Wednesday, March 8, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (10)

MASSK - Ulangan bagian 1 (Maret 2)



Hello Pembaca setia UnlockingChapter Blog, khususnya series MASSK, apa kabarnya? Seru sekali membaca kitab Bilangan, bener kan? Sudah dibilangin nggak percaya!!! Seru! Diminggu awal kemaren kita belajar banyak tentang Musa dan orang-orang Israel. Saudara perhatikan juga bagaimana peranan Tzopporah dalam kehidupan Musa, sebagai seorang Cush, orang luar Israel dengan strata kelas kehidupan dan ekonomi yang pasti berbeda dengan Musa dan saudara-saudaranya membuat Miriam dan Harun cemburu berat bahkan bisa jadi curiga. Namun nyata bahwa pengaruh Tzipporah adalah positif dalam kehidupan Musa, dalam kepimpinan Musa, kita dari text sudah tahu bagaimana Yitro membantu Musa memberikan nasehat yang sangat brilian. Cerita sedikit tentang Jethro atau Yitro dalam bahasa Indonesia dikenal juga dengan nama Reuel, seorang bapak yang bijaksana (keluaran 2:16, Bilangan 10:29) adalah seorang Imam Midian (Keluaran 2:16) Moses menolong, menyelamatkan 7 anak perempuan Jethro dari gembala-gembala lainnya dan membantu mereka memberi minum ternak-ternak yang sedang digembalakan, anak-anak perempuan Jethro akhirnya pulang dan memberitahu tentang orang asing dari Mesir yang membantu mereka. Jethro kemudian mengundang Musa untuk dijamu makan dan kemudian Jethro memberikan Tzipporah kepada Moses menjadi istrinya, dan mereka menikah. Saat Musa dan anak-anak Israel keluar dari Mesir dan berada di padang gurun, Jethro menemui Musa dan membawa serta keluarga Musa yang dtinggalkan saat pergi kembali ke Mesir, Jethro tahu perbuatan TUHAN yang luar biasa menyertai Musa dan bangsa Israel. Kemudian kita tahu bahwa Jethro mengajar Musa soal delegasi. Tercatat juga Jethro menyembah YHWH saat itu dan membakar korban bakaran  dan korban sembelihan bagi TUHAN. Dia menyebut dirinya bagian dari bangsa Israel juga mengakui kehebatan TUHAN Israel.

I know now that the LORD is greater than all other gods, because his people have escaped from the proud and cruel Egyptians." (Exo 18:11)

Meresponi ini para tetua dan pemimpin Israel datang bergabung menikmati korban yang dibakar tersebut.
Dan Yitro, mertua Musa, mempersembahkan korban bakaran dan beberapa korban sembelihan bagi Allah; lalu Harun dan semua tua-tua Israel datang untuk makan bersama-sama dengan mertua Musa di hadapan Allah.  (Exo 18:12)

Jethro kemudian kembali ke Midian dan sepertinya tidak lagi ada kontak dengan orang-orang Israel lagi yang tercatat di Alkitab, tetapi anak nya ikut dengan Musa, lihat text mencatatnya sebagai berikut:

Lalu berkatalah Musa kepada Hobab anak Rehuel orang Midian, mertua Musa: "Kami berangkat ke tempat yang dimaksud TUHAN ketika Ia berfirman: Aku akan memberikannya kepadamu. Sebab itu ikutlah bersama-sama dengan kami, maka kami akan berbuat baik kepadamu, sebab TUHAN telah menjanjikan yang baik tentang Israel." Tetapi jawabnya kepada Musa: "Aku tidak ikut, melainkan aku hendak pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku." Kata Musa: "Janganlah kiranya tinggalkan kami, sebab engkaulah yang tahu, bagaimana kami berkemah di padang gurun, maka engkau dapat menjadi penunjuk jalan bagi kami. Jika engkau ikut bersama-sama dengan kami, maka kebaikan yang akan dilakukan TUHAN kepada kami akan kami lakukan juga kepadamu."
(Num 10:29-32)

dan jadi bagian bangsa Israel,

Keturunan Hobab, ipar Musa, orang Keni itu, maju bersama-sama dengan bani Yehuda dari kota pohon korma ke padang gurun Yehuda di Tanah Negeb dekat Arad; lalu mereka menetap di antara penduduk di sana.  (Jdg 1:16)
Adapun Heber, orang Keni itu, telah memisahkan diri dari suku Keni, dari anak-anak Hobab ipar Musa, dan telah berpindah-pindah memasang kemahnya sampai ke pohon tarbantin di Zaanaim yang dekat Kedesh. (Jdg 4:11)

Yup orang-orang asing bisa tinggal ditengah-tengah Israel asal mengikuti ketetapan-ketetapan TUHAN sama seperti bangsa Israel.

Saya bayangkan seandainya Jethro tidak membawa Tziporah kepada Musa kembali pasti akan berbeda yang terjadi pada Musa. Peranan seorang Istri sangatlah penting.

Kitab bilangan mencatat semua yang terjadi dan yang dialami oleh orang Israel di padang gurun, pemberontakan demi pemberontakan, keraguan dan ketidakpercayaan yang membawa mereka berputar dipadang gurun dan generasi ini tidak masuk ke Tanah Kanaan karena ketidakpercayaan mereka. Musa pun mengalami hal yang sama karena tidak hormat pada TUHAN dia tidak boleh jga masuk ke Tanah KANAAN. Padahal mujizat menyertai mereka kemana mereka pergi. Bilangan mencatat perjalanan Israel yang berpuatr-putar sampai mereka kembali ke titik yang sama mnedekati kembali perbatasan Kanaan dan kali ini mereka harus berhasil masuk kanaan, sensus kembali dilakukan, tentara sedang dihitung, Musa sedang mempersiapkan generasi baru ini agar tidak megulangi kesalahan moyang mereka, dengan demikian kita siap untuk masuk ke kitab Ulangan.

Kitab Ulangan mengambil setting 1406/1230 BC mereka kembali lagi ke untuk mengambil janji TUHAN. Musa sudah sangat tua dan Tuhan katakan Musa sudah hampir tiba masanya untuk pulang. Tuhan menunjuk Yoshua sebagai gantinya meski Joshua belum sepenuhnya diuji. Ulangan mencatat tentang perjanjian antara Israel dan TUHAN diperbaharui, perjanjian yang akan membawa Israel menuju penggenapan janji-janji TUHAN.
Setting tempat ulangan ada di lembah Moab, sebrang Yordan dekat Jericho. Musa menceritakan kembali janji-janji TUHAN kepada Israel, generasi baru ini harus benar-benar tahu tentang sejarah TUHAN dan nenek Moyang mereka.
Kitab ulangan adalah kitab farewell musa kepada bangsa Israel. Buku ini berisi kisah cerita/narasi, nasehat-nasehta, peringatan-peringatan, instruksi-instruksi dan janji-janji berkat jika Israel setia. So buku ini sangat-sangat penting, bayangkan pesan seorang yang sudah tahu mau dipanggil TUHAN dan orang yang mendengarkan juga tahu bahhwa Musa sudah saatnya dijemput TUHAN, pesan-pesan ini pasti penting.
Oleh sebab itu yukkk kita perhatikan, meskipun mungkinkita pernah tahu di Keluaran atau bilangan atau imamat, kit abaca lagi dan bandingkan jika ada cross reference.

Yuuk ah kita simak bapak Musa bercerita.


  • 8 Maret, Bilangan 27:1-11, 12-23, Bilangan 28 :1-8,9-10, 11-15, 16-25, 26-31. Bilangan 29:1-6, 7-11, 12-40. Ahli waris perempuan juga di perhatikan TUHAN, dan disini kita lihat TUHAN menjawab sesuai dengan kebutuhan manusia. Peraturan yang turun karena anak-anak Zelafehad ini yang akan membawa Ruth jadi istri Boaz karena Naomi sudah tidak punya keturunan lagi dan pusaka suaminya harus ditebus supaya namanya juga tegak diatas milik pusakanya tersebut. Juga yang menyebabkan Maria menjadi ahli waris dari Heli lewat suaminya Yusuf. Yosua mengganti Musa, ditunjuk langsung oleh TUHAN. Korban-korban kembali dijelaskan.
  • 9 Maret, Bilangan 30:1-16, Bilangan 31:1-24, 25-54. Nazar kaum perempuan juga dijelaskan, peraturannya berbeda dengan Nazar laki-laki perhatikanlah baik-baik. Midian dibalas, raja-rajanya ditumpas termasuk Bileam ben Beor. Banyak jarahan dan tawanan, peraturan tentang jarahan dan tawanan diberikan juga. Eleazer sudah menggantikan Harun dan mendampingi Musa.
  • 10 Maret, Bilangan 32:1-42, Bilangan 33:1-56, Bani Gad dan Reuben yang paling banyak ternaknya meminta tanah Yaezer dan Tanah Gilead menjadi temapat mereka karena baik buat peternakan. Mereka mendekati Musa untuk memberikan kota tersebut. Musa menegur mereka, peperangan belum selesai, tanah Kanaan belum semuanya direbut, kok kalian sudah minta bagian. Jadi seberang sungai Yordan menjadi milik Rueben dan Gad hanya saja mereka harus tetap mempersenjatai diri dan membantu sodara-sodaranya merebut Kanaan. Pasal 33 mencatat Musa mulai menuliskan perjalana mereka dari Mesir sampai saat ini, tempat-temapt yang disinggahi dicatat. Musa mencatat nya supaya tidak lupa, jadi kayak seorang yang lagi istirahat ketika habis perjalanan panjang dan melihat ke belakang, kemaren sudah mengunjungi mana saja ya…. Kira-kira begitu. Harun tahu akan berangkat, dia naik k eke Gunung Hor dan mati, tepat pada tahun keematpuluh setelah Israel keluar dari mesir, Harun berumur 123 tahun.
  • 11 Maret, Bilangan 34:1-15, 16-29. Bilangan 35:1-8, 9-34. Bilangan 36:1-3, Batas-batas tanah Kanaan ditetapkan, Tanah Kanaan pun dibagi-bagi sebelum direbut, TUHAN sendiri menunjuk orang-orang yang harus membagi sesuai dengan suku-sukunya, sekali lagi delegasi dipakai TUHAN sendiri. TUHAN sendiri yang memerintahkan mereka satu pemimpin dari setiap suku bertanggung jawab membagikan milik pusaka kepada orang Israel di tanah Kanaan, membuat kota-kota perlindungan, memberikan kesempatan bagi orang-orang yang tidak sengaja membunuh, kembali disebutkan syarat perkawinan anak-anak perempuan yang punya hak waris. Milik Pusaka mereka harus tetap berada menjadi milik pusaka suku tersebut, sehingga anak-anak perempuan dengan hak waris tidak boleh menikah dengan orang diluar suku mereka. Nah dari sini kita bisa tahu apa yang terjadi antara Maria dan Yusuf yang keduanya adalah suku Yehuda… wow!!!
  • 12 Maret, Ulangan 1:1-8, 9-18, 19-25, 26-46, Ulangan 2:1-25, 26-37. Ulangan 3:1-11, 12-20. Musa menuliskan riwayat pengalamannya di gunung Horeb, Musa mencatat riwayat pengangkatan hakim-hakim mewakili dirinya. Musa menceritakan tentang kedua belas pengintai sekaligus juga menceritakan hukuman atas Israel gara-gara kesepuluh pengintai tersebut, namun menghargai Kaleb ben Yefune dan Joshua Ben Nun karena kepercayaannya dan kesetiaannya. Kegagalan serangan ke bagian selatan juga Musa ceritakan, keputusan menyerang bukan karena TUHAN tetapi karena kembali ketidakpatuhan orang-orang Israel yang sok jago. Benar Negeri itu sudah dijanjikan pada kalian, tetapi waktu suruh menyerang kalian takut, begitu mau dihukum kalian bilang mau menyerang. Intinya adalah patuh!!! Jangan bikin agenda sendiri, nurut saja sama agenda dan timingnya TUHAN. Pengalaman reroute juga diceritakan Musa.  Peperangan dengan Og raja Basan.
  • 13 Maret, Ulangan 3:21-29, Ulangan 4:1-14, 15-31, 32-40, 41-43, 44-49. Ulangan 5:1-33. Musa juga menceritakan pada anak-anak Israel bahwa dia meminta pada TUHAN agar hukuman diperingan, supaya diijinkan melihat tanah Perjanjian, menyeberang kesana dan melihat dari dekat dari seberang sungai Yordan, Tuhan murka dan tidak mengijinkan. Berdasar pengalaman-pengalam tersebut, Musa menasehatkan bangsa Israel untuk benar-benar memelihara Hukum Allah.
Berpeganglah pada ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk selamanya."  (Deu 4:40)
3 kota perlindungan ditetapkan diseberang sungai Yordan disebelah timur. Pengajaran Musa dimulai dengan kesepuluh Hukum Firman.

  • 14 Maret, Ulangan 6:1-25, Ulangan 7:1-26, Ulangan 8:1-20, Ulangan 9:1-6, 7-29, Musa menjelaskan, kasih kepada TUHAN adalah hukum yang utama. Sikap yang harus diambil terhadap penduduk Kanaan dirinci dengan jelas oleh Musa berdasarkan titah TUHAN. Janji Berkat diberikan. Musa menasehati supaya bangsa itu jangan sombong  dan merasa berjasa merebut tanah Kanaan, semua itu karena TUHAn bukan karean usaha orang-orang Israel, Musa mengingatkan kembali jika mereka murtad dan berdosa TUHAN akan bertindak seperti dimasa-masa lalu sejak Horeb, Tabera, Masa, Kibrot Taawa, Kadesh Barnea.


Saya membayangkan diri saya ditengah-tengah bangsa Israel siap untuk berperang dan mendengarkan Musa menceritakan sejarah bapa-bapa leluhur dan setiap tindakan mereka dan keajaiban-keajaiban yang TUHAN lakukan di masa lalu… pasti membuat saya tergetarrrr..

Let’s read carefuly perhatikan details.

Siapkan kopi bila perlu!!!

TUHAN memberkati,

Dari teman seperjalananmu



Peters Kriss

Wednesday, March 1, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (9)



MASSK - BILANGAN (Maret 1)

Yeaay!!! Akhirnya kita tamat Imamat! Bagaimana perasaanya? Aduh? Bingung? ngantuk? Atau malah bergairah? Memang banyak kok yang baca secara berurutan sejarah dan kemudian berhenti bahkan stuck, di Kitab Imamat dan gak kemana-mana setelah itu. Pada dasarnya kitab imamaat memnag salah satu buku yang sulit untuk dibaca, pertama karena imamat memang buku yang membosankan, tidak ada narasinya, seperti membaca buku alamat, atau buku daftar list acara suebuah event. Alasan kedua karena apa yang ditulis didalamnya sungguh-sungguh tidak kita kenal dengan baik. Apa yang ditulis berasal dari dunia yang berbeda dengan dunia kita sekarang berjarak 3000 tahun!!! Bayangkan coba, budayanya jelas berbeda. It’s totally different world and we read about things that we find very strange. Alasan ketiga, buku ini sepertinya tidak relevant dengan kehidupan jaman sekarang, bayangkan jika ada orang yang kena najis kotor dan mempraktekan apa yang ditulis di Imamat, berteriak-teriak keliling area komunitas “Najis…! Najis…!” bisa gila!!
Jadi tenanglah saudaraku tidak mengapa jika bingung ataupun lambat dalam membaca buku ini, memang nature nya buku ini adalah termasuk buku yang sulit, bukan karena gaya penulisan sastranya tetapi karena konten nya.

Imamat sangat dekat kaitannya dengan Kitab Keluaran, paruh akhir buku Keluaran berisi pembangunan kemah tabernakel, Kemah dimana Tuhan tinggal diantara umatnya. Kemah kediaman Tuhan ada ditengah-tengah diantara ratusan kemah-kemah orang-orang Israel. Literally benar-benar TUHAN berdiam diantara umatnya!!! Yes ini ide nya, dari sini ide Imanuel juga terlaksana, the divine tent and the human tents together in one place.  Imamat mencatat bahwa apa yang terjadi di Kemah tabernakel, terjadi juga di kemah orang-orang Israel.
Dalam kaitannya dengan Tabernakel, kitab Keluaran mencatat tentang bagaimana TUHAN inisiatif mendekatkan diri pada manusia, maka Kitab Imamat bicara soal bagaimana manusia mendekatkan diri pada TUHAN. Keluaran berbicara soal Tuhan membebaskan umatNya, Imamat berbicara soal manusia mendedikasikan diri kepada TUHAN. Keluaran berbicara soal kasih karunia TUHAN membebaskan umatnya, Imamat dimulai dengan persembahan, menjelaskan bagaimana manusia dapat menunjukkan rasa syukurnya kepada TUHAN karena telah membebaskan mereka, yakni penyembahan, persembahan.

Kita memerlukan kedua kitab ini, meski Kitab Imamat tidak semenarik kitab Keluaran, tetapi kita belajar bahwa TUHAN mengajarkan kita bisa memabawa persembahan dan Tuhan menantikan persembahan tersebut sebagai wujud penyembahan syukur kita. Kitab keluaran dan imamat berdampingan mengingatkan pada kita bahwa kita dibebaskan supaya bisa dengan bebas melayani. Keluaran menunjukan bagaimana TUHAN menyelamatkan umatNya, kitab Imamat menjelaskan bagaimana umat TUHAN bisa melayani DIA.

Can you see the patterns? Bayangkan ituuhh

Kita sampai pada Kitab Bilangan, cukup masuk akal diberi nama kitab Bilangan, dalam bahasa Inggris disebut Numbers, karena diawali dengan penghitungan dan diakhiri dengan penghitungan pula, yakni sensus. Sensus pertama diambil saat Israel meninggalkan Sinai, satu bulan setelah Tabernakel didirikan. Total yang terhitung ada 603,550. Sensus kedua diambil saat mereka tiba di Moab, sebelum masuk ke tanah Kanaan hampir 40 tahun setelah sensus yang pertama dilakukan, terhitung 601,730. Berkurangg 1,820 jiwa. Perlu diketahui yang dihitung adalah laki-laki sehat yang siap untuk berperang, jadi seperti wajib militer.

Dalam bahasa Ibrani, kitab ini disebut Bemidbar, artinya adalah di Padang Gurun. Buku ini mencatat perjalanan bangsa Israel di padang gurun, yakni dari Gunung Sinai ke Kadesh Barnea sampai mendekati daerah Kanaan, sangat dekat hanya berjarak 11 hari perjalanan. Dan selama perjalanan ini ada banyak kejadian yang dialami, dan kita bisa belajar banyak.
Sudah siap? Yuuk ah kita mulai jalan


  • 1 Maret, Bilangan 6:1-21, 22-27 Bilangan 10:1-10, 11-36, Bilangan 7, 8 dan 9 sudah kit abaca pada tanggal 15 February. Bilangan 6, berbicara tentang kenaziran, yakni tentang mengucapkan nazar baik bagi laki ataupun bagi perempuan. Musa juga menerima perintah dari Tuhan untuk berbicara kepada Harun tentang doa berkat. Jadi Imam lah yang memberkati umat TUHAN. Imam menjadi perantara antara TUHAN dan umatNya. Nafiri, perintah membuat Nafiri dari perak dan tanda-tanda disebut semboyan Nafiri. Pada tahun kedua, bulan kedua tanggal dua puluh (2,2,20) tiang awan naik dan bergerak Israel berangkat dari Sinai. Bilangan hampir sama kedengarannya dengan bilangin, karena banyak mencatat tentang perkataan TUHAN di sini.
  • 2 Maret, Bilangan 11:1-15, 16-20, 31-35, Bilangan 12:1-16, Bilangan 13:1-24, 25-33, Tabera , karena umat bersungut-sungut tentang nasib buruk mereka, Tuhan menyalakan api ditengah-tengah mereka dam merajalela di tepi tempat perkemahan. Tuhan berjanji memberi daging, bahkan Musa mempertanyakan “how” nya., burung puyuh diberikan untuk mencukupi kebutuhan protein mereka dan permintaan mereka. Miryam dan Harun memberontak, karena perempuan Kush yang diambil Musa jadi istrinya, Miryam dan Harun, karena kecemburan dan insecurity. Pengintai dipilih, 12 pengintai memwakili setiap suku. Awal dari semua 38 tahun mengembara di padang gurun, setelah melihat Kanaan laporn negative yang mereka berikan, 10 orang lawan 2 orang.
  • 3 Maret, Bilangan 14:1-12, 13-25, 26-45, Bilangan 15:1-31, 32-36, 37,41, Tuhan marah dan akan menghukum, Musa bersyafaat. Tuhan mengampuni hanya dengan syarat. Maka rakyat ini berbalik lagi berangkat kea rah laut Teberau. 10 orang pengintai pembawa kabar busuk akhirnya kena tulah dihadapan TUHAN. Hanya Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune yang masih hidup, kelak mereka akan mewarsi negeri yang dijanjikan. Setelah ini orang-orang Israel nekad sok jagoan mau menyerang padahal TUHAN sudah membatalkannya gegara 10 orang dan mereka juga. Akhirnya orang-orang sok ini dihancurkan oleh orang Amalek dan kanan karena Tuhan tidak menyertai mereka. Tentang korban Api-apian, tentang dosa yang tidak disengaja, dan bagaimana memohon ampun. Pelanggar sabat dihukum dengan cara dilempari dengan  batu. Pemberitahuan untuk membuat jumbai peringatan.
  • 4 Maret, Bilangan 16:1-50, Bilangan 17:1-13, Bilangan 18:1-7, 8-32, Pemberontakan Korah, Datan dan Abiram, melawan kepemimpinan Musa dan Harun, Tuhan menjadi hakim diantara mereka. Mereka menuduh Musa yang membawa mereka berbalik ke padang Gurun dan mencegah mereka merebut kota yang dijanjikan TUHAN. 250 orang mati terbakar, bumi terbuka dan menelan orang-orang durhaka par pemberontak. Parahnya banyak orang menuduh Musa yang telah membunuh Umat TUHAN dan mereka melawan Musa dan Harun.  TUHAN menghukum orang-orng ini, menulahi mereka, Harun sebagai imam berdiri ditengah tengah antara yang sudaha mati dan yang masih hidup, berhentilah tulah tsb, yang mati hari itu 14,700 orang belum lagi orang-ornag yang diatas tadi. Kepemimpinan Harun dipertegas dengan keajaiban tongkat Harun berbunga, itulahyang dipilih TUHAN. Tongkat harun disimpan dalam Tabut Hukum Tuhan. Pasal 18 berbicara soal kewajiban dan hak orang Lewi.
  • 5 Maret, Bilangan 19:1-22, Bilangan 20:1-13, 14-21, 22-29, Bilangan 21:1-3, 4-9, 10-20, 21-35, Catatan peraturan tentang pentahiran. Perjalanan memutar bangsa Israel sampai kembali ke gurun Zin mereka tinggal di Kadesh, Miryam mati dan dikuburkan disini. Musa dan Harun berdosa dihadapan TUHAN, tidak memghormati kekudusan TUHAN, membuat Musa dihukum tidak bisa masuk dalam tanah Perjanjian, peristiwa ini terjadi di Meriba. TUHAN menolong di Horma, tetapi sehabis ditolong mereka pun bersungut-sungut, sehingga TUHAN memnghukum mereka dengan ular tedung. Perjalanan ke Moab, peperangan melawan Sihon, Raja Hesybon, Peperangan melawan Og raja Basan.
  • 6 Maret, Billangan 22:1-20, 21-41, Bilangan 23:1-12, 13-26, 27-24:14, Bilangan 24:15-25, Tentang Bileam, dan Balak. Balak mengupah Bileam untuk mengutuki Israel, tetapi tidak bisa karena TUHAN akhirnya Bileam malah memberkati Israel.
  • 7  Maret, Bilangan 25:1-18, Bilangan 26:1-65, Pada saat Israel sampai di Sitim bangsa iini berziah dengan perempuan Moab, perempuan-perempuan ini mengajak bangsa ini menyembah Baal Peor dan memakan dari korban sembelihan bagi baal ini. Murka TUHAN luar biasa karena perzinahan ini tidak ahanya perzinahan jasmani tetapi perzinahan rohani. Pinehas anak Eleazer, cucu Harun, menjadi pahlwan menghentikan tulah tersebut dengan tombaknya. Laskar Israel kembali dihitung. Kali ini Musa dan Eleazer yang menghitung mereka, dan catatan mereka adalah baru, tidak ada nama yang dulu dicatat Musa dan Harun muncul di catatan Musa dan Eleazer. Umat Israel bersiap untuk merebut tanah Perjanjian.


Sampai bertemu di Kanaan!!!



Regards
Peters Kriss

Wednesday, February 22, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (8)




 MASSK - IMAMAT//BILANGAN (Februrary 4)
 Kita sampai pada minggu ke delapan, Kitab Kejadian sudah kita telan, Kitab Ayub kita sudah angkut, Kitab Keluaran sudah kita kelarin, minggu ini kitab Imamat kita baca sampai tamat. Bahkan kita akan mulai membuka Bilangan di minggu ini. Keren tak terasa 5 kitab sudah kita sikat sampai habis, bagaimana rasanya?
Ada banyak pendapat masuk dan juga pertanyaan tentang kitab keluaran bagian akhir dan imamat yang penuh dengan detail bangunan, bahan, perabotan tabernakel dan juga seremoni, upacara, tradisi yang terjadi di Tabernakel dan sangat memusingkan. Tetapi percayalah bahwa jika saudara terus membaca dan membaca meminta pertolongan Roh Kudus, saudara akan bertemu Pribadi Yesus disana.
Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."  (Joh 1:45)
Bahkan Yesus pun memberikan konfirmasi
Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. (Joh 5:46)
Jadi membaca Perjanjian Lama sangatlah penting, gambaran Yesus  dan jejak-jejak nya ada disana, kita akan mengerti perjanjian Baru lebih lagi ketika kita mau meluangkan waktu membaca Perjanjian Lama.
Berikitnya mengenai Tabernakel dan Ibadah serta tata cara persembahan juga mempunyai makna yang mendalam. Teruslah baca, kita akan belajar banyak hal. Teruslah baca, agak ga mengerti atau tidak mengerti sama sekali utk saat ini tidak apa, teruslah baca!

  1. Belajar Tabernakel adalah dasar yang penting utk mengerti rencana Tuhan menebus manusia... dan kita akan mengerti bahwa secara jelas rencana tersebut dinyatakan lewat Alkitab
  2. Pemahaman tentang Tabernakel memberikan pemahaman betapa Kudus dan Agungnya Tuhan, sementara kita adalah orang berdosa - serasa jauh sekali jarak yang memisahkan
  3. Memahami Tabernakel adalah dasar yang penting utk memahami rencana penebusan Tuhan lewat korban Kristus
  4. Tabernakel menunjukkan betapa Tuhan yang Maha Kudus menyatakab Kasih Karunianya dan Belas Kasihannua kepada manusia yang berdosa
  5. Pelayanan Imam di Tabernakel menyatakan bahwa orang berdosa bisa mendekat kepda Tuhan Yang Maha Kudus dengan penyembahan
  6. Belajar tentang keimaman adalah dasar utk mengerti peran pelayanan Yesus Kristus sebagai Imam maha Tinggi
  7. Mengerti akan fungsi imam keturunan Harun/Lewi bagi orang2 Israel akan mwmbuat kita orang2 Kristen menghargai peran imam kita sbg orang percaya
  8. Segala hal tentang aturan korban sembelihan mengajarkan kita bahwa Tuhan berkenan akan korban darah sebagai penebusan dosa
  9. Memahami dengan benar jenis2 korban memberikan kita pemahaman akan pandangan Tuhan atas jenis2 dosa yang berbeda2 di PL
  10. Dengan memahami konsep Tabernakel ini kita sudah menyicil memahami separuh dari kitab2 PL, sebab Tabernakel dan segala tata cara nya adalah inti dari semuanya.. juga kita bisa memahami PB dengan lebih baik lagi...

So...
Jangan kendur, kita baca bersama sama. Dan minta kepada Roh Kudus utk memberikan pengertian bagi kita. Kitab Musa masih ada BIlangan dan Ulangan kita akan segera selesaikan dengan pertolongan Tuhan
Are you with me!!!

  • 22 February Im 17: 1 – 16, Im 18:1 – 30, Im 19:1 – 37, Mengatur tentang persembahan dan korban sembelihan supaya dilakukan atau dibawa kepada imam untuk mencegah penyembelihan korban bagi dewa-dewa lain, tidak sembarangan juga menyembelih binatang. Darah tidak boleh dimakan karena ada nyawa disitu, bangkai juga tidak boleh dimakan. Tuhan sangat menghargai pernikahan, Tuhan mengatur secara detail pernikahan orang-orang pilihannya, aturan  untuk hidup Kudus juga Tuhan berikan, mengatur sesame umat Tuhan dan juga orang asing yang tinggal didalam mereka, orang asing ini diperlakukan sama seperti mereka juga.
  • 23   February Im 20:1 – 27, Im 21:1 – 22:16, Im 22:17 – 33, Hidup kudus lagi ditulis lebih lanjut dan lengkap. Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku., ayat 26. Aturan hidup kudus para imam juga disebutkan dan Musa memberikannya kepda Harun dan anak-anaknya dan kepada semua orang Israel. Persembahan-persemabahan ibadah juga sifatnyaadalah kudus dan Tuhan berpesan kepada Musa untuk disampaikan kepada Harun dan anak-anaknya supaya mereka berlaku hati-hati. 

  • 24 February Im 23:1 – 44, Im 24:1 – 23, Im 25:1 – 23, Tuhan menetapkan hari raya untuk diperingati, Sabat, Paskah, Hari raya roti tidak beragi, Perayaan buah sulung, perayaan panen semimggu, Perayaan Trumpets, Yom Kippur, Prrayaan Pondok daun, sacred Asembly.  Aturan tentang minyak untuk lampu, ada makna prophetic yang sangat dalam disini, roti sajian, Hukuman terhdapa penghujat nama Tuhan dan kejahatan kejahatan laiannya. perayaan Tahun sabat dan  perayaan Yobel di beritahukan.  Tanah yang digarap juga harus mendapatkan sabatnya. Tahun Yobel yang istimewa disebutkan tentang apasaja yang dilakukan ketika tahun Yobel tiba.
  • 25  February Im 25:24 – 34, 35 – 55, Im 26:1 – 46, tentang jual beli rumah dan penebusan rumah.  Aturan social kemasyararakatan tentang orang miskin, saudara yang miskin, disebutkan aturan tentang budak, baik yang menjadi budakadalah ssaudara sendiri baik menjadi budaknya atau orang Israel menjadi budak orang asing yang kaya, ada aturan da nada aturan tebusannya. Tuhan memperhadapakan bangsa Israel dengan Berkat dan Kutu

  • 26 February Im 27: 1 – 34, Bil 1:1 – 54, Kitab imamat diakhiri dengan aturan tentang membayar Nazar kepada Tuhan. Dan dibuat lebih ringkas daripada membayar dalam bentuk barang, membayar nazar dalam bentuk uang.  Kita sampai di kitab Bilangan, kitab yang ditulis oleh musa juga. Dalam bahasa aslinya disebut bemidbar artinya di padang gurun. Kitab ini akan memnceritakan masa 38 tahun pengembaraan orang Israel di padang Gurun, sesuai dengan nama kitab ini dalam bahasa aslinya, Hebrew. Hari pertama, bulan kedua, tahun kedua setelah keluar dari mesir. Pasukan Israel dihitung, siap untuk bertemput.
  • 27    Fevruary Bil 2:1 – 34, Bil 3:1 – 51, pengaturan kemah-kemah suku-suku, mereka berkemah masing-masing dekat panji-panjinya. Kemah Pertemuanada di tengah-tengah kemah-kemah suku-suku Israel. Pasuukan Israel tiap suku juga dicatat. Suku Lewi belum dihitung. Jadi seseuai dengan yang suidah diatur, suku-suku Israel berangkat berbaris sesuai sukunya dan panji-panjinya, mereka berkemah juga sesuai dengan aturan yang ada, tidak sembarangan. Pasal 3 baru Tuhan memerintahkan Musa untuk mencatat suku Lewi menurut puak-puaknya. Jadi memang imam dibedakan.
  • 28 February Bil 4:1 – 49, Bil 5:1 – 31, bani kehat disendirikan dengan tugas khusus mengurus barang-barang maha kudus dihitung, dijaga supaya tidak punah. Bani gerson dihitung, juga mempunyai pekrejaan tersendiri. Bani Merari dihitung mereka bekerja di kemah pertemuan. Anak-anak Imam Harun mengawasi pekerjaan merreka. Orang-orang najis disuruh meninggalkan tempat perkemahan, saya rasa ini ada hubungannya dengan apa yang bab selalnjutnya ceritakan, persiapan perang, jadi Tuhan mengiginkan semuanya tampil dalam kekudusan.
Luar biasa, apa yang kita baca, saya membuat rangkuman saja tidak sabar untuk membaca ulang lagi nanti hari ke hari, ada banyak misteri, ada banyak hints, ada banyak pewahyuan, semoga Roh Kudus mengajarkannya lebih lagi

Yuuuk kita baca!

Regards
Peters Kriss

Wednesday, February 15, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (7)

 MASSK - IMAMAT//BILANGAN (Februrary 3)

Kemaren kita mengakhiri Kitab keluaran pas pada puncaknya Kitab Keluaran ditutup. Dimulai dari Pembebasan Israel dari Mesir pertunjukkan KemahaKuasaan TUHAN melebihi semua ilah-ilah di Mesir, membawanya keluar dari Mesir, mengalahkan Firaun dan orang-orangnya. Di Padang Gurun menunjukkan kasih sayangnya pada umat ini, melindungina, mencukupi kebutuhan pangan, makanan dan air, dan TUHAN mengatakan akan diam diantara mereka. Itu luar biasa, kenyataanya Imanuel adalah inisiatif TUHAN, artinya TUHAN ada diantaramu. TUHAN meminta tempat Maha Kudus dipersiapkan sebagai tempat tinggalnya, TUHAN berikan blueprint, sediakan bahan sejak dari Mesir, hanya orang-orang Israel perlu memberikannya secara sukarela, Tuhan siapkan ahlinya dan sejak pasal 25 dan seterusnya  pekerjaan dimulai. Tidak hanya mempersiapkan bangunan fisik tetapi adalah persiapan menyambut kehadiranNya dan kedatanganNya.

Segala perhiasan terbaik dikenakan
Segala perabotan terbaik disiapkan
Tempat pertemuan disiapkan
Segala rempah2 dan wewangian terbaik dipakai
harum semerbak memenuhi ruangan..

Dan TUHAN datang
Bertemu muka dengan muka
DIA DATANG dan TINGGAL

Demikianlah kitab Keluaran ditutup, TUHAN tinggal bersama-sama orang-orang Israel. Sebab awan TUHAN itu ada di atas Kemah Suci pada siang hari, dan pada malam hari ada api di dalamnya, di depan mata seluruh umat Israel pada setiap tempat mereka berkemah.  (Exo 40:38)
Seminggu kedepan kita akan membaca kitab Imamat dan Bilangan yang saling crossover. Semuanya tentang orang Lewi dan Keimaman, dalam bahasa Inggris disebut Leviticus. Dalam bahasa aslinya di Tanakh kiab ini diesebut “vayikra” yang artinya “dan Ia memanggil”  sesuai dengan kalimat pertama yang ditulis di kitab ini :
TUHAN memanggil Musa dan berfirman kepadanya dari dalam Kemah Pertemuan:
(Lev 1:1)
Secara kronologis kita membaca Bilangan 7 terlebih dahaulu, karena teks nya di bilangan 7 ini mengatakan:
Pada waktu Musa selesai mendirikan Kemah Suci, diurapinya dan dikuduskannyalah itu dengan segala perabotannya, juga mezbah dengan segala perkakasnya; dan setelah diurapi dan dikuduskannya semuanya itu, (Num 7:1)

Jadi dari Bilangan 7 yang mengambil setting setelah pentahbisan Kemah, kemudian Tuhan berbicara kepada Musa tentang banyak hal, termasuk orang Lewi dan peraturan-peraturan, tentang perayaan paskah. Kemudian kita menuju Imamat pasal 1 , pasal 2 dan pasal 3 membaca mengenai korban-korban, korban bakaran, korban keselamatan dan korban sajian, korban penebus dosa, korban penebus salah, sampai pasal 8 kita akan melihat Pentahbisan Harun dan anak-anaknya, penyeraha jabatan Imam kepada Harun dan anak-anaknya. Pasal 10 kita akan melihat bahwa tidak boleh sembarangan dengan hadirat TUHAN, peringatan kepada Imam. Lalu pemberitahuan mengenai binatang yang haram dan yang kosher. Ada aturan pentahiran sesudah melahirkan anak dan lain sebagainya yang mengatur tentang kesehatan dan kehidupan social dan kebersihan pribadi yang menyangkut pada tatakehidupan social. Kemudian bergerak lagi membahas tentang Hari Raya pendamaian, tentang tempat menyembelih dan mempersembahkan korban. Tuhan juga berbicara mengenai Kekudusan Pekawinan di pasal 18, harus hidup kudus, 4 pasal tentang kekudusan, jadi TUHAN memandang bahwa kekudusan itu penting karena TUHAN itu kudus adanya dan DIA Imanuel, tinggal bersama mereka, sehingga hal yang paling layak dilakukan sebagai umatnya adalah menjaga Kekudusan sebab TUHAN yang Kudus tinggal bersama mereka.
Bisa jadi semua peraturan-peraturan ini akan membosan kan, dan sulit dimengerti, tidak mengapa, teruslah membaca, bersama-sama kita membacanya.
Mari kita mulai
  • 15 Feb Bil 7:1 – 89, Cukup panjang, 1 Pasal tetapi luar biasa panjangnya, Setelah Musa mentahbiskan Kemah Tabernakel dan hadirat TUHAN meliputi perkemahan, para pemimpin suku-suku Israel mempersembahkan persembahan kepada TUHAN  pada saat pentahbisan Mezbah, setiap hari setiap suku membawanya kepada Musa, cukup banyak yang dibawa oleh sebab itulah setiap hari 1 suku yang membawa persembahan. Musa kembali mendengar suara TUHAN, dari Tabut perjanjian.
  • 16 Feb Bil 8:1 – 9:1 – 14 // Imamat 1:1 - 17, Im 2:1 – 16, Im 3:1 – 17, TUHAN memberitahukan tentang Kandil, pentahbisan orang Lewi, untuk melakukan pekerjaan jabatan imam, yakni melakukan pekerjaan di Kemah Pertemuan dengan dibawah pengawasan Harun dan anak-anaknya, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah orang Lewi bekerja, dari yang berusia 25 tahuns sampai 50 tahun, dia dibebaskan dari tugas tersebut, kalau masih mau membantu pekerjaan TUHAN di kemah pertemuan juga masih diperbolehkan. Ketetapan mengenai perayaan paskah diberitahukan. Tentang korban bakaran, korban sajian, korban keselamatan diberitahukan. Luar biasa detailsnya, dengan kita belajar mengenai segal jenis korban yang berbeda-beda ini justru seharusnya kita menghargai korban Yesus Kristus bagi kita semua atas semua korban-korban di PL tersebut.
  • 17 Feb Im 4:1 – 35, Im 5:1 – 19, Im 6:1 – 30 , Empat pasal mengatur tentang korban penghapus dosa, ada jenis-jenis dosa yang berbeda dan korban penghapusannya juga berbeda, tergantung juga siapa yang berdosa. Memahami dengan benar jenis2 korban memberikan kita pemahaman akan pandangan Tuhan atas jenis2 dosa yang berbeda2 di PL. 
  • 18 Feb  Im 7:1 – 38, Im 8:1 – 36, satu pasal lagi tentang Korban penebus salah, kemudian juga korban keselamatan. Ada aturan yang mengatur bagian yang hak dari imam dan hak bagi Harun dan anak-anaknya. Jadi para Imam hidup juga dari binatang yang dipersembahkan, tergantung aturan yang berlaku, mana yang dibakar dihadapan TUHAN mana yang dimakan oleh yang mepersembahkan korban dan mana yang menjadi bagian imam. Dasar dari perjamuan kudus, yang mengorbankan juga memakan daging korban persembahan. Jadi jika kita memakan dan meminum anggur dan roti, itu artinya kita mengakui kesalahan kita, ikut serta mempersembahkan Yesus Kristus sebagai korban tebusan.
  • 19 Feb Im 9: 1 – 24, Im 10:1 – 20, Im 11:1 – 47, di pasal-pasal ini kita melihat serah terima jabatan Imam, ditandai dengan mempersembahkan korban anak lembu, membakarnya, kemudian menyembelih korban bakaran, Korban keselamatan, serta korban penghapus dosa. Ada  tiga korban pada waktu para Imam menerima jabatannya yakni, Korban penghapus dosa, korban bakaran dan korban Keselamtan, kemuliaan TUHAN turun dan api keluar dari hadapan TUHAN dan menghanguskan korban bakaran dan  segala lemak diatas mezbah, semua bangsa bersorak. Baru kemudian berurusan dengan kekudusan, termasuk para imam yang sembarangan membawa api terkena dampaknya. Di perjanjian baru juga ada peristiwa ini, ingat ananinas dan safira? New era wa being inaugurated. The new community had to be made aware that it existed for GOD, not vice versa. Tentang binatang haram dan tidak haram disbeutkan disini, semuanya. Dan itu semua demi kebaikan bangsa Israel. 
  • 20 Feb Im 12: 1 – 8, Im 13: 1 – 59, Im 14: 1 – 32, Kebersihan bagian dari kekudusan. Najis atau uncleanness datang dari darahnya bukan melahirkan bayinya makanya perlu bersih-bersih diri. Di imamat ini berbeda lamanya untuk netahirkan diri antara melahirkn bayi laki-laki dan bayi perempuan, melahirkan bayi perempuan lebih lama dalam menahirkan diri, alasannya tidak dijelaskan juga. Diakhiri dengna lapor kepada imam dan mempersembahkan korban bakaran, anak domba umur setahun jika mampu, jika tidak mampu maka membawa burung merpati dua ekor. Juga imamat mengatur tentang penyakit kusta, jadi terlihat TUHAN sangat peduli dengan kesehatan umatNya
  • 21 Feb Im 14: 33 -57, Im 15: 1 – 33, Im 16: 1 – 34, ayat 33 sampai 57 tentang kusta di sebuah rumah, bisa jadi berbicara tentang symbol restorasi sebelum Kanaan menjadi atau didiami oleh orang-orang Israel sehingga tanah Perjanjian menjadi Kudus adanya. Kebersihan dan kesehatan mejadi sangat krusial dan penting. Menngapa sebab mereka hidup berkomunitas! Jika satu saja tidak kudus, maka bisa mempengaruhi seluruh komunitas. Bukan berrarti dia ditolak oleh komunitas, tetapi diberi perlakuan khusus, diperhatikan, dirawat sampai dia bersih kembali utnuk kembali bisa berkomunitas secara sehat.  Berlaku baik pria maupun wanita.

Kita tutup seminggu dulu, sebelum kepala jadi pusing tujuh keliling karena banyaknya peraturan, banyaknya lembu dan anak domba yang harus disembelih… tetapi bau korban bakaran wangi banget, apalagi jika pas bakar lemaknya.
Aduh kok jadi lapar! Anak kost andalannya ya mie instant atau nasi goring yang lewat depan gang! Sabar kawan sebentar lagi kita masuk tanah Perjanjian. Cukupkan dan nikmati apa yang ada.
Salam,
@peterskriss

Thursday, February 9, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (6)

MASSK Keluaran//Bilangan (February2)
Bulan February minggu kedua, artinya di tahun 2017 ini kita telah sampai di minggu ke 6, paling tidak lah ya. Bagaimana masih lanjut terus membaca kronologisnya? Masih dong!!! Dan bersamaan dengan kita teman-teman di JPCC juga sedang campaign baca Alkitab Setahun/One Year Bible Reading yang dimulai bulan February ini. Sepertinya teman-teman JPCC sudah sampai Ayub, titip salam buat Ayub yah.
Kita disini sudah sampai kita Keluaran, maafkan saya tidak banyak memberikan komentar. Disela-sela baca rutin setiap hari saya juga harus mencari kost-kostan. Puji Tuhan tempat kost sudah dapat, dan pertolongan Tuhan luar biasa. Saat ini saat saya mengetik, saya telah berada di tempat kost. Yeaah jadi anak kost… yeah jadi anak indomie hahahah.

Minggu lalu kita sudah membaca dari awal Keluaran, bagaimana Musa dipanggil, bagaimana Musa diutus sedrama-dramanya  ditulis oleh Alkitab.  Kemudian bagaimana Musa dan Harun bertemu dengan Firaun, kita menyaksikan tingkah pokal Firaun , tarik ulur dengan Musa. Tuhan dengan sabar meladeni Firaun dengan segala karakternya. Mesir diluluh-lantakkan, digoncangkan, inipun tidak tiba-tiba, sejak awal TUHAN katakan, ijinkan anak sulungku pergi, jika tidak kau ijinkan anak sulungku pergi, maka anak sulungmu akan mati. Tulah ke sepuluh anak sulung mati. Beberapa tulah sebelumnya ada peringatan sebelum tulah dijatuhkan, perhatikan details ditengah tulah pun masih terlihat tangan TUHAN dan kasih karunianya meskipun kepada orang Mesir. TUHAN lepaskan, TUHAN bebaskan Israel dengan menunjukkan keMahaKuasaanNya, seharusnya orang-orang Israel tidak perlu ragu lagi ketika melihat tangan TUHAN yang sedemikian dahsyat menyertai perjalanan mereka, tetapi apa daya sejarah berkata lain. Baru permulaan saja mereka sudah complain tentang, makanan, complain tentang air dan seterusnya dan seterusnya sampai generasi awal yang keluar dari Mesir hilang habis karena sikap mereka dan mereka tidak sempat menginjakkan kaki di Kanaan. 

Berikutnya kita akan melihat aturan aturan yang TUHAN berikan kepada orang-orang Israel lewat Musa. Mengatur bagaimana mereka harus hidup. Selama di Mesir mereka hidup di Goshen dari sebuah keluarga menjadi suku-suku dan akhirnya menjadi sebuah bangsa. Ya ada sebuah bangsa dalam suatu bangsa, mau tidak mau bangsa Israel ketika hidup di Mesir sedikit banyak pastilah hidupnya terpengaruh dengan gaya budaya bangsa Mesir, yang dipimpin oleh Firaun.  Sekarang bangsa Israel ini keluar dari mesir, keluar dari peradaban yang “melahirkannya” atau katakanlah peradaban yang ‘membesarkannya’ saya pikir TUHAN pasti punya maksud mengapa bangsa ini harus diam di Mesir dan kemudian jadi besar. Mesir saat itu adalah pusat peradaban, sudah maju untuk jaman itu. Sehingga anak-anak Israel bisa melihat secara nyata seperti itulah kehidupan berbangsa dan bernegara, pola pikir mereka bukan lagi pola pikir keluarga, suku, tapi pola pikir bangsa, Negara, kerajaan. Kelak mereka bisa mambandingkan dengan cara manusia seperti Mesirlah kira-kira, mengandalkan TUHAN bagaimana ya? Mereka harus mengalami sendiri.
Ini seperti belajar sejarah bagaimana sebuah bangsa berdiri, seperti diatas kita akan melihat aturan-aturan dibuat dan dijalankan, tidak ada rapat, meeting, atau pemungutan suara, semuanya ada dalam kedaulatan TUHAN, sekali lagi kedaulatan ada di tangah TUHAN, segala keputusan adalah Prerogative nya TUHAN saja, ingat… kita seperti kembali ke Eden, hanya TUHAN saja yang memutuskan baik dan dan jahat, yang baik dan yang buruk.
Mari kita mulai

  • 8 February Kel 22:16 – 24:18, Aturan-aturan moral Tuhan berikan, aturan tentang relasi atau berurusan dengan tetangga, orang asing, juga diberikan, bahkan yang berkenaan dengan musuh pun TUHAN sebutkan. Peraturan Sabat, Juga tentang perayaan-perayaan, TUHAN tidak hanya memberikan aturan, namun juga Tuhan memberikan hari untuk perayaan, hari utnuk bersukacita. Tentang penaklukan Kanaan diberitahukan secara details, ada pasukan supranatural yang menyertai mereka!!! Wow! Pun Tuhan beri peringatan bagaimana bersikap dengan budaya setempat, dengan orang-orang setempat. Apa yang harus diakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan serta juga janji atau reward jika umat TUHAN taat. Perjanjian, covenant dilakukan dengan darah, perjanjian antara TUHAN dan manusia, untuk sama sama mentaati perjanjian tersebut.
  • 9 Februry Kel 25:1 – 28:43, Bagian ini isinya detail tentang Tabut Perjanjian, Meja Roti, Kaki Dian, Kemah Tabernakel, Altar tembaga, pekarangan Bait suci, Minya untuk Lampu, serta pakaian Imam yang melayani di Kemah Tabernakel. Betapa TUHAN itu sangat mendetails dengan segala sesuatunya, ukuran, jenis bahan, details pengerjaannya dan seterusnya. Aku tidak memandang TUHAN kok repot banget sih, yang sederhana napa? Ingat bahwa kedaulatan kembali di Tangan TUHAN, Tuhan yang memutuskan yang terbaik buat mmanusia, dan yang bisa orang-orang Israel lakukan adalah taat melakukannya. Semua ukuran yang dipakai, jenis bahan yang dipakai, letak semua perabotan tersebut mempunyai makna yang dalam dan juga makna prophetic. Jika saudara punya waktu catatlah dan buat semacam study kecil.
  • 10 February Kel 29:1 – 31:18, Petunjuk terus diberikan, diatas peraturan-peraturan tentang perabotan yang besar besar, Tuhan juga memberikan rincian tentang perabotan yang kecil-kecil termasuk didalamnya dan Ia memberi perincian tentang mezbah pembakaran ukupan, bejana pembasuhan, dan minyak urapan yang kudus. Selain itu Tuhan juga memberi perintah aturan tentang cara pentahbisan imam dan anak-anaknya. Tentang sensus pajak, larangan menggunakan wangi-wangian yang dipakai buat TUHAN dipakai buat dirinya sendiri. Jadi selama 40 hari 40 Malam Musa menerima semua pewahyuan tersebut. Dan kemudian meneruskannya kepada Bezaleel dan Oholiab, karena TUHAN sudah menunjuk mereka sebagai pelaksana dari proyek tersebut. 
  • 11 February Kel 32:1 – 34:35, Ditinggal Musa selama 40 hari 40 malam membuat bangsa Israel cemas dan gusar, entah apa yang ada di pikiran mereka sehingga membuat patung lembu emas dan bahkan harun tidak berupaya mencegahnya. Musa turun dari gunung dan memohon ampun bagi bangsa Israel yang telah berdosa. TUHAN memperbaharui perjanianNya. Musa meminta penyertaan TUHAN, tidak akan pergi jika TUHAN tidak menyertai langkahnya. Musa membuat Kemah Pertemuan. Pasal 33 adalah peristiwa yang sangat bersejarah, bahwa Tuhan menampakkan diri kepada Musa, melewati Musa dan Musa melihat after glow nya ketika TUHAN berjalan melewatinya. Muka Musa bercahaya, dua loh batu yang baru diberikan.
  • 12 February Kel 35:1 – 36:38 Tuhan kembali memperingatkan untuk menguduskan hari Sabat. Pembangunan Kemah Suci dimulai. Persembahan Khusus untuk pembangunan dilaksanakan oleh orang-orang Israel yang tergerak saja. Persembahan khusus terus mengalir untuk pembangunan Kemah Suci tersbut walau jumlahnya sudah mencukupi. Sehingga harus dicegah supaya rakyat tidak usah lagi membawa korban persembahan khusus tersebut. Bezaleel dan Aholiab mulai bekerja. Kemah Suci cikal bakal Bait Suci nantinya sedang dikerjakan, bahan-bahan bangunannya dibuat untuk disusun nanti. Kemegahannya akan sangat luar biasa. Warna yang TUHAN pilih, bahan yang TUHAN pilih akan membuat Kemah Suci ini mencolok di Padang Gurun.
  • 13  February Kel 37:1 – 39:31 Seterus kita akan menyimak tentang proses pembuatan segala perabotan yang mengisi Kemah Suci. Satu demi satu perabotan dibuat, setahap demi setahap proses dijalankan. Kemah Suci sudah dalam proses pembuatan, berikutnya disebutkan Tabut Perjanjian dibuat setelahnya, Bezaleel membuat tabut tersebut dari kayu penaga. Kemudian Meja untuk Roti Sajian dibuat, juga dari kayu Penaga disalut dengan emas murni. Setelah itu Mezbah pembakaran ukupan dibuat, juga dari kayu penaga, disalut juga dengan emas murni. Minyak urapan urapan kudus dan ukupan murni dari wangi-wangian dibuat  seperti tukang campur rempah-rempah.Selanjutnya mezbah korban bakaran, bejana pembasuhan dari tembaga. Pelataran Kemah Suci dibuat, tiang-tiang dari lenan halus. Juga disebutkan dipasal 38 ada audit biaya yang diperlukan untuk membangun
  • 14 February Kel 39:32 – 40:38 // Bil 9:15-23 Setelah semua bahan-bahan untuk membangun Kemah Suci lengkap dan siap didirikan atau dbangun. Selanjutnya pakaian untuk imam dibuat. Details dari bahan bajunya sampai pernak-pernik perhiasan yang dipakai, yang mewarnai baju imam tersebut. Semuanya itu dikerjakan dan dibuat secara detail sesuai dengan yang TUHAN perintahkan kepada Musa. Setelah selesai, mereka menyerahkan kepada Musa untuk diperiksa. Seperti yang Alkitab katakan,

Tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah dilakukan orang Israel segala pekerjaan melengkapi itu. Dan Musa melihat segala pekerjaan itu, dan sesungguhnyalah, mereka telah melakukannya seperti yang diperintahkan TUHAN, demikianlah mereka melakukannya. Lalu Musa memberkati mereka.  (Exo 39:42-43). Kitab Keluaran di akhiri dengan Musa mendirikan Kemah Suci tersebut dan Kemuliaan TUHAN turun memenuhi Kemah Suci. Awan menutupi Kemah pertemuan dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci. Awan TUHAN ada di atas Kemah Suci pada siang hari dan pada malam hari ada api diatasnya. Jika awan bergerak maka orang Israel harus bergegas berkemas dan bergerak mengikutinya. Tercatat juga di Bilangan 9:15-23

Minggu depan kita akan melihat dan membaca dengan hati-hati kitab Imamat. Bersiaplah dipimpin TUHAN, tiang awan di terang hari dan Tiang api di gelap malam.


Salam,


@peterskriss