Sunday, January 15, 2017

Baca Alkitab Kronologis Satu Tahun (3)



 Baca Alkitab Kronologis Satu Tahun, Minggu ke 3

Hello Guys,
Kita menginjak di minggu ketiga, bagaimana perjalanannya? Seru bukan? Saya mendapatkan banyak feedback, masukkan, tanggapan, berupa statement dan juga pertanyaan. Seruuuu ada yang mengatakan mirip sinteron, drama Korea, ada yang berdarah-darah, tegang!!! Ada juga yang mengatakan secara langsung ketika berjumpa dengan saya di Gereja. Saya juga banyak terberkati, meski sudah berulang kali membaca Kejadian dari awal sampai akhir, saya masih begitu terpesona dengan apa yang Tuhan simpan bagi saya untuk dinyatakan di tahun 2017 ini. Semisal, perjumpaan dengan Tuhan seperti yang dialami Yakub di Bethel tidak begitu berpengaruh padanya, namun perjumpaan kedua di Yabbok benar-benar mengubah hidup Yakub. Tidak hanya namanya yang berubah, tetapi karakternya juga ikut berubah. Ini terjadi saat Yakub bergumul dengan Tuhan, Yakub ijinkan Tuhan berperkara dengan dia. Sama dalam kehidupan kita perjumpaan dengan Tuhan harus dibarengi dengan mengijinkan Dia masuk dalam kehidupan kita dan mengambil alih hidup kita.
Kita juga melihat bagaimana penyertaan Tuhan dalam hidup Yakub beserta keluarganya, dan juga apa yang dilakukan Yakub setelahnya. Yakub banyak mendirikan tempat peringatan. Mezbah, tugu peringatan, tempat yang dinamai baru, sebagai respon atas perjumpaanya dengan Tuhan. Bagi saya ini adalah hal yang patut ditiru. Kita perlu mendirikan tugu-tugu peringatan dan mezbah persembahan saat kita mengalami sesuatu dengan Tuhan, entah itu terima janji, entah itu pergumulan, entah itu terima berkat, supaya kita bisa mengingat betapa Tuhan berperkara dalam setiap aspek kehidupan kita, dan kita bisa bernyanyi dengan lantang “hitung berkatnya satu-satu…” bagaimaana kita mendirikan tugu-tugu peringatan? Dengan JOURNALING!!! Saya orangnya pelupa, serius sering lupa. Oleh sebab itu Journaling sangat membantu saya. 
Minggu ini bacaan Kitab Kejadian pasti selesai woooo selamatttt!!!! Dan kita akan sampai pada Kitab Ayub, lhooo kenapa tidak langsung pada kitab Keluaran? 
Kita sedang membaca secara Kronologis sejarah, sesuai utrutan waktu, dan Ayub itu hidup paling tidak sejaman dengan Terah dan Abraham. Ada ahli sejarah yang menyarankan bahwa Ayub seharusnya ada di jaman sebelum Abraham, jadi letaknya ada di anatar Kejadian 11 dan kejadian 12, namun ada juga yang menyatakan bahwa Ayub ada seteelah jaman Abraham. Bagi saya timeline dimanapun dg Ayub di kedua pendapat tersebut tidak masalah, nah untuk memudahkan kita, saya taruhnya setelah membaca kitab Kejadian agar benang merah kisah dari Terah leluhur-leluhur awal menuju Abraham ke Ishak dan ke Yakub tetap terjaga. 
Ada yang menambahkan ide lain? Yuukk ah kita baca..

  • Januari 15, Kej 43-45 Anak-anak Israel harus kembali ke mesir jika seluruh keluarga besar yakub tidak ingin mati kelaparan, karena memnag hebatlah kelapran pada masa itu. Yakub tidak mengijinkan pergi, karena sudah kehilangan Yusuf dan simeon dan sekarang harus membawa Benyamin pula. Namun kali ini bukan Ruben yang bicara seperti terdahulu, tetapi Yehuda, dan Yakub mengijinkan mereka membawa Benyamin. Sampai di Mesir, setelah melewati sandiwara, sinetron dan drama, akhirnya Yusuf membuka rahasianya kepada saudara-saudaranya, dalam pada ini Firaun baru tahu asal-usul Yusuf. Yakub dijemput untuk berangkat ke Mesir. Yehuda tampil gemilang diepisode ini 
  • Januari 16      Kej 46-47 Yakub beserta seluruh isi rumahnya anak-anak serta cucu-cucunya migrasi ke Mesir. Sekali lagi narasi jelas mencatat peranan Yehuda sangat menonjol, anak sulung  Ruben malahan tidak disebutkan disini. Yakub nampaknya mempercayai Yehuda, sehingga dimintanyalah Yehuda berada di depan untuk mendapatkan Yusuf. Tuhan Nampak dalam penghlihatan kepada Yakub di Bersyeba, Yakub mempersembahkan korban sembelihan, Tuhan berkata untuk tidak takut ke mesir dan kembali meneguhkan perjanjianNya, juga Tuhan akan membawa keluar dari Mesir setelah jadi bangsa.  Yakub bertemu dengan Firaun, dan tanah Gosyen  diberikan kepada Israel dan anak-anaknya.
  • Januari 17 Kej 48-50, Akhir hidup Yakub, memberkati Manasye dan Efraim anak-anak Yusuf yang lahir di Mesir. Anehnya tangan yakub menyilang sehingga tangan kanan dipegangnya Efraim dan tangan kiri memegan Manasye padahal, Manasye adalah yang sulung, seharusnyalah Manasye yang mendapatkan berkat tangan kanan. Kelak kita akan tahu bahwa Efraim sepak terjangnya diperhitungkan bahkan seringkali dalam Alkitab penyebutan Efraim juga merujuk pada bangsa Israel, seperti yang Yakub nubuatkan dalam berkatnya kepada Efraim, Manasye serta Yusuf, sungguh bahwa kasih saying Yakub kepada Yusuf turun kepada Efraim. Yakub memnaggil anak-anaknya dan memberikan kata-kata terakhir bagi mereka, sangat jelas apa yang dikatakan Yakub adalah nubuatan, Ruben tidak lagi menjadi yang utama, karena kesalahanyya, Simeon dan Lewi akan berserak diantara suku-suku karena kemarahan mereka waktu peristiwa di Sikhem. Yehuda, yakub bicara panjang lebar mengenai Yehuda, simaklah.
  •  Januari 18 Kej 50 Yakub meninggal di Mesir, tetapi atas permintaannya sebelum meninggal maka Yakub dikuburkan di Kanaan.  40 Hari diberi rempah-rempah, kedukaan 70 hari lamanya. Setelah itu diabawa ke Kanaan, di Makhpela, disini mereka berduak 7 hari lamanya. Setelah itu mereka kembali ke Mesir. Yusuf masih hidup sampai keturunan ketiga. Akhir hidup Yusuf di umur 110 tahun dia dikuburkan di Mesir tetapi berpesan bahwa tulang-tulangnya harus dibawa keluar dari Mesir menuju tanah yang dijanjikan.  Kitab kejadian ditutup dengan bangkitanya Firaun baru dan menindas orang Israel.
  • Janurai 19  Ayub 1-4 Kisah Ayub ini, dalam setting waktu kita akan menemukan dua pandangan. Pandangan pertama para ahli menaruh Kisah Ayub ini diatara Kejadian 11 akhir  dan kejadian 12 awal. Kedua, ada yang menaruh di akhir Kitab Kejadian. Bagi saya sendiri, melihat fakta dan kustom yang ada pada Ayub, bisa jadi Ayub hidup semasa dengan Abraham. Dan peletakan waktu keduanya bagi saya tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap timeline sejarahnya. Mari kita lihat kisahnya:
    Ayub adalah Seorang kepala keluarga yang saleh dan kaya raya, hidup di Tanah Us dan juga orang yang dihormati dikawasan tersebut. Us diperkirakan berada di daerah Edom. Tetapi Tuhan mengijinkan Iblis untuk menghancurkan keluarga, kekayaan, bisnisnya juga jasmani dan kesehatannya. Kitab Ayub merupakan jawaban bagi kita semua, atas pertanyaan yang sering kita ajukan, mengapa orang benar menderita? Ayub berkeluh kesah tentang hal ini, apa yang dia alami,  bahwa teman-teman datang dan melihat situasi Ayub. Elifas menegur Ayub, yang Ayub alami pasti karena kesalahan-kesalahan Ayub. Mulai dari sini, orang-orang terdekat, sahabat-sahabat, inner cycle nya datang memberi nasehat kepada Ayub. Ini menarik, tidak ada yang berubah dari dulu sampai sekarang, seringkali yang terjadi saat seseorang tertimpa malapetaka adalah menghubungkannya sebagai sebuah hukuman yang yang harus diterima dan dijalani sebagai konsekwensi dari dosa-dosa. Demikian juga dengan sahabat-sahabat Ayub
  • Januari 20 Ayub 5-7 Disini kita lihat bahwa Ayub membantahnya dan menganggap dirinya tidak bersalah dan tidak ada kecurangan dalam diri Ayub. Kita melihat Ayub membela diri dan dan kecewa terhadap sahabat-sahabatnya. Ayub berkata hidup itu sudah berat apalagi ditambah dia jadi sasaran Yang Maha Kuasa. Sahabat-sahabatnya tidak memberikan emphaty kepada Ayub malahan membaca situasi Ayub dan bahkan mengoreksi apa yang telah Ayub lakukan dan apa yang sedang Ayub alami sekarang.
  • Januari 21 Ayub 8-11  Bildad berkata Tuhan tidak mungkin salah. Benar Tuhan tidak pernah salah, Kenyataannya Bildad salah membaca situasi yang dihadapi Ayub, antara Ayub dan Tuhan. Ayub bertanya kepda Tuhan, apa maksudnya dengan penderitaan ini.  Zofar berpendapat bahwa Ayub sedang dengan sengaja dibiarkan dalam keadaaan seperti sekarang ini direndahkan untuk sesaat supaya Ayub bisa mengerti.

  • Januari 22 Ayub 12-14 Ayub menjawab Zofar bahwa dia bukan orang seperti itu, Ayub merasa bahwa dia tetap tidak bersalah dan ia masih berharap sepenuhnya kepada Allah dan mempercayainya dan mengakui kekuasaan dan hikmat Allah. Ayub membela perkaranya di hadapan Allah. Dan Ayub berkata tidak ada harapan setelah kematian, seperti baying-bayang hilang lenyap dan tidak dapat bertahan. 

Kita akan banyak belajar dari Ayub, tentang Silence, tentang Suffering, Tuhan yang menderita bersama-sama dengan kita..
Sampai bertemu minggu depan!!


Peters Kriss
@peterskriss IG Twitter
FB Fanpage unlockingchapter

Sunday, January 8, 2017

Baca Alkitab Kronologis Satu Tahun (2)



Baca Alkitab Kronologis Satu Tahun, Minggu ke 2


Yes! Kita sampai di minggu kedua bulan Januari tahun 2017, tak terasa ya? Bagaimana seminggu kemaren? Lancar? Banyak insights? Dibagi donggggg…! Saya benar-benar bersyukur ada banyak teman yang ikut dalam perjalanan membaca Alkitab secara Kronologi sejarah ini. Banyak komentar masuk, banyak, banyak pertanyaan, banyak juga pernyataan bahwa menemukan hal-hal baru yang dari dulu memang disana namun sepertinya baru muncul ketika membaca lagi, berulang dan berulang lagi. Yes, sama seperti saya, meski berkali-kali membaca Kitab Kejadian ini selalu menemukan hal yanbf baru untuk dibagi, fresh untuk didengarkan sebagai suara Tuhan.

Rekap minggu lalu, insights saya dapat,
Tuhan memberi second chance kepada Adam maupun Kain, ingat? Tuhan bertanya kepada Adam, “Dimanakah engkau?” hal yang sama kepada Kain “Dimana Habel adikmu itu?” Bukannya Tuhan tidak tau, tetapi TUHAN ingin manusia come clean, datang dan mengaku. Tetapi kasih karunia itu disia-siaakan oleh Adam dan Kain.
Dari daftar silsilah kita menemukan hidden message, dari silsilah pula kita bisa mengetahui panjangnya sejarah manusia, tinggal kita menghitung umur mereka.
Coba perhatikan deretan berikut:
Adam memperanakkan Set pd usia 130 th. Hidup 800 th lagi dan memperanakan anak laki dan perempuan, mati di usia 930 th. Lamekh bapaknya Nuh hidup sejaman dg Abraham selama 56 tahun...
Wooww
Set dilahirkan 130 th stlh keberadaan Adam, memperanakkan Enos di usia 105 th, hidup 807 th lagi dan memperanakkan laki dan perempuan. Mati di usia 912. Enos adalah  cucu adam. Lahir  325 tahun setelah keberadaan Adam, dia memperanakkan Kenan pada usia 90tahun, dia mato pada usia 905 tahun, artinya enos hidup semasa dengan adam selama 695 tahun dan seterusnya dan seterusnya

Jadi adam masih bisa menjadi sumber yang valid ttg Tuhan dan alam semesta sampai pada Lamekh generasi maunisa ke 9.

Lamekh meneruskannya pada Nuh. Terlebih Metusalah bapaknya Lamekh hidup senasa dg Adam selama 243 tahun... Cukuplah utk dengar cerita Alam Semesta diciptakan.
Patut diduga Adam pendahulu pertama umat manusia dan Nuh pendahulu kedua umat manusia, scr terus menerus menyampaikan KASIH ALLAH kepada keturunan2nya melalui fakta sejarah yg mereka alami.  Itulah gunanya Daftar Silsilah, yg kadang kita lewati begitu sajaa


Perhatikan ini:
Arphaksad, Peleg, Rehu, Serug, Nahor, Terah... mereka mati sebelum Abraham mati

Sem masih hidup 35 tahun stlh kematian Abraham
Selah masih hidup 3 tahun lagi setelah kematian Abraham,
Eber masih hidup 64 th lagi stlh kematian Abraham.
Jadi bisa kita katakan Abraham bisalah bertemu dan mendengar cerita2 dari bapa bapa leluhurnya

AWESOME!!
Hey kita perlu meneladani mereka passing our story of Faith and salvation pada generasi-generasi berikutnya sampai Tuhan menjemput kita, atau sampai Tuhan memanggil kita pulang.
Di akhir bacaan minggu pertama kemaren kita sampai pada Abraham, kita melihat prosesnya.  Bagaimana Tuhan menampakkan diri di Mesopotamia, berangkat ke haran kemudian ke kanaan.
Kita kenal sebutan sahabat Tuhan dan kekasih Tuhan. Abraham dan Murid-murid Yesus disebut sahabat Tuhan, sementara Daniel dan Yohanes dikatakan kekasih Tuhan. Ada pola yang terlihat, perhatikan ini
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia,
dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Tuhan memberitaukan kepada Abraham tentang apa yang akan  terjadi pada sodom gomora. Dan Abraham bersyafaat, negosiasi dengan TUHAN agar Sodom Gomora diluputkan. Ada ponakannya disana.

Term Teman atau Sahabat juga melekat pada murid murid Yesus. Injil Yohanes mencatat

tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Can you see the pattern?
SahabatNYA akan mendengar segala sesuatu yg didengar dari Bapa. Jika kita adalah sahabat Tuhan, maka Tuhan akan memberitaukan hal-hal rahasia.. Sama spt Abraham, murid-muridNya. Bukankah kita juga murid-murid

Friend of GOD --- Tuhan kasih tahu nubuatan, apa yang akan terjadi.
Beloved/yang dikasihi --- Tuhan kasih tahu tentang akhir jaman contohnya; Daniel dengan nubuatan akhir jaman dan Yohanes dengan wahyu,
Masih banyak hal lain yang menarik hati untuk digali, tetapi tujuan dari program ini adalah membaca ALKITAB secara kronologis habis dalam setahun jadi kita harus bergegas sesuai jadual, jika ada yang mau digali, kasih tanda saja, kita kembali lagi kapan ada waktu dan menggali lebih dalam.

Woooow..! Saya makin penasaran rahasia apa lagi  yang mau TUHAN bukakan di minggu ini.
Mari kita mulai lagi perjalanannya.


  • Jan 8. Kej 25-26 Abraham mengambil seorang perempuan bernama Ketura dan melahirkan anak-anak juga baginya. Abraham akhirnya meninggal di usia 175 tahun. Teks mengatakan died at a good old age, an old man and full of years. Dengan kata lain hidupnya penuh. Ishmael disebutkan bersama sama  ishak dan anak-anak lainnya menguburkan Abraham dan juga tercatat keturunan Ishmael, 12 orang.  Ribka yang mandul melahirkan Esau dan Yakub dengan cara yang ajaib, nubuatan atas dua bangsa dikatakan. Yakub menipu Esau. Ishak di negeri Filistin 
  • Jan 9, Kej 27-29 Yakub kembali bersiasat dan menipu bapaknya, untuk mendapatkan berkat. Esau ditikung.  Yakub, yang disuruh pergi mencari istri, menerima perjanjian berkat dari Allah di Betel. Pada umur 85 ia menikahi sepupunya, Lea dan Rahel, dan sewaktu tinggal bersama Laban, Yakub menjadi semakin kaya. Pada periode ini Yakub mendapatkan Ruben, simeon, Lewi dan Yehuda
  • Jan 10, Kej 30-31, Rahel memberikan Bilha bagi Yakub, lahirlah Dan, Naftali. Terjadi persaingan Lea memberikan Zilpa bagi Yakub, maka lahirlah; Gad, Asyer. Kemudian Lea melahirkan Isakhar, Zebulon, dan Dina. Rahel akhrnya melahirkan Yusuf. Setelah ini Yakub dan keluarganya melarikan diri. Laban mengejar mereka. Allah membantu Yakub untuk berdamai dengan Laban, dan kemudian juga dengan Esau, kakaknya di pasal selanjutnya.
  • Jan 11, Kej 32-34 Yakub bergumul dengan Tuhan dan mengubah namanya menjadi Israel, kemudian Yakub berbaik kembali dengan Esau. Perkosaan terhadap anak perempuan Yakub menyebabkan perselisihan di Sikhem.
  • Jan 12,  Kej 35-37  Yakub Di Betel untuk kedua kalinya.  Allah meneguhkan janjinya kepada Yakub. Rahel mati  ketika melahirkan Benyamin sewaktu mereka dalam perjalanan ke Hebron. Lengkaplah sudah 12 anak-anak Israel. Tak lama kemudian Ishak mati di usia 180 tahun. Esau pindah ke sebelah timur  dan memulai keturunan bangsa Edom, mereka mendiami Pegunungan Seir (Ul 2:12). Yusuf pada umur 17 membuat marah kakak-kakaknya yang kemudian menjualnya sebagai budak kepada orang-orang Ishmael 20 syikal perak.  Ia dibawa ke Mesir, dijual laginkepada Potifar, seorang pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja.  
  • Jan 13,  Kej 38-40 Yehuda mengembara  kawin dengan  Syua, perempuan Kanaan.  Mempunyai anak Er dan Onan, kareana jahat dimata Tuhan keduanya dibunuh Tuhan. Yehuda diperdaya oleh menantunya yang menyamar dengan melepas pakaian jandanya. Tanpa  sadar Yehuda  menghampiri menantunya, Tamar. Yusuf di Mesir disana ia menerima tuduhan palsu dan dijebloskan ke penjara.
  • Jan 14, Kej 41-42 Lewat pertolongan Tuhan melalui talentanya menterjemahkan mimpi, yang dia sudah dapat semenjak dari kecil, kita tahu bahwa Tuhan berbicara kepada Yusuf melalui mimpi) Yusuf menjadi perdana mentri di Mesir. Yusuf menjadi orang terkeuat kedua di Mesir setelah Firaun sendiri. Yusuf tidak hanya memberitahu aka nada bencana namun dia memberikan solusi bagaimana menghadapai bencana tersebut. Yusuf diberi nama Zafnat Paaneah, dan memberikan Asnat, anak Potifera seorang Imam di On untuk menjadi istrinya. Alkitab malah menyebutnya “Demikianlah Yusuf muncul menjadi  penguasa atas seluruh Mesir, dan dia baru berumur 30 tahun. Paceklik terjadi, kelaparan merajalela seluruh bumi.  Kemudian anak-anak Yakub yang lain datang mencari makanan di Mesir. Simeon ditahan d Mesir.

Menegangkan ceritanya, tetapi jangan hanya baca rangkumannya saja, yukk baca keseluruhan pasalnya, hanya 3 atau 4 pasal saja sehari… dan tunggulah keajaiban akan datang menghampiri kita, saat kita rajin membaca Alkitab.
Selamat hari Minggu Tuhan memberkati!
Salam
@peterskriss  
find me on IG & Twitter @peterskriss

Sunday, January 1, 2017

Baca Alkitab Kronologis Satu Tahun



Baca Alkitab Kronologis Satu Tahun

Tahun 2017 sudah di ambang pintu, salah satu yang ingin saya lakukan adalah, mengulang lagi membaca Alkitab selama setahun secara kronologis, yakni menurut urutan sejarah. Saya memakai Alkitab One Year Chronological Bible, versi terjemahan New Living Translations, terbitan Tyndale House Publishers, Inc.
Jika saudara mau ikut bersama-sama maka perjalanan ini akan sangat menyenangkan, karena rame-rame. Saudara baca sesuai dengan Alkitab terjemahan yang sesuai dengan anda dan saya akan temani dengan fakta-fakta atau apa yang saya dapat, apa yang saya pelajari tentang bacaan kita tersebut. Harapannya catatan kecil yang menemani ayat bacaan tersebut membuat saudara tidak bosan atau capek.
Saya berencana akan posting ke Blog ini dari minggu ke minggu, start dari sekarang tanggal 31 Desember 2016, sehingga pada tanggal 1, saudara bisa memulai bersama-sama dengan saya. Silahkan ambil waktu sesuai yang pas dengan waktu saudara, entah itu pagi setelah bangun tidur, atau pada saat ngopi pagi dan sarapan, bisa juga pas istirahat makan siang, atau jika belum sempat saudara bisa pada malam hari, disela-sela istirahat saudara menjelang tidur,
Saya ingin melatih kembali disiplin pribadi saya untuk belajar dan membaca Alkitab secara lebih teratur setiap harinya. Nomor pada yang ada merujuk pada tanggal bulan yang bersangkutan.
Jika saudara ada pertanyaan, silahkan taruh di kolom komentar, saya akan sangat senang berdiskusi dengan saudara.

Mari kita mulai perjalanan kita.
BULAN JANUARI
1.       Kej 1-3 Pada mulanya Allah menjadikan langit dan bumi. Dalam bahasa asli yakni bahsa ibrani tertulis demikian : “Beresheet bara Elohim, et ha-shamayim et ha-Eretz” Kata Beresheet menjadi nama Kitab Kejadian dalam bahasa aslinya. Bara adalah kata kerja yang artinya menciptakan sesuatu dari ketiadaan. Dari tidak ada menjadi ada. Ia berfirman maka jadilah segala sesuatu. Pada minggu penciptaan, Allah memisahkan terang dan gelap, langit dan air, daratan dan lautan. Ia menciptakan taman Eden  untuk didiami dan dikelola oleh Adam dan Hawa. Setan menipu Hawa dan kemudian Adam. Ini menarik , Setan bisa menipu Hawa dan kemudian Adam adalah karena Hawa entah lupa atau tidak tahu tentang Firman Tuhan sehingga Iblis bisa menipunya.
2.       Kej 4-6 Sejarah kekerasan dimulai disini pada saat anak Kain sang anak sulung membunuh Habel, adiknya. Kejahatan manusia tidak makin berkurang tetapi semakin bertambah sampai saat generasi ke 10 manusia, Tuhan memnaggil Nuh untk membuat bahtera, sebab Tuhan akan mengirimkan air bah, menyelamatkan Nuh beserta keluarganya dan binatang-binatang untuk memulai lagi dari awal.
3.      Kej 7-10 Banjir datang, mata air samudera raya terbelah, tingkap langit terbuka, hujan turun selama 40 hari 40 malam. Air memenuhi bumi selama 150 hari lamanya. Lalu Tuhan mengingat Nuh, TUHAN membuat air berangsur surut. Nuh dan keluarganya serta binatang-binatang keluar dari Bahtera untuk mendiami Bumi. Manusia kembali beranak cucu dan bertambah banyak.
4.       Kej 11-14  Peristiwa penting berikutnya adalah Menara Babel, Tuhan memerintahkan di Kejadian 1 untuk memenuhi bumi, tetapi yang mereka lakukan adalah hanya berkumpul di suatu tempat. Akhirnya Tuhan menyerakkan mereka ke segala penjuru Bumi menurut suku bahasanya. Perintah Tuhan terlaksana. Rencana Tuhan atas manusia berjalan dalam sejarah. Kejadian 12 ini adalah milestone buat seluruh tulisan di Alkitab ini. Kejadian 1 -11 kita  sudah selesai dengan bagian pertama, focus pada peristiwa-peritiwa. Bagian kedua kitab kejadian ini kita akan focus pada tokoh-tokoh. Pertama adalah Abram. Tuhan memanggil Abram untuk keluar dari kota Ur, masuk dalam rencana Tuhan. Abram keluar dari Ur tetapi menetap di Haran bersama ayahnya, baru setelah  ayahnya mati Abram benar-benar keluar mengikuti perintah Tuhan.  Ayat kedua dan ketiga Kejadian pasal 12 mengandung 7 pernyataan komitmen Tuhan pada Abram. Semua narasi kitab kejadian disusun dari dua ayat ini. Abraham akan menjadi berkat tidak hanya bagi Israel tetapi bagi bangsa-bangsa lain.
5.       Kej 15-17 Tuhan menegaskan kembali pernjanjiannya dengan Abram  di pasal 15 ini. Janji diberikan tetapi kenyataannya Sarai istri Abram mandul. Masuklah dalam frame Hagar dan Ismael. Ada hal kecil yang sering luput disini adalah janji Tuhan langsung kepada Hagar bahwa anak yang dikandungnya pun akan jadi bangsa yang sangat banyak jumlahnya. Tuhan berbicara langsung kepada pihak yang ditindas, meskipun Hagar bangsa Mesir dan seorang perempuan. Pasal 17 Tuhan kembali menegaskan perjanjianNya dengan Abram, namanya berubah menjadi Abraham, perjanjian ini ditandai dengan sunat. Umur Abraham 99 tahun dan Sarah 90 tahun, dan Tuhan juga berfirman bahwa Sarah akan melahirkan seorang anak. Namanya tidak lagi Sarai.
6.       Kej 18-21 Tuhan menampakkan diri kembali dan berkata bahwa tahun depan Sara melahirkan seorang anak laki-laki. Sodom dan Gomorah dibinasakan. Lot menjadi moyang dari bangsa Moab dan Amon melalui hubungan incest/sedarah dengan anak-anak perempuannya. Ishak lahir. Ia disapih setelah Hagar dan Ismael diusir. Kembali Tuham menampakkan diri kepada Hagar dan mengulangi lagi janjinya kepada anak yang dikandung Hagar. Tuhan masih menyertai Hagar dan Ismael, sehingga ia menjadi bertambah besar.  
7.       Kej 22-24 Ishak diminta Tuhan untuk dikorbankan, nyata bahwa Abraham takut akan Tuhan, Tuhan telah menyediakan seekor domba jantan. Tuhan bersumpah dan memberkati Abraham, keturunannya akan menjadi sangat banyak seperti pasir di pantai, bintang di langit. Kejadian penting, Sarah mati diusia 120 tahun, dikuburkan di ladang Efron di Makhpela di timur Mamre. Ishak menikahi Ribka, cerita yang sering dipakai rujukan untuk yang menantikan pasangan hidup, value-value yang dipakai, bahkan peran Eliezer disini bisa digambarkan seperti Roh Kudus yang mempersiapkan Gereja Tuhan untuk bertemu dengan Mempelai Laki-laki nanti di Akhir jaman.
Inilah seminggu pertama bacaan kita secara kronologis, yuuk bagi apa yang kita dapatkan! Tuhan memberkati!

Salam,
Peters Kriss

Friday, September 16, 2016

ACTS

REPOST PENDEKATAN BACA KITAB PARA RASUL
Hello Fasilitators dan semua Pengajar Kelas, seminggu sudah berlalu dan saya harap semuanya membaca Kitab Kisah Para Rasul sampai habis dalam sekali baca atau paling tidak membacannta per bagian selama 6 hari kemarin. Bagaimana hasilnya? Adakah pewahyuan-pewahyuan baru?
Terima kasih untuk respon teman-teman semua saya sungguh menghargainya. Terutama terima kasih untuk Daniel yang juga menuliskan komentar nya di kolom komentar yang tersedia. Sungguh mencengangkan sekali memang Kitab Kisah Para Rasul ini kalau kita baca secara teliti.
Kembali kepada bacaan Alkitab kita selama sebulan ini.
Minggu lalu saya katakan bahwa Kitab Kisah Para Rasul ini dibagi menjadi dua oleh penulisnya yakni Dokter sekaligus seorang sejarawan yakni Bapak Lukas dari Makedonia.
1.    bagian pertama adalah pasal 1 sampai pasal 12
2.    bagian kedua adalah pasal 13 sampai pasal 28
sudah banyak para ahli yang menjelaskan tentang ini termasuk bapak David Pawson dalam bukunya Unlocking The Bible. Dibagi menjadi dua tersebut karena ada dua karakter kuat yang menjadi pusat dari dua bagian tersebut, yakni Petrus dan Paulus.
Kisah Rasul Petrus yang adalah Rasul bagi Bangsa Yahudi mendominasi penulisan pasal 1 sampai dengan pasal 12, dan Paulus Rasul bagi Bangsa non Yahudi mendominasi bagian kedua sampai akhir penulisan. Dan masing-masing kisah Rasul Petrus dan Rasul Paulus mempunyai kesamaan yang sama, paralel. Para teolog mengatakan bahwa Lukas sengaja menuliskan hal-hal yang sama yang dilakukan Petrus dan Paulus untuk menyatakan bahwa kehidupan kedua Rasul Tuhan ini adalah sama disemua bagian dan masing-masing tidak merasa yang satu lebih penting atau lebih hebat dari yang lainnya. Mungkin untuk melawan adanya situasi yang mengancam kesatuan jemaat dan menuju perpecahan antara Yahudi dan Non Yahudi, ya Gereja ini baru lahir sangat rentan akan adanya perpecahan antar jemaat Yahudi dan Non Yahudi, kita bisa baca dalam surat-surat Paulus bahwa memang ada ketegangan saat itu diantara jemaat Yahudi dan jemaat non Yahudi.
Mari kita lihat kesamaan antara Petrus dan Paulus
PETRUS
•KOTBAH PERTAMA YANG PANJANG Pasal 2
PAULUS
•KOTBAH PERTAMA YANG PANJANG Pasal 13
PETRUS
•MENYEMBUHKAN ORANG LUMPUH Pasal 3
PAULUS
•ORANG LUMPUH Pasal 14
PETRUS
•MENGHADAPI SIMON TUKANG SIHIR pasal 8
PAULUS
•MENGHADAPI ELIMAS TUKANG SIHIR Pasal 14
PETRUS
•MUJIZAT BAYANGAN PETRUS 5
PAULUS
•MUJIZAT SAPUTANGAN PAULUS Pasal 19
PETRUS
•MELAKUKAN TUMPANG TANGAN 8
PAULUS
•MELAKUKAN TUMPANG TANGAN Pasal 19
PETRUS
•PETRUS DISEMBAH Pasal 10
PAULUS
•PAUL DISEMBAH Pasal 14
PETRUS
•TABITHA DIBANGKITKAN Pasal 9
PAULUS
•EUTIKHUS DIBANGKITKAN Pasal 20
PETRUS
•PETRUS DIPENJARA DAN DILEPASKAN pasal  12
PAULUS
•PAULUS DIPENJARA DAN DILEPASKAN Pasal 16
Dengan melihat gambaran besar diatas para Teolog menyimpulkan bahwa dari beberapa alasan mengapa Lukas menuliskan Kisah Para Rasul, satu alasan yang kuat adalah Lukas ingin menunjukkan bahwa kedua Rasul Tuhan ini sama sama dihormati dan dihargai sebagai Rasul dalam Gereja Tuhan. Jadi salah satu metode pendekatan yang sering dipakai untuk membaca dan menyelidiki Kisah Para Rasul ini adalah membagi nya menjadi dua bagian dan kemudian membandingkannya.
Di Senin yang lalu saya juga menyarankan, jika tidak memungkinkan membaca sekaligus "in one sitting" Anda juga bisa membacanya menjadi dua bagian seperti diatas, atau jika membacanya terpotong-potong dalam bagian yang lebih kecil Anda bisa mengikuti cara baca seperti dibawah ini :
1.    Senin baca : Kisah Para Rasul 1 sampai 6:7
2.    Selasa baca : Kisah Para Rasul 6:8 sampai 9:31
3.    Rabo baca : Kisah Para Rasul 9:32 sampai 12:24
4.    Kamis baca : Kisah Para Rasul 12:25 sampai 16:5
5.    Jumat baca : Kisah Para Rasul 16:6 sampai 19:20
6.    Sabtu baca : Kisah Para Rasul 19:21 sampai 28:31
Saya yakin teman-teman sudah membacanya dan mencatat apa yang teman-teman temukan. Boleh dibagi dengan kita semua seperti yang dilakukan Daniel di minggu lalu.
Kita akan ulang lagi baca seminggu lagi dengan cara diatas karena saya dengar juga bahwa belum tahu kalau harus dibaca harian, yuk sekarang kita baca ulang lagi dan coba tuliskan dan beri komentar apa saja yang teman-teman temukan agar kita semua bisa bersama-sama belajar.
Mengapa sih kok dibagi menjadi 6 tersebut dan dikatakan masih ada benang merahnya? Bukankah di Deeper Bible kita tidak boleh baca pasal perpasal? HARUS satu kitab sekaligus???
Boleh baca per bagian asal kita mengerti bahwa yang kita baca adalah satu bagian yang mempunyai satu maksud atau tujuan. Di kelas Deeper Bible kita menyebutnya dengan istilah "Sense Unit". "Sense Unit" atau kita bisa terjemahkan menjadi Kesatuan Maksud ini bisa berupa satu perikop, bisa juga satu pasal, bisa juga beberapa pasal dengan melewati perbatasan pasal, bisa juga satu kitab dan pastinya adalah satu ALKITAB ini 66 buku adalah satu Kesatuan Maksud.
6 bagian diatas, masing-masing bisa dikatakan satu kesatuan maksud, mengapa demikian?
Perhatikanlah ayat terakhir dari setiap bagian, dapatkan teman-teman melihat kesamaannya?
·         Kisah Para Rasul 6:7 Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya. (Act 6:7)
·         Kisah Para Rasul 9:31 Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus. (Act 9:31)
·         Kisah Para Rasul 12:24 Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang. (Act 12:24)
·         Kisah Para Rasul 16:5 Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan dalam iman dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya. (Act 16:5 )
·         Kisah Para Rasul 19:20 Dengan jalan ini makin tersiarlah firman Tuhan dan makin berkuasa. (Act 19:20)
·         Kisah Para Rasul 28:31 Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus. (Act 28:31)
Lukas meletakkannya seperti sebuah serial film pendek, yang dibagi menjadi 6 episode dan dalam setiap akhir episode nya kita mendapatkan suatu kesimpulan bahwa satu episode sudah selesai namun keseluruhan film belum selesai, masih ada lagi hal yang ingin diceritakan di episode berikutnya. Namun Lukas konsisten dengan dirinya dan tujuannya menuliskan Kisah Para Rasul ini, seperti yang kita bahas senin lalu bahwa holy discontent nya adalah supaya Firman Tuhan tersebar diseluruh dunia dan didengar semua mahluk, sehingga setiap akhir episode pasti ada kata-kata yang diulangi untuk menekankan maksud dan tujuan penulisan tersebut.
Perhatikanlah kata-kata yang dicetak miring diatas.
Sama seperti ketika melihat sebuah film seri, dalam setiap episode nya pasti akan diwarnai banyak cerita dan kisah, prolog dilanjutkan dengan tantangan, aksi dan liku-liku pemecahan masalah sebelum kemudian diakhiri untuk dilanjutkan di episode selanjutnya. Demikian pula dengan 6 bagian diatas, masing-masing bagian ada warna-warna tersendiri kita seperti melihat serial film action, perhatikanlah ada sebuat cerita dibangun, ada tokoh baru yang muncul selain tokoh utamanya, ada konflik yang mulai muncul, ada ketegangan diantara para tokoh utama, ada perselisihan, ada drama, ada pengkhianatan, ada sukacita, ada perayaan, ada dukacita, ada harapan, ada cita-cita, visi dan tujuan, ada kisah perjalanan panjang dan seterusnya. Gereja Tuhan pada masa awal berdiri dibangun dari satu bagian ke bagian berikutnya tidak sekaligus, ada air mata dan tawa yang mengiringi proses ini namun dalam setiap episode selalu ada tujuan Tuhan yang tercapai, karena ada campur tangan Tuhan dalam setiap episode tersebut, Tuhan memegang kendali semuanya, kita bisa lihat jejakNya, Firman Tuhan makin tersebar, Jemaat dikuatkan, bilangan jemaat ditambahkan, nama Tuhan dipermuliakan. Perhatikan juga detail-detailnya bahwa ini semua terjadi diantara jemaat pada masa itu, wow menarik bukan?? Apakah hal-hal yang extreme tersebut bisa juga terjadi di antara jemaat Tuhan sekarang? di JPCC? Pikirkanlah itu.
Satu hal yang saya renungkan ketika melihat Dr Lukas membagi Kisah para rasul menjadi 6 bagian ini seperti episode-episode dalam sebuah film seri, saya melihat kedalam diri sendiri dan melihat bukankah kehidupan kita juga dibangun dalam episode-episode tertentu? yang sering kita dengar istilah musim-musim kehidupan?
Dalam lembaran hidup kita, dalam kisah hidup kita yang sedang dituliskan ini, siapakah yang menulisnya? Pastikanlah Tuhan yang menuliskan lembaran-lembaran hidup kita. Kalau Tuhan yang menuliskan hidup kita, kita yakin dan percaya bahwa kita aman walaupun ada air mata dan belum kita lihat tawa dan kita akan melihat dalam setiap akhir episode ada satu tujuan yang tercapai, Firman Tuhan diberitakan lewat hidup kita orang bisa melihat dan mendengar, jemaat Tuhan, teman-teman Date, teman-teman pelayanan dikuatkan karena kisah kita, dan menarik banyak orang karena perbuatan tangan Nya yang ajaib melalui hidup kita.
Apapun episode yang sedang jalankan sekarang ini percayalah Tuhan pegang kendali penuh.
Paulus menuliskannya kepada jemaat di Roma
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Saya sedang baca juga kitab Roma dan pas melewati ayat ini seakan akan Tuhan memberi tahu saya suaranya bergema nyaring seminggu ini, mengatakan bahwa Tuhan pegang kendali semua yang terjadi, semua yang saya alami. Tuhan berdaulat atas segala sesuatu dan atas setiap orang. Jaminan saya, jaminan kita sebagai sebagai orang percaya bergantung sepenuhnya pada kedaulatan TUHAN, bukan tergantung pada kita atau orang-orang sekitar kita.
If God is not in absolute control of all things and all people then we don't have ultimate security in this world
HE can literraly arrange things to make everything works for the good of his sons and daughters who love Him and called according to His purpose. He will make events work out for the best of the people who loves HIM and called to HIS purpose and continue to do what all HE planned to do in every situation.
Have a blessed and Fruitful weekEND!

Thursday, September 1, 2016

Persepuluhan PPT

Hai teman teman yang minta bahan PPT nya ...
Cek  berikut yaak link
https://www.dropbox.com/s/jsh9p81al3u1fk9/Persepuluhan.pdf?dl=0

Ngomongin Persepuluhan

Kalau kita bicara persepuluhan, seperti biasa kita harus liat dimana kata persepuluhan awal pertama kali disebutkan, sudah ketemu?
Jika sudah tentunya kita akan bertemu juga dengan dua orang pribadi disana Abram dan Melkisedek, Kejadian 14:1
Abram kita sudah kenal, tetapi siapa Melkisedek?
Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.  (Kejadian 14:17-20)
Dari sinilah asal Persepuluhan tersebut. Sebelum bahas ini mari kita lihat siapa Melkisedek dulu, karena akan memberikan fondasi yang kuat tetang materi yang akan kita diskusikan.
Silahkan ambil kopi dulu, panaskan air, rebus indomie, atau siapkan dompet untuk bayar persepuluhan segera.
Melkisedek adalah nama yang banyak mengundang dan mengandung arti yang beraneka ragam. Menurut Definisi Thayer, arti dari Melkisedek adalah “Raja Kebenaran”, sedangkan menurut Word Study, Melkisedek ini disalin dari bahasa Ibrani: “Malki – Tsedek”  yang juga adalah Raja Salem (Yerusalem) dan Imam Yahweh kontemporer bagi Abraham (Kejadian 14:17-20).
Nama Melkisedek keluar lagi di Mazmur
TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek." (Psalms 110:4)
Kemudian muncul lagi di Ibrani,
Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera. (Hebrews 7:1-2)
Ada beberapa ahli Alkitab yang menginterpretasikan nama Melkisedek sebagai seorang teophani atau pernyataan Yesus Kristus dalam rupa manusia sebelum inkarnasi-Nya sebagai manusia di Bethlehem, atau pra Bethlehem. Kemungkinan yang lain adalah sesuai dengan identitas Melkisedek, bahwa dia adalah keturunan dari Sem; atau bahwa dia adalah raja dan imam dari bani Kanaan.
Bila melihat Ibrani 7:2 Melkisedek dikenal sebagai “Raja Kebenaran.” Dia memerintah sebagai raja Salem (yang berarti damai), atau sebagai raja Yerusalem. Ia diperkenalkan sebagai bayangan dari Yesus sebagai Raja Kebenaran dan Damai. Lebih jauh Melkisedek menggabungkan di dalam dirinya  fungsi ke-raja-an dan ke-imam-an. Yang di dalam Perjanjian Lama tak lazim dan tidak bisa dilakukan. Raja tidak bisa jadi Imam, begitu juga sebaliknya: Imam tidak bisa menjadi Raja.
Sepanjang Ibrani 5 sampai 7 menjelaskan tentang ke Imam an Yesus Kristus yang adalah menurut peraturan Melkisedek bukan peraturan Harun, (Yesus Kristus dari suku Yehuda bukan suku Lewi) yaitu peraturan ke-imam-an yang jauh lebih tinggi dari peraturan Harun, bahkan yang tidak ada cacat di dalam pelayanan-Nya sebagai Imam Besar. Sebagai pemilik ke-raja-an dan ke-imam-an, maka Ia sanggup mengimpartasi yang dilayaninya itu dengan kelimpahan yang luar biasa. Dia jauh melebihi keterbatasan nenek moyang kita, Ia menjadi fakta hidup dari  Inkarnasi logos yang menjadi manusia. Mari kita lihat beda  Melkisedek dan Harun.
Perbedaan kontras antara ke-imam-an Harun dan ke-imam-an Melksedek adalah dalam pribadi, peraturan, dan durasi (lama)-nya.
Pribadi Nama Melkisedek itu bukanlah nama sebuah gelar atau panggilan kehormatan. Ini adalah sebuah kedudukan, sebuah posisi yang harus diisi oleh seorang calon yang berlayak untuk itu. Istilah ini datang dari dua kata Ibrani;  melek   dan   tsedek. Kata Ibrani   melek, berarti Raja dan  tsedeq artinya kebenaran. Itu sebabnya istilah Melkisedek ini secara literatur berarti Raja Kebenaran. Karena Raja selalu berkuasa di atas daerah yuridiksinya, maka siapapun Melkisedek ini pasti memiliki kedudukan yang tinggi dan memiliki daerah yang ada dibawah yurisdiksinya yang bernama: kebenaran. Ia, pastinya haruslah seorang “raja” dari sebuah kebenaran yang hakiki (aletheia). Yesus adalah Kebenaran itu sendiri.
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (John 14:6)
Peraturan : Yang jadi imam menurut peraturan Harun di Kitab immamat hanyalah yang berasal dari keturunan Harun. Yesus berasal dari keturunan Yehuda, keturuana Daud tidak bisa menjadi Imam. Tetapi menurut Peraturan Melkisedek, Yesus adalah Imam sebab dia Kebenaran.
Durasi, Ketika tirai bait Allah robek pada saat peritiwa Penyaliban pada saat itulah peranan Imam selesai, sebab siapapun bisa masuk ke ruang maha kudus melalui Salib dan Kebangkitan Yesus Kristus. Sementara Keimaman Yesus Kristus kekal selama-lama nya
Sekarang mari kita Tarik hubungan Melkisedek Yesus dan Persepuluhan. Sebuah fakta sudah pasti. Bahwa persepuluhan sudah ada jauh sebelum zaman Musa. Abram memberi perpuluhan kepada Melkisedek. Pernyataan di dalam Kejadian 14:20 adalah hubungan antara persepuluhan dengan apa yang dituliskan Penulis Ibrani di dalam Ibrani 7. Melkisedek adalah Imam yang menerima persepuluhan. Kristus juga. Kristus sekarang adalah Imam Besar kita menurut peraturan atau sama kedudukannya dengan Melkisedek (Ibrani 6:20).
“Camkanlah betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling baik.” 
Ini tidak bisa dibayangkan dengan sembarang  manusia. Deskripsi pribadinya jelas dihubungkan dengan seorang yang kekal. Sejak kedudukan Kristus disamakan dengan Melkisedek, maka tidak ada pilihan lain, Yesus adalah Melkisedek, Imam dari Allah.
Sebagai Imam Besar Kristus memiliki pelayanan. Pelayanan itu adalah pelayanan Yesus Kristus dalam Perjanjian Baru (2 Korintus 3:6). Sejak Perjanjian Lama telah diajarkan bahwa persepuluhan adalah milik Allah, bukan orang Lewi (Imamat 27:30). Persepuluhan diberikan kepada orang Lewi untuk pelayanan mereka, tetapi persepuluhan adalah Allah yang menggunakannya bila Ia melihat memang cocok untuk digunakan bagi keperluan tertentu. Yesus Kristrus sebagai Melkisedek selalu memiliki otoritas menerima perpuluhan.
Dengan kematian-Nya di Salib, pelayanan Imamat Perjanjian Lama berakhir. Dan persepuluhan kembali kepada Melkisedek. Penulis Ibrani berkata:
“Karena itu andaikata oleh Imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan – sebab karena imamat itu orang Israel telah menerima Taurat – apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun? Sebab jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu” (Ibrani 7:11-12).
Hukum Imamat sudah diganti dengan peraturan Melkisedek; maka sama seperti zaman Musa mereka boleh mengambil perpuluhan dari umat Israel, maka sekarang setelah dirubah, Melkisedekpun atau Yesus Kristus sebagai Imam Besar Agung kita, memiliki hak untuk menerimanya. Dulu diberikan kepada orang Lewi. Sekarang dikembalikan kepada Kristus. Dia adalah Imam Besar yang mengatur, memimpin dan mengarahkan jemaat-Nya melalui hamba-hamba Tuhan yang ditunjuk-Nya.
Perjanjian baru lewat Ibrani 7, tidak menghapuskan persepuluhan sama sekali; malah menguatkan kenyataan itu. Karena Melkisedek adalah Imam selama-lamanya yang menerima perpuluhan dan Kristus juga demikian. Perjanjian Baru adalah pelayanan-Nya. Dia duduk disebelah kanan Bapa (Ibrani 4:14), memimpin dan mengarahkan jemaat-Nya yang dikasihi-Nya dan yang sejati. Ketika kita memberi dalam atau untuk jemaat, kita memberi bagi Tuhan Yesus.
Ke Imaman Yesus adalah restorasi dari keimaman Melkisedek. Persepuluhan adalah tindakan penyembahan. Semua penyembahan kepada Kristus adalah sukarela.  Ini adalah dasar dari pengelolaan di Perjanjian Baru. Dan ini juga harus menjadi dasar kita di dalam membawa persepuluhan kepada Kristus. Dengan sukarela dan penuh sukacita.
Beberapa orang ada yang berkeras untuk tidak mau memberi perpuluhan. Dengan alasan tidak ada hukum perpuluhan sekarang ini, bahwa sekarang kita ini ada dibawah “pemberian atau anugerah Kristus”, dlsb, dlsb. Pandangan apa saja yang Anda pegang, satu hal sudah pasti dimana saja persepuluhan diberitakan; itu adalah milik Allah. Bagi mereka yang berpendirian memegang dasar: “memberi sukarela secara kristiani”, anda boleh melihat dimanapun adanya; Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru, Tuhan tidak pernah berkata bahwa persepuluhan itu adalah kurang dari sepuluh persen dari hasil  keuntungan. Kita adalah pemberi yang rela memberi dengan loyalitas tinggi, pasti akan memerhatikan hal ini dengan tidak menunggu lama atau berdalih-dalih.
“Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.” (2 Korintus 9:6-7).
Jadi menurut diskusi diatas kita masih memberikan persepuluhan dan janji-janji yang mengikutinya juga masih berlaku, kepada siapa? Yesus Kristus, lewat gerejaNya, karena Gereja adalah tubuh Kristus di Bumi. Sampai kapan? Sampai selama-lama nya kita tinggal di Bumi ini.
Jadi disimpulkan bahwa Persepuluhan adalah pemberian 1/10 dari penghasilan kita diberikan kepada Imam.
Pra Torah, Abram memberikannya kepada Imam Maha Tinggi yakni Melkisedek, jaman Torah karena terjadi Imam Harun dan keturunannya dipilih sebagai Imam di Israel maka Persepuluhan diberikan kepada Suku Lewi, untuk kehidupan mereka karena mereka tidak mendapat tanah warisan sebab tugas mereka untuk menyelenggarakan segala sesuatu di Kemah Pertemuan atau Bait Suci sehingga mereka berhak atas Persepuluhan tersebut.  Jaman Paska Torah atau Paska Tabernakel, karena Bait Suci sudah dihancurkan dan orang-orang Lewi sudah terpencar tersebar kemana mana, kita jarang menmukan bukti atau tulisan tentang persepuluhan lagi, di jaman Yesus masih disebutkan tentang persepuluhan karena Bait Suci masih berdiri. Secara logic karena Bait Suci juga sudah tidak ada dan kita adalah Bait SuciNya di bumi ini Maka keimaman kembali kepada Melkisedek,  dan Yesus adalah Imam Melkisedek. Jadi kita berikan kepada Yesus Kristus. Dan Yesus adalah kepala dan ada di Sorga, sementara tubuhNya ada di Bumi da nada pekerjaan di Bumi maka persepuluhan kita berikan kepada Yesus Kristus dan Gereja Nya di Bumi ini.
Seperti Pemazmur katakan dan nubuatkan tentang Yesus :
TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek." (Psalms 110:4)
Persepuluhan tidak ada hubungannya dengan Torah ataupun pembagian jaman Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Tetapi berhubungan dengan Abraham dan Melkisedek.
Benar Bait Suci secara fisik sudah tidak ada lagi namun kita bisa adopsi atau lihat pattern dan belajar prinsip-prinsip tentang persepuluhan ini pada jaman Bait Suci masih ada dan persepuluhan dibawa ke sana oleh orang-orang Israel.
Mengapa?  Sebab kita menemukan situasi yang mirip tentang transformasi atau perubahan dari jaman Abraham ke Jaman Israel sebagai sebuah bangsa atau Kerajaan dengan jaman gereja mula-mula ke jaman gereja modern seperti sekarang. Perubahan dari Jaman Patriakh/Family system yang sederhana ke jaman Kerajaan yang lebih kompleks, sama seperti jaman gereja rumah di Kisah para rasul ke Gereja Modern dengan segala hal tentang organisasi yang tidak kecil sekarang ini. Jadi bisa dikatakan mirip kan?
Apa yang Alkitab katakan tentang Persepuluhan di Jaman Tabernakel?
IMAMAT 27:30
Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN.
BILANGAN 18:21
Mengenai bani Lewi, sesungguhnya Aku berikan kepada mereka segala persembahan persepuluhan di antara orang Israel sebagai milik pusakanya, untuk membalas pekerjaan yang dilakukan mereka, pekerjaan pada Kemah Pertemuan.
Ulangan 12:5 – 6
Tetapi tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu sebagai kediaman-Nya untuk menegakkan Nama-Nya di sana, tempat itulah harus kamu cari dan ke sanalah harus kamu pergi.  Ke sanalah harus kamu bawa korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu, korban nazarmu dan korban sukarelamu, anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu.
ULANGAN 12:10-11
Tetapi apabila nanti sudah kamu seberangi sungai Yordan dan kamu diam di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki, dan apabila Ia mengaruniakan kepadamu keamanan dari segala musuhmu di sekelilingmu, dan kamu diam dengan tenteram, maka ke tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah kamu bawa semuanya yang kuperintahkan kepadamu, yakni korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu dan segala korban nazarmu yang terpilih, yang kamu nazarkan kepada TUHAN.
Ulangan 26:13 
Dan haruslah engkau berkata di hadapan TUHAN, Allahmu: Telah kupindahkan persembahan kudus itu dari rumahku, juga telah kuberikan kepada orang Lewi, dan kepada orang asing, anak yatim dan kepada janda, tepat seperti perintah yang telah Kauberikan kepadaku. Tidak kulangkahi atau kulupakan sesuatu dari perintah-Mu itu.
Jadi kita bawa Korban Persepuluhan kita ke tempat dimana Nama Tuhan ditegakkan, Dimana Nama Tuhan ditinggikan!! Sebuah tempat. Siapa yang menerima? Tetap orang-orang Lewi yang reserve tempat Nama Tuhan ditegakkan tersebut, untuk memelihara tempat tersebut juga membalas pekerjaan mereka di tempat Umat Tuhan bertemu Tuhan di kemah Pertemuan. Selain orang Lewi yang berhak terima adalah janda, anak yatim dan orang asing. Bagaimana praktek nya dalam era modern sekarang?
Sederhana sekali, kita memuji TUHAN  menegakkan, meninggikan Nama TUHAN secara korporat bersama-sama tubuh Kristus yang lain persis seperti jaman Tabernakel dulu ya di Gereja. Orang-orang Lewi adalah adalah para pekerja Tuhan baik fulltimer maupun volunteer. Pada jaman itu Diberikan kepada Imam dan pendistribusiannya sesuai dengan keberadaan orang-orang Lewi yang melayani di Bait Suci, termasuk juga diberikan kepada Janda, Yatim dan Orang Asing, Bait Sucilah pusat pengaturan semua hal tersebut.
Jadi bawalah persepuluhan ke tempat dimana kita beribadah, ke tempat dimana kita tertanam. Sebuah gereja local dimana kita digembalakan dan diberi makanan rohani secara teratur.
Kembali ke Kisah Abram dan Melkisedek, mengapa Abram membawa atau memberikan persepuluhan dan menyerahkan kepada Melkisedek. Kita lihat apa jawaban Alkitab.
Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.  (Kejadian 14:17-20).
Kata kuncinya adalah “TELAH” jadi persepuluhan adalah ucapan syukur, karena TUHAN telah memberi Abram kemenangan.
Kemudian ketika Persepuluhan menjadi bagian dari HUKUM Torat kata kunci nya juga “TELAH”
"Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
“I am the LORD your God, who brought you out of Egypt, out of the land of slavery”. (Exodus 20:2)
Semua hukum yang difimankan setelah kata ini adalah respon yang paling benar karena TUHAN telah lakukan semuanya untuk membawa orang Israel keluar dari Mesir, membebaskan mereka dari tirani, membebaskan merek dari perbudakan. Termasuk didalamnya adakalah membawa persembahan, membawa korban persepuluhan kepada TUHAN.
Yang menerima dan mengelola adalah orang-orang LEWI karena mereka ditetapkan sebagai Imam oleh TUHAN, dan karena pekerjaan merekalah maka Kemah Tuhan, Kemah Pertemuan ada dan semua ibadah dan penyembahan berjalan sebagaimana mestinya, sesuai yang TUHAN perintahkan.
Jadi jika ada pertanyaan mengapa diberikan kepada orang Lewi? Diatas lah jawabannya. Kemudian di era modern ini siapakah orang Lewi? Setiap orang yang melayani di Rumah Tuhan yang menyelenggarakan Ibadah setiap hari nya sesuai yang gereja tersebut adakan.
Pertanyaan mengapa berikutnya adalah, mengapa kita masih terus membawa korban persepuluhan. Bagi saya sesuai dengan prinsip dan pattern Alkitab diatas adalah karena TUHAN telah membawa kita terbebas dari perbudakan dosa, terlepas dari belenggu dosa, membawa kita keluar dari kegelapan menuju terangNya yang ajaib, TUHAN telah menyelematkan kita lewat KORBAN YESUS di KAYU SALIB di GOLGOTHA. Itu alasan pertamanya.
Apa jadinya jika tidak ada orang-orang yang melayani di Rumah Tuhan.
2 TAWARIKH 31:4
Selain itu raja menyuruh penduduk Yerusalem membawa persembahan yang ditentukan bagi para imam dan orang Lewi, supaya mereka dapat mencurahkan seluruh perhatian mereka kepada pelayanan di Rumah TUHAN seperti yang tercantum dalam hukum-hukum TUHAN.
Di catatan Tawarikh ditulis bahwa Raja Hizkia memulihkan keberadaaan Rumah Tuhan, termasuk juga orang-orang Lewi dipanggil bertugas. Selama ini mereka kembali ke tempat mereka dan bekerja karena tidak ada yang memelihara Rumah Tuhan, bahkan Rumah Tuhan ditutup.
NEHEMIAH 13:19-12
Kemudian kusuruh tahirkan bilik itu, sesudah itu kubawa kembali ke sana perkakas-perkakas rumah Allah, korban sajian dan kemenyan. Juga kudapati bahwa sumbangan-sumbangan bagi orang-orang Lewi tidak pernah diberikan, sehingga orang-orang Lewi dan para penyanyi yang bertugas masing-masing lari ke ladangnya. Aku menyesali para penguasa, kataku: "Mengapa rumah Allah dibiarkan begitu saja?" Lalu kukumpulkan orang-orang Lewi itu dan kukembalikan pada tempatnya. Maka seluruh orang Yehuda membawa lagi persembahan persepuluhan dari pada gandum, anggur dan minyak ke perbendaharaan.
Setelah pulang kembali dari pengasingan dan membangun kembali Bait Suci serta Yerusalem, orang-orang Lewi tidak diperhatikan. Sehingga tidak ada yamg bertugas didalam Rumah Tuhan.
Jadi selama masih ada Rumah Tuhan, selama masih ada ibadah dilaksanakan harus ada orang-orang Lewi yang bertugas, jika bukan Rumah Tuhan yang memperhatikan mereka, maka mereka akan mencari ladang untuk dikerjakan diluar Rumah TUHAN.
Mudah dibayangkan jika tidak ada yang mengatur dan melayani Ibadah di hari minggu maka tidak ada ibadah di hari minggu.
Itulah sebabnya Persepuluhan diberikan kepada orang-orang Lewi.
Jadi sejauh ini kita belajar :
PERSEPULUHAN ADALAH WUJUD UCAPAN SYUKUR DAN PENGAKUAN BAHWA SEMUA YANG DITERIMA HANYA KARENA TUHAN
KITA MEMBERI PERSEPULUHAN BUKAN KARENA TAKUT KUTUK TETAPI KARENA KASIH KARUNIA TUHAN YANG TELAH TUHAN BERIKAN BAGI KITA
PERSEPULUHAN ADALAH BENIH – KUDUS  DIBAWA KEPADA TUHAN KE TANAH YANG DIPILIH TUHAN, DIMANA NAMANYA DITEGAKKAN, KEMAH PERTEMUAN/BAIT SUCI
UNTUK ORANG-ORANG LEWI   YANG BEKERJA DI KEMAH PERTEMUAN/BAIT SUCI UNTUK ORANG ASING ANAK YATIM DAN JANDA
Ulangan 14:22
"Setiap tahun kamu harus menyisihkan sepersepuluh dari seluruh hasil tanahmu.
PERSEPULUHAN ADALAH KUDUS DIKHUSUSKAN BAGI TUHAN.
Jadi persepuluhan bukan sisa-sisa pendapatan kita, pemberian persepuluhan adalah wujud dari kita percaya kepada TUHAN, bahwa DIA akan memelihara kita, oleh sebab itulah kita berikan yang terbaik dan yang pertama buat TUHAN.  Ingat cerita janda Sarfat, meski dia juga sedang membutuhkan namun dia mendahulukan untuk memberi kepada TUHAN lewat abdi Tuhan Elia.
1 Raja-raja 17:13
Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
Prinsip nya sama, sepersepuluh adalah bagian kecil dari yang kita dipercayakan mengelola, itu yang diminta TUHAN kita kemablikan kepadaNYA.
Janda tersebut taat dan percaya, sehingga TUHAN pelihara dia dan seisi rumahnya selama masa kekeringan dan kelaparan.
Tidak hanya itu saja, iman nya tumbuh rasa percaya nya kepada TUHAN tumbuh. Saat anaknya mati, dia meminta tolong kepada TUHAN, anaknya hidup kembali dan dia semakin percaya.
1 Raja-raja 17:24
Kemudian kata perempuan itu kepada Elia: "Sekarang aku tahu, bahwa engkau abdi Allah dan firman TUHAN yang kauucapkan itu adalah benar."
IF YOU CAN’T TRUST GOD IN AREA GIVING AND RECEIVING YOU CAN’T TRUST GOD IN ANY OTHER AREA
Bagaimana dengan Maleakhi 3:10 yang sering dikutip untuk mengajarkan tentang Persepuluhan?
Bawalah sepersepuluhanmu seluruhnya ke Rumah-Ku supaya ada makanan berlimpah di sana. Ujilah Aku, maka kamu akan melihat bahwa Aku membuka pintu-pintu surga dan melimpahi kamu dengan segala yang baik. (Malachi 3:10)
Mari kit abaca konteksnya mengapa Tuhan berfirman demikan lewat perantaraan Maleakhi.
MALEAKHI 3:8-10
Sekarang Aku bertanya kepadamu: Bolehkah manusia menipu Allah? Tentu saja tidak. Tetapi kamu menipu Aku juga. Kamu bertanya, 'Bagaimana?'
Jawab-Ku: Dalam hal membayar sepersepuluhan dan memberi persembahan. Seluruh bangsa menipu Aku, maka kamu semua kena kutuk. Bawalah sepersepuluhanmu seluruhnya ke Rumah-Ku supaya ada makanan berlimpah di sana. Ujilah Aku, maka kamu akan melihat bahwa Aku membuka pintu-pintu surga dan melimpahi kamu dengan segala yang baik.
Konteks nya adalah bangsa Israel tidak percaya kepada Tuhan dan menipu Tuhan memberikan persembahan-persembahan yang cacat. Itulah sebabnya Tuhan katakana, UJILAH AKU!!!!
Mereka bukannya tidak punya, mereka punya yang terbaik namun disimpan sendiri untuk mendapatkan keuntungan sendiri.
Lihat dan baca di pasal 1 dan 2 untuk mendapatkan utuh cerita ini.
Jadi isunya bukan kutuk, isunya adalah PERCAYA akan pemiliharaan TUHAN atau tidak.
Jadi kita memeberikan persepuluhan kepada TUHAN adalah sebuah Symbol dari completeness, penuh, sempurna, UTUH percaya kepada TUHAN
OUR TITHE IS A PROOF OF TRUST IN GOD
Bagaimana SIKAP kita dalam Memberi PERSEPULUHAN?
2 KORINTUS 9:6-7
Ingatlah! Orang yang menabur benih sedikit-sedikit akan memungut hasil yang sedikit juga. Tetapi orang yang menabur benih banyak-banyak akan memungut hasil yang banyak juga.
Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena  paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
Berilah dengan SUKACITA!!!
2 KORINTUS 9:15
Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!
Berilah dengan penuh ucapan syukur!!
1 COR 13:3  NASB
And if I give all my possessions to feed the poor, and if I surrender my body to be burned, but do not have love, it profits me nothing.
Berilah karena kasih, karena cinta kepada TUHAN.
Pemberian kita adalah Benih, layak jika kita mengharapkan buah suatu saat nanti, harapkanlah karena Tuhan yang memeberikan pertumbuhan dan buah.
Tuhan memberkati.