALLAH yang ku sembah
2009 aku datang
tegak berdiri menantang
[aku tulis Desember 27, 2008. relevant dengan 2015 awal in]

Always ... Alasan....

selalu ada "excuse'
jika kamu nyari-nyari.
mungkin karna ngga becus
dan ngga ketemu solusi
bimbang dan ragu ragu...
jangan kau tertipu

alasan ... alasan... alasan
always there if need it one
only this time you got shut it down
get it right to be number one


setiap orang harus berjuang
jika kau ingin menang..
you have to fight for it
you have a right to win it

jangan ingat-ingat di kala kau menyerah
itu sebab membuatmu kalah
kau bukan satu satunya
setiap orang pernah mengalaminya

tersepak terdepak
berat terhambat

susah gelisah
tertahan amarah

tak berdaya
diperdaya

lari dan pergi
tak pernah kembali

hidup ini sulit
terkadang rumit
bukan alasan untuk berkelit
kau tak sendiri
akupun mengalami

bila merasa payah
terasa lelah
jangan menyerah
jangan cari alasan berulah

Take it back!

alasan ... alasan... alasan
always there if need it one
only this time you got shut it down
get it right to be number one


selalu ada alasan itu ini...
aku tidak mencari alasan kali ini
No excuse any more
I have JESUS, I could do more


Shut it down
Take it back!



[ditulis 19 Desember 2008]

ARE YOU WITH ME!!! (Luke 9:14-17, Feeding the 5000, English version)

For there were about five thousand men.) And He said to His disciples, "Have them sit down to eat in groups of about fifty each." 
They did so, and had them all sit down. 
Then He took the five loaves and the two fish, and looking up to heaven, He blessed them, and broke them, and kept giving them to the disciples to set before the people. 
And they all ate and were satisfied; and the broken pieces which they had left over were picked up, twelve baskets full.  (Luke 9:14-17)


When we ponder on the occasion of Jesus feeding the five thousand, it is such an epic moment! This kind of event was supposed to have proper preparation: a banquet with five thousand heads of families.

The significance of this is: JESUS DID NOT DO THIS ALL BY HIMSELF, rather, he was assisted by his twelve disciples.

Can Jesus feed them all by Himself? YOU BET! Because He is GOD. He could have called upon The Manna from the heaven in that instance, but he chose to involve His disciples. He wanted His disciples to get on board with His plan. Wow! Isn't that amazing? God is willing to partner with us. It didn't stop there, the disciples in turn involved the people in groups of fifty and one hundred Editor's note: or 100 groups of 50s). The loaves of bread and the pieces of fish were distributed from Jesus' own hand to the disciples and then to the groups in stages and in an orderly fashion. Now, ponder this! The disciples did not distribute the food straight to five thousand plus people, but instead gave the food to the groups of fifty [and the groups of one hundred]. Each of this groupings would have appointed a leader. The disciples would have distributed the food to these leaders instead. Then these leaders would have distributed it to each of the smaller groupings down to the individuals. Finally, all these individuals played a role in this distribution process, everyone got involved!

I am extremely proud to have this kind of invitation. An invitation to be involved in His plan. Isn't this similar to our day to day encounter in our congregations of local churches? God wants us to be involved in His plan. Local churches are the expression (and the representatives) of His work on the earth. It is everyone's responsibility to get involved, not just the pastors or the full timers.

I can't honestly imagine our pastors, in a church packed full of people on a Sunday morning doing everything solo. Greeting the congregations as an usher, being the parking attendants, preparing and leading the worship session, playing the instruments, delivering sermon, and teaching all by themselves.  Plus if there is a holy communion, they would have to distribute the wine and the bread to the congregations. Awww what a nightmare! they wouldn't be finished until Monday morning came.



In this world, God needs us to be involved in His plan.


In His Church, GOD needs us to be involved in the ministries according to our strength and our talents.


What's in our hands, the loaves and the fishes that God put in our hands, can be miracles to others. They may seem small and insignificant in our hands, but we will never know when they can be miracles to others.

An usher, for instance, greets someone with a smile and such a joy that they melt a man's heart and bring forth God's unconditional acceptance for this man without the usher being even remotely aware of this man's sadness and brokenness. The smile the usher splashed upon him became like a cool spring of water splashed upon a barren desert.

The Lord has a great plan for this earth, for the benefits of His Kingdom. Our part to play in this is getting INVOLVED, to be a channel for God. Whether we are aware or not, the Lord needs us. What the Lord puts in our hands may be someone's miracle waiting to happen. Never hesitate to give it away for others. In the end, there are always twelve baskets left.



You and me are in this together, for the Kingdom of God.


Are you with me?

ARE YOU WITH ME!!!! (Feeding the 5000)

LUKAS 9 : 14 - 17 FEEDING the 5000

9:14 Sebab di situ ada kira-kira lima ribu orang laki-laki. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Suruhlah mereka duduk berkelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang sekelompok."
9:15 Murid-murid melakukannya dan menyuruh semua orang banyak itu duduk.
9:16 Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak.
9:17 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian dikumpulkan potongan-potongan roti yang sisa sebanyak dua belas bakul


mohon ijin sharing cerita yang sudah sering kita dengar sejak jaman Sekolah Minggu dulu dari persepktif yang ini:

Ketika kita mengamati peristiwa Yesus memberi makan 5000 orang orang itu adalah peristiwa yang besar, epic! Peristiwa yang seharusnya memerlukan perisiapan yang matang untuk mengadakan pesta makan dengan tamu sebanyak 5000 orang... tetapi Yesus hanya memerlukan persiapan yang sebentar, saya bayangin ini jika kita yang menyiapkan pasti butuh lebih dari 1 hari untuk mempersiapkannya...

Yang menarik adalah YESUS TIDAK MELAKUKANNYA SEORANG DIRI, dia dibantu oleh 12 murid nya!
Apakah Yesus bisa melakukan nya sendirian? BISA! Karena dia TUHAN, Yesus bisa menurunkan manna dari sorga dengan seketika.
Tetapi dia memilih untuk MELIBATKAN 12 MURID.
DIA mau murid ikut serta dalam rencanaNYA.
Wow, bukankah itu luar biasa? TUHAN meminta kita menjadi PartnerNYA...
Tetapi tidak berhenti sampai disini saja, 12 murid ini melibatkan orang orag yang duduk dalam kelompok 50 ataupun seratus...
Roti dan ikan ini disalurkan dari tangan Yesus ke pada murid kemudian kepada kelompok kelompok orang tersebut secara bertingkat dan bertahap.

diterjemahan lain dikatakan JESUS kept giving them to the disciples
Bayangkan murid itu juga tidak akan membagi sendiri kepada5000 orang tetapi mereka menuju kelompok 50 dan 100 tersebut. Masing masing kelompok tentu ada pimpinannya, nah kepada pimpinan inilah roti dan ikan ini diberikan.
Dan dari pemimpin ini kepada kelompok yang lebih kecil lagi..
Amazing akhirnya seluruh orang yang hadir 5000 orang pada saat itu mendapatkan tugas dan peranannya masing masing, dan SEMUANYA TERLIBAT!
Saya merasa bangga mendapat undangan seperti ini.
TERLIBAT dalam RENCANANYA.
Kita semua mendapat undangan untuk terlibat dalam rencananya

Bukankah hal yang sama kita lihat dalam keseharian kita sebagai jemaat di gereja Local? Bahwa Tuhan meminta kita untuk terlibat dalam pekerjaanNya? Gereja local adalah salah satu pekerjaanNya di muka bumi ini. Bagian semua adalah terlibat didalamnya, bukan hanya pekerjaan pastor atau full timer saja.
Saya tidak berani bayangkan terjadi di suatu ibdah bapak Gembala  di gereja pada hari minggu yang penuh jemaat, dia akan bertugas sendirian, menerima jemaat sebagai usher, mengatur parkiran, menyiapkan pujian nyanyian sendiri, memainkan musik sendiri, dan belum lagi menyampaikan pengajaran, belum lagi jika perjamuan kudus pada hari itu dan membagi roti dan anggur sendiri keseluruh jemaat... Awwww... Sampai senin pagi kebaktian tdk akan selesai.


Pun di gereja local dengan jemaat kecil pun seorang gembala memerlukan keterlibatan dari jemaatnya

In this world God need us to be involved in His plan.
In His Church GOD need us to be involved in ministry according our strength and talents.

Di gereja local TUHAN PERLU KITA UNTUK TERLIBAT.

Kita bisa jadi usher, traffic controller, greeter, pemencet tombol lift, pemain musik, penyanyi, pemimpin kelompok sel, pendoa syafaat.
Jangan biarkan Gembala saudara seorang diri pontang panting menyiapkan ibadah dan mengatur gereja.

Apa yang ditangan kita, roti dan ikan yang Tuhan taruh dalam tangan kita bisa jadi mujizat bagi orang lain. Mungkin kecil dan sepele di tangan kita, tetapi kta tidakpernah tahu itubisa jadi mujizat bagi orang lain.
Seorang usher misalnya, dengan suka cita menyapa jemaat dengan senyuman nya yang istimewa, bisa membuat orang luluh dan merasakan penerimaan Tuhan lewat usher tersebut. Tanpa dia tahu bahwa jemaay ini sedang sedih mendalam sedang mengalami hal yg buruk, tetapi senyuman usher tersebut menyiram dia seperti kesejukan air di padang tandus. TUHAN MELIBATKAN USHER tsb untuk MENJANGKAU jiwa jemaat tersebut.

Didalam sel group mungkin kita tdk pandai bicara atau main alat musik, tetapi saudara bisa jadi pendengar yang baik, you give your shoulder and ear pada saudara mu sel group yg sedang ingin membagi beban berat hidupnya. Telingamu yang kamu pakai mendengarkan dia adalah mujizat baginya. TUHAN MELIBATKANNYA untuk memberikan pinghiburanNYa pada saudara yg sedang berbeban tersebut.
TUHAN mempunyai rencana yang besar bagi bumi ini, untuk kerajaanNYA. 
Bagian kita adalah TERLIBAT di dalamnya. Menjadi saluran bagiNya.

Entah kita sadar atau tidak TUHAN memerlukan kita, APA yang TUHAN taruh di tangan kita pada saat ini bisa jadi adalah mujizat bagi orang lain di sekitar kita.

Jangan pernah takut untuk memberikannya pada orang lain, roti dan ikan tidak akan pernah habis,  karena pada akhirnya selalu ada sisa 12 bakul.

You and me are in this together!
 For the kingdom of God...
Are you with me?

TUHAN Yesus memberkati
Peters Kriss
 

PERANAN KETUA KELOMPOK SEL sebagai FASILITATOR (belajar dari NEHEMIA dan EZRA)

Pengkotbah 1:9-10 mengatakan: Segala sesuatu dibawah kolong langit ini tidak ada yang baru, sudah ada sejak lama.Termasuk Seni memfasilitasi ini, skilli ni sebenarnya sudah lama ada dan baru-baru dewasa ini kita sangatmengenal  kata fasilitator.
Apa yang pernah ada akan adalagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru dibawah matahari.  Adakah sesuatu yangdapat dikatakan: "Lihatlah, ini baru!"? Tetapi itu sudah ada dulu, lamasebelum kita ada. Pengkotbah 1:9-10
Bahkan lebih jauh dikatakan; Tidakada yang baru, semua yang telah ada, sedang ada dan akan ada nanti, semuanyasudah ada, permasalahannya kita rajin membaca Alkitab atau tidak. Semua yangtertulis di Alkitab adalah kebenaran yang perlu kita lakukan adalah dengan perspektifbaru.  Tuhan berencana bergerak danbertindak dalam pattern, pola-pola tertentu. Kehidupan ini ada patternnya dan dalam melihat perspektif ini kita harusmelihat pola-pola dan kemudian mengambil suatu kesimpulan atas pola-pola atassuatu kebenaran tersebut.
 "According toall that I am going to show you, as the pattern of the tabernacle and thepattern of all its furniture, just so you shall construct it. (Exodus 25:9)
Kata kuncinya adalah :

PATTERN, 

Kita bisa melihat sebuah pattern/polasederhana sebuah proses fasilitasi dalam suatu peristiwa bersejarah didalamAlkitab Perjanjian Lama, kurang lebih pada tahun 444 SM. Jadi lebih dari 2000tahun yang lalu.
Di dalam Kitab Nehemia 8 kita bisamenemukan pattern tersebut, pattern fasilitator di peranan orangLewi dalam kehidupan jemaat Israel pada masa pulang dari Babel. (Sebaiknya bacasecara Keseluruhan Nehemia 8)
Ada 4 Karakter yang dapat dilihat dalam Kitab tersebutyaitu  :
a)      Nehemia,
b)      Ezra,
c)       Orang Lewi
d)      dan Orang Israel.

Bahwa dalam 4 (empat) Karakter tersebut  memiliki peranan masing-masing. Dari  Fakta kejadiannya peranan mereka dapat kita lihat sebagai berikut :
1. Nehemia  sebagai kepala daerah pada saat itu, karakteryang memiliki otoritas, Pemimpin umat Israel yang pulang Yerusalem. Namanya memilikiarti Penghibur.
2. Ezra adalah pemimpinspiritual, dan pemimpin orang-orang  Lewi, dia adalah keturunan Harun darigaris  Eleazer, dalam peristiwa itu Ezra  membaca kitab Musa dihadapan semua orangIsrael. Namanya memiliki arti Penolong.
3. Orang-orang Lewi, merekaadalah para Imam, mereka adalah pelayan Rumah TUHAN, mereka juga yangmemelihara Hukum Torat, pada saat peristiwa tersebut orang-orang Lewi turundiantara jemaat dan menjelaskan kitab Musa tersebut beserta bagian-bagiannyasehingga seluruh jemaat mengerti
4. Orang Israel, mereka adalahUmat Pilihan TUHAN, mereka meminta untuk diajar, meminta untuk diajarkantentang Hukum Tuhan.

Bukankah Karakter dan pattern/pola ini adalah  sama  dengan yang kita kerjakan di Gereja Lokal kita dan Kelompok Sel ? yaitu sebagai Pastor, Gembala, Fasilitator atau Ketua Kelompok Sel dan Anngota Kelompok Sel?
1.      Ada team Pastoral denganSenior Pastor, otoritas penuh ada di tangan Senior Pastor sebagai GembalaSidang
2.      Ada Hamba Tuhan memberikanFirman Tuhan tiap hari minggu lewat mimbar kepada jemaat
3.      Ada banyak PemimpinKelompok Sel atau Small Group Leader  yang akan menjelaskan lebih lagi Firman Tuhanyang dibagikan di hari minggu, kepada para anggota, Firman Tuhan lebih mendaratlagi karena Ketua kelompok Sel  mengenalanggota-anggota nya. Firman TUHAN menjadi nyata dalam kehidupan nyata.
4.      Ada jemaat yang tiap-tiapminggu berbondong-bondong datang ke Gereja mempunyai kerinduan besar untuk mendengarakan kebenaran kebenaram Firman TUHAN.

Sekarang kita focus kepada orangLEWI, karena kita bisa paralelkan peranan orang Lewi  dengan peranan Pemimpin/Ketua kelompok sel dalammemimpin sebuah Group/Kelompok Sel.
Berikut adalah  fakta-fakta orang Lewi pada masa itu, dapatkita lihat :

1.      Bagi orang Lewi Kitab Musa atau Torah adalah makanan sehari hari mereka bahkan semenjak di pembuangan di BABEL.
2.      Orang-orang Lewi  sejak semula ditetapkan TUHAN menjadi Imamatas Umat Israel. Mereka dikhususkan untuk pekerjaan ini, namun walaupundemikian mereka  juga mempersiapkan diridan dipersiapkan juga. Mereka dilatih oleh Ezra.
3.      Orang-orang selalu belajardan menyelidiki Firman Tuhan, sehingga mereka mengerti apa yang dibaca dandisampaikan oleh Ezra
4.      Orang-orang Lewi jugatinggal diantara orang-orang Israel (bertetanggaan) sehingga saling kenal, adapersonal koneksi, ada rasa saling percaya.
5.      Orang Lewi bisa dengansederhana menjelaskan apa yang Ezra sampaikan dengan Bahasa yang dimengertioleh orang Israel, karena mengerti apa yang disampaikan oleh Ezra dan merekamengenal orang-orang Israel secara personal juga,

Bukankah apa yang orang Lewi kerjakan diatas sama denganapa yang seorang Ketua Kelompok Sel kerjakan sehari-hari dalam memimpinKelompok Sel?  Sama seperti orang LEWI, KetuaKelompok ‘hadir’ diantara kehidupan anggota/ member nya, menyediakan dirinyauntuk memfasilitasi.
Kita lihat apa yang terjadisetelah Ezra membacakan hokum Torat dan Orang Lewi turun ke kerumunan orangIsrael dan menjelaskan apa yang Ezra bacakan.
Bagian-bagian dari pada kitabitu, yakni Taurat Allah, dibacakan dengan jelas, dengan diberiketerangan-keterangan, sehingga pembacaan dimengerti. Lalu Nehemia, yaknikepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yangmengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: "Hari ini adalahkudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!",karenasemua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu (Nehemiah8:8-10)
Maka pergilah semua orang ituuntuk makan dan minum, untuk membagi-bagi makanan dan berpesta ria, karenamereka mengerti segala firman yang diberitahukan kepada mereka. (Neh 8:12)
Ada PERTOBATAN danSUKACITA-SELEBRASI
Mereka menangis setelah FirmanTuhan itu dimengerti  dan kemudian merekamengadakan perayaan, semua dimulai ketika mereka mengerti FIRMAN TUHAN yangDIBACAKAN dan dijelaskan dengan BENAR oleh orang-orang LEWI.
Then Nehemiah the governor, Ezrathe priest and scribe, and the Levites who were interpreting for the peoplesaid to them, "Don't mourn or weep on such a day as this! For today is asacred day before the LORD your God." For the people had all been weepingas they listened to the words of the Law. And Nehemiah continued, "Go andcelebrate with a feast of rich foods and sweet drinks, and share gifts of foodwith people who have nothing prepared. This is a sacred day before our Lord.Don't be dejected and sad, for the joy of the LORD is your strength!" Andthe Levites, too, quieted the people, telling them, "Hush! Don't weep! Forthis is a sacred day." So the people went away to eat and drink at afestive meal, to share gifts of food, and to celebrate with great joy becausethey had heard God's words and understood them.
(Nehemiah 8:9-12)
Bukankah ini yang sama terjadijuga di Kelompok Sel?
1. Ketika  Anggota Kelompok Sel mengerti FIRMAN TUHAN dan membuka hatinya untuk Roh Kudus bekerja merekamenjadi terbuka akan hadirat TUHAN. Hal ini akan membawa  terjadinya pertobatan, Ketua/ PEmimpinKelompok Sel menjalankan fungsinya dengan baik memfasilitasi terjadinyaatmosfer ini. Memfasilitasi sehingga Anggota Kelompok Sel mengerti.
2. Di Kelompok Sel kita juga adaperayaan, selebrasi merayakan kemenangan saudara-saudara kita atas kesaksianhidupnya.

Teman-teman Ketua/Pemimpin Kelompok Sel / Small group fungsi anda sebagai FASILITATOR adalah PENTING dan BIBLICAL.