Wednesday, March 15, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (11)

MASSK - Ulangan bagian 2 (Maret 3)


Seru sekali membaca kitab Ulangan, lumayanlah ya disbanding dengan Kitab Imamat, yang membuat pusing berlarut-larut, saya dengar juga teman-teman date yang jadualnya memaang tertinggal dua kitab sekarang sedang memulai membaca Kitab Imamat. Selamat ya guys!
Kita berada di kitab Ulangan, kemaren sudah saya singgung sedikit minggu lalu tentang kitab ini, memberi sedikit kata pengantar supaya kita bisa relate dengan mudah. Saya akan menambahkan beberapa buat kita semua, agar saat membacanya jadi lebih seru!
Kitab Ulangan dalam bahasa Ibraninya disebut Devarim, The Words dalam bahasa Indonesia berarti “Kata-Kata”. Mengapa demikian karena memang kata pertama dari kitab Ulangan adalah kata-kata, Orang Ibrani demikian dalam memberi nama kitab, yakni kata pertama yang ditulis pada  gulungan kitab itu. Dalam bahasa Yunani disebut Deuteronomy, dari kata deuteron yang artinya second dan nomos yamg artinya Hukum. Dari nama tersebut kita bisa tahu bukuinya tentang apa dalam kitab Ulangan kita menenmukan 10 Hukum Torat muncul lagi sama, hukum yangsama yang muncul di Kitab Keluaran. Lho kalau sudah ada mengapa ditulis lagi?
Karena kitab Ulangan ditulis 40 tahun setelah buku Keluaran. Selama 40 tahun tersebut generasi pertama yang keluar dari mesir telah mati semua, kecuali Musa Kaleb dan Yosua. Generasi kedua ini masih saangat kecil saat orang-orang tua mereka keluar dari mesir dan menyeberangi Laut Merah, kecil kemungkinan mereka ingat semua perstiwa tersbut, dan pada saat Musa membacakan Hukum Torat dan aturan-aturan dari TUHAN mereka juga masih sangat kecil dan belum tahu apa-apa yang TUHAN sampaikan lewat Musa pada masa itu. Sehingga pada masa ini Kitab Ulangan adalah Musa menceritakan, membacakan dan menjelaskan kembali tentang Hukum Torat dan ketetapan-ketetapan yang TUHAN berikan untuk keduakalinya. Setiap generasi harus memperharui “covenant” atau perjanjian mereka dengan TUHAN.

Alasan lain yang perlunya pengulangan ini karena saat ini mereka, anak-anak Israel sedang bersiap masuk ke Tanah Perjanjian. Selama 38 tahun mereka mengembara di padang gurun, tanah yang dijanjikan sekarang telah berubah, semakin banyak musuh yang menduduki Kanaan. Jadi Hukum-hukum dibacakan dan dijelas oleh Musa saat Pasukan Israel, disisi timur Sungai Jordan mereka harus belajar, mereka harus tahu, mereka harus mengenal TUHAN, dan apa saja perintah-perintahNya yang harus mereka jalankan dan taati hal-hal apa yang harus mereka persiapakan sebelum masuk Tanah Perjanjian. Namun Musa tidak akan pergi bersama mereka masuk Tanah Perjanjian, TUHAN sudah memberitahu bahwa Musa akan mati dalam waktu 7 hari.  Jadi Musa ingin memastikan bahwa generasi baru ini benar-benar tahu dan mengerti tentang sejarah bangsa mereka , dan siap untuk menjemput masa depan yang terpampamg jelas di depan mata mereka. TUHAN ingin generasi barui ini mengenal, merasakan, mengalami keajaiban kekuatanNya.  Bahkan mereka kan melihat lagi bagaimana TUHAN membelah air, kali ini TUHAN akan menunjukan pada mereka terhadap sungai Yordan. Nah… see see !!! TUHAN bekerja dalam pattern, sekali lagiiiiii pattern.

Penting untuk kita note, bahwa Hukum ini diberikan untuk yang kedua kali. TUHAN bawa mereka keluar dari Mesir dan melewat Laut merah yang terbelah lebih dulu, menyelamatkan mereka, kemudian membuat perjanjian dengan mereka di Sinai. Tuhan tidak perintahkan mereka bagaimana harus hidup sampai mereka dibebaskan dan diselematkan terlebih dahulu. Pattern inilah yang terlihat sepanjang Alkitab.
GOD first of all shows us HIS Grace by saving us, and then explains how we should living.

Generasi baru ini akan melihat bagaimana TUHAN akan menyelamatkan mereka, bagaimana TUHAn akan berperang bagi mereka, membawa mereka menyebarang Yordan yang pada saat itu mustahil untuk diseberangi, sedang banjir besar. Dan setelah mengalami mujizat ini mereka akan bergerak ke gunung ebal dan Gerizim, hampir sama seperti moyang mereka yang berada di Sinai, dan sama seperti Moyang mereka di Sinai. Disini di Ebal dan Gerizim meraka kan mendengar repetisi berkat dan kutuk yang dulu moyang mereka dengar di Sinai.
It was a repeat performance at the end of 40 years for entirely new generation.
So let’s read again “Devarim” before we enter the Land, the Promise Land, Canaan.


Here we go!


  • 15 Maret, Ulangan 10:1-11, 12-11:7; Ulangan 11:8-32, Ulangan 12:1-32. Musa menceritakan dan menjelaskan tentang dual oh batu yang baru, Musa menyisipkan tentang kematian Harun dan Eleazer menggantikannya. Musa menjelaskan bahwa TUHAN terpikat dengan nenek moyang mereka, pasti yang dimaksud adalah Abraham, Ishak dan Yakub, bersyukurlah karena fakta ini hai Israel, demikian kata Musa.  Selalulah taat dan bersyukur atas kenyataan yang membanggakan ini. Mengasihi TUHAN melakukan kewajiban dengan setia, berpegang teguh pada segala ketetapan-ketetapannya. Bukti-bukti sejarah Musa beberkan, ketaatan akan mendatangkan berkat dan ketidaktaatan akan mendatang kutuk, bukan hanya diri sendiri tetapi membahayakan keluarga dan bangsa secara keseluruhan. Musa mengingatkan untuk mengucapkan berkat diatas Gunung Gerizim dan kutuk diatas gunung Ebal, dulu dilakukan di Sinai. Perintah untuk mendirikan satu tempat ibadah setelah menyebrang dan setelah TUHAN memusnahkan semua penghuni Kanaan, juga perintah memghancurkan nerhala-berhala.
  • 16 maret, Ulangan 13:1-18, Ulangan 14:1-21, 22-29; Ulangan 15:1-11, 12-18. 19-23, Ulangan 16:1-8, 9-12, 13-17. Tuhan lewat Musa sudah memberikan peringatan akan apa apa yang terjadi di masa depan. Menjaga diri kudus dan tidak sama dengan cara orang-orang kanaan benar-benar ditekankan, pendeknya Tuhan berkata “kamu adalah umatKU, aku adalah TUHAN dan Rajamu ikuti semua perintahku sehingga hidup kalian akan aman dan tenteram di tanah yang dijanjikan, jangan ikut-ikutan aturan-aturan orang-orang Kanaan” Aturan makanan haram dan halal, tentang persembahan persepuluhan juga disebut, bukan sebagai beban, tetapi ucapan syukur. Tata ekonomi, kehidupan social juga diatur oleh TUHAn dengan ketetapannya. Tidak hanya itu, Musa juga memberikan pentingnya merayakan hari-hari peringatan, Tiga hari raya utama.
  • 17 maret, Ulangan 16:18-17:13, ulangan 17:14-20, Ulangan 18:1-8, 9-14, 15-22, Ulangan 19:1-13, 14-21, ulangan 20:1-20, Ulangan 21:1-9, perintah untuk delegasi, sama seperti Musa memiliki hakim-hakim atas suku-suku. Maka bangsa ini juga harus memiliki hakim sendiri-sendiri sesuai dengan tempat dimana mereka nanti akan diberikan, sebenarnya mereka tidak memerlukan raja seperti bangas bangsa lain, TUHAN adalah raja mereka. Tetapi godaan hidup seperti bangsa lain sungguh menggoda mereka sehingg TUHAN pun suidah memprediksikan dan memberikan aturan jika meraka nantinya mau memilih seorang raja. Peringatan untuk tidak membawa persembahan hewan yang cacat, kekejian bagi TUHAN, pun mereka langgar pada akhirnya nanti.  Menyembah berhala dilarang dan hukumanya fatal, TUHAN ingin mnejaga kemurnian bangsa pilihannya ini. Penghasilan imam dan orang Lewi Musa kembali ingatkan. Sekali lagi cara hidup bangsa-bangsa kanaan jangan ditiru, Musa memberi peringatan tentang tenung. Kota kota perlindungan Musa imgatkan, hukum tentang perang, dan hal-hal lainnya.
  • 18 Maret Ulangan 21:10-14, 15-17, 18-21, 22-22:12, Ulangan 22:13-30, Ulangan 23:1-8, 9-25:19, Sekali lagi tentang hak perempuan TUHAN perhatikan, meskipun dia adalah tawanan perang, TUHAN bener-bener perhatikan. Hukum tentang poligami yang berkenaan dengan hak kesulungan juga disebutkan. Ada hukuman bagi anak durhaka, dilempari dengan batu oleh orang sekota, jadi ingat tentang anak yang hilang yang menjadi durhaka karena menjual semua warisannya dan hidup liar dikota, hemm apakah ada hubungannya? Orang yang dikhukum mati pun dikuburkan, tidak dibiarkan digantung. Banyak lagi aturan-aturan yang mengatur kehidupan social orang-orang Israel agar berbeda dengan bangsa-bangsa sekitarnya, dan mereka bisa jadi contoh. Ada aturan juga soal orang-orang yang tidak boleh masuk ke Jemaah Tuhan, menjaga kekudusan Jemaah Tuhan dan Rumah Tuhan. Hal-hal social juga Musa sebutkan dan ingatkan. Tentang Rumah tangga, tentang perkawinan. Tentang hubungan dengan sesama, semua lengkap. Perintah, Amalek harus dihapuskan!!!
  • 19 Maret Ulangan 26:1-15, 16-19, Ulangan 27:1-10, 11-26, ulangan 28:1-14, 15-29:1, Mempersembahkna hasil pertama, setelah TUHAN membawa masuk ke negeri yang diberikan TUHAN, telah mendudukinya dan diam disana, sebagai wujud ucapan syukur karena TUHAN telah membawa keluar dari Mesir. Demikian juga persepuluhan Musa kembali ingatkan, Musa cukup sering saya arasa menyinggung soal persepuluhan ini, mengingat ini adalah tentang nasib dan hak orang-orang Lewi. Diakhir taklimatnya mengenai Hukum Tuhan Musa pun masih mengingatkan soal persepuluhan, Musa menutup penjelasanya mengenai hukum-hukum dan ketetapan dengan sebuah janji Israel akan menajdi terpuji ternama dan terhormat, umat yang kudus seperti yang dijanjikanNya asalkan memegan teguh semua hukum tersebut. Perintah Musa pada para tua-tua Israel untuk mengucapkan kutuk dan berkat saat nanti setelah mereka menyebrang Yordan, di Ebal dan Gerizim.
  • 20 Maret Ulangan 29:2-29, Ulangan 30:1-0, 11-20, Ulangan 31:1-8, 9-13, 14-29. Perjanjian Israel dan Tuhan diperbaharui, lewat Musa dan orang Israel di tanah Moab sesuai dengan perintah TUHAN, seluruh orang Israel berkumpul dan Musa mulai berkata-kata. Sangat panjang musa berkata-kata kepada bangsa Israel. Juga bagaimana Israel dipulihkan, sebabjika mereka melanggar perintah TUHAN mereka tetap akan dihukum tetapi jika mereka sadar dan bertobat maka TUHAN pun akan pulihkan kembali dan memabwa mereka kembali ke Tanah Perjanjian, apabila mereka kembali mengasihi TUHAN, mendengar suaranya maka TUHAN akan kembalikan lagi mereka untuk timggal di tanah yang dijanjikan TUHAN pada nenk Moyangnya, Abraham, IShak dan Yakob. Musa memberitahu bahwa dia tidak menyeberangi Yordan. TUHAN yang akan membawa mereka menyebrang Yordan. Musa memerintahkan supaya orang-orang Israel kuat dan teguh dan jangan takut, jangan gemetar. Sebab TUHAn yang akan berjalan didepan menyertai mereka. Kemudian TUHAN memanggil Yosua dan  berkata kepada Yosua dihadapan semua bangsa Israel perkataan yang sangat terkenal “ kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu (Yosua) … Hukum Torat dituliskan Musa kemudian diberikan kepada Imam-imam bani Lewi yang mengangkut Tabut perjanjian. Dengan pesan harus dibaca setiap tujuh tahun dihadapan anak-anak Israel.  Musa dan Yosua didepan kemah pertemuan, Musa sudah mau dipanggil TUHAN untuk pulang, TUHAN memberikan nyanyian kepada Musa untuk diajarkan kepada orang Israel. Untuk pertama kali TUHAN memberi perintah kepada Yosua langsung dari Kemah Pertemuan “ Kuatkan dan teguhkanlah hatimu… AKU akan menyertai engkau!”
  • 21 Maret Ulangan 31:30-32:47, Ulangan 32;48-52, Mazmur 90:1-17, inilah Song of Moses yang ada juga di Mazmur ternyata TUHANlah yang memberikan nyanyian itu dan mengajarkannya kepada Musa untuk kemudian Musa harus mengajarkan kepada orang Israel. Setelah Musa bernyanyi, kemudian dia memberikan nasehat untuk yang terakhir, “perhatikanlah segala perkataan yang kuperingatkan kepadamu pada hari ini… sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa, tetapi itulah hidupmu.. dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah kemana kamu akan oergi, menyeberangi sungai Yordan dan mendudukinya...” sungguh mengharukan. Musa naik ke pegunungan Abarim atas perintah TUHAn untuk naik ke Nebo diberikan kesempatan untuk memandang Kanaan yang akan diberikan TUHAN kepada orang Israel. Musa tidak diijinkan masuk karena kesalahannya sebagai pemimpin tidak menghormati kekudusan TUHAN. Musa hanya boleh melihat saja…

Pada saat saya menyelesaikan membaca kitab ulangan ini, ada semacam perasaan haru, ikut merasakan apa yang Musa rasakan, apa yang Yosua rasakan, apa yang tua-tua Israel rasakan. Campur aduk… air mata tak terasa mengalir… dahsyatnya Firman TUHAN

Sampai disini dulu, kata-kata saya habis, perasaan gak karuan

God bless you folks 

@peterskriss

Monday, March 13, 2017

Bahan bahan dalam Pembangunan Tabernakel Musa



Materials yang dipakai dalam pembuatan kemah Tabernakel juga dipakai oleh TUHAn unutk menyatakan KebenaranNya. Tuhan selalu bergerak progressive dalam pewahyuannya kepada manusia. Tuhanbergerak dari level bawah ke level yang lebih timggi, dari ritual kepada reality, dari bayang-bayang kepada substansi, dari nubuatan kepada penggenapan, dari symbol kepada kebenaran spiritual, dari natural kepada spiritual, dari yang pertama kepada yang kedua dan dari bumi kepada sorgawi. Mari kita lihat bahan-bahan tersebut secara singkat dan juga symbol-simbol yang memwakilinya.
Bahan-bahan atau material yang dipakai Tuhanuntuk membangun Kemah Tabernakel dibagi menjadi 3 kelompok
  1.  Mineral Kingdom (Logam-logam)
  2. Plant Kingdom (Flora/tumbuh-tumbuhan)
  3. Animal Kingdom (Fauna/Hewan)

Kelompok Mineral yang dipakai dalam Pembuatan Kemah Tabernakel dan Perabotannya adalah sebagai berikut:
  1. Emas , dalam Perjanjian Lama maupun  Perjanjian Baru, emas selalu melambangkan Tuhan,  sifat Kemurnian,  Ketuhanan atau Keilahian, sifat Rajani yang alami, Glory of God Kemuliaan TUHAN, dan juga sering berbicara tentang Allah Bapa ( Ayub 23:10, 1 Petrus 1:7, 2 Petrus 1:4,  Wahyu 21:21-22)  
  2. Perak, Logam mulia yang ini berbicara soal Penebusan dosa, Pembebasan, uang tebusan, juga berbicara Tuhan dalam atributnya sebagai Putra, yakni Yesus.  Kita bisa lihat jelas dalam uang yang dipakai untuk menghianati Yesus Kristus,  Yesus adalah Penebus Kita. Keluaran 30: 11-16,   1 Petrus 1:18-20, Zakariah 11:12-13
  3. Tembaga, logam ini symbol dari kekuatan, penghakiman atas dosa, dan juga berbicara tentang Roh Kudus. Tuhan berfirman jikakita tidak taat akan hukum-hukumnya maka langit akan menjadi seperti tembaga (ulangan 28;13-23), penghakiman Tuhan atas manusia, jika kita tidak mendengar suaraNya maka  Dia juga tidak mendengar suara kita. (Bil 21:5-9, Ayub 40:18, Yesaya 4:4, Wahyu 1:12-15)
  4. Batu Mulia, Batu-batu mulia yang dipakai dan disebutkan utamanya dipakai  sebagai perhiasan dari Jubah Imam yang berbicara tentang bermacam karunia-karunia Roh Kudus, kemulian orang kudus, tentang berharganya anak-anak TUHAN,  yang menjadi saksi dari Firman TUHAN dan ROH KUDUS.


Kelompok Flora/ Tumbuh-tumbuhan yang dipakai dalam Pembuatan Tabernakel dan Perabotannya adalah sebagai berikut:
  1. Kain Linen, Fine Linen, Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.) (Wahyu 19:8 Kemudian dari pada itu aku melihat orang membuka Bait Suci--kemah kesaksian--di sorga. Dan ketujuh malaikat dengan ketujuh malapetaka itu, keluar dari Bait Suci, berpakaian lenan yang putih bersih dan berkilau-kilauan dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. (Rev 15:5-6). Perbuatan-perbuatan benar atau dalam bahasa inggrisnya terjemahan tersebut berbunyi ‘righteousness’ hanya didapat jika mereka menaruh Kristus dalam hidup mereka, selama mereka hidup. So this symbol yang terutama adalah berbicara tentang Kebenaran Kristus.  
  2. Kayu Penaga, terjemahan KJV menyebut Shittim Wood , NIV dan NLT menyebutnya Acacia wood, memamng benar yang dipakai adalah kayu Acaccia yang banyal tumbuh di Lembah Shittim. Termasuk jenis kayu yang tahan lama.  Kamus menyebutnya “incorruptible or “non-decaying” wood. Kayu adalah hasil atau product yang dihasilkan dari tanah, dari bumi, berbicara tentang kemanusiaan Kristus. Kayu penaga berbicara tentang kemanusiaan Yesus Kristus yang tidak terkorup akan dosa-dosa, sinless humanity of the Lord Jesus Christ, yang disebut Pokok yang Benar. Sama seperti Kristus, kayu penaga juga berbicara tentang, Gereja TUHAN yang adalah TubuhNYA yang sudah ditebus didalam KRiSTUS. Yesaya 11:1-3, Teremiah 25:5-6
  3. Minyak untuk Lampu,  Minyak selalu berbicara tentang Roh Kudus. Nah disini minyak dismbungkan dengan lampu, berbicara tentang peranan atau pelayanan Roh Kudus yang memberikan kejelasan/penjelasan atau sehingga menjadi jelas dan terang benderang.  Roh Kudus membuka mata kita akan Firman TUHAN  (1 Yohanes 2:20,27; Yohanes 1:41)
  4. Rempah-rempah untuk Minyak Urapan, Minyak urapan sendiri berbicara tentang pelayanan Roh Kudus yang mengurapi kita untuk melayani TUHAN. Rempah-rempah berbicara tentang Kasih karunia, karakter, buah roh dan karya-karya Roh Kudus lainnya (1 Yoh 2:20,27; Gal 5:22-23; Kidung aAgung 4:16
  5. Rempah-rempah untuk ukupan/dupa wangi-wangian. Ukupan/dupa atau sweet incense dalam bahasa Inggrisnya  berbicara tentang doa yang dinaikkan kepada TUHAN sebagai   dupa persembahan , Terimalah doaku sebagai persembahan dupa, dan tanganku yang terentang sebagai kurban malam. (Psa 141:2). Rempah-rempah untuk ukupan ini berbicara tentang bermacam aspek atau jenis-jenis doa. Termasuk doa syafaat, pujian dan penyembahan  yang dinakikkan kepada TUHAN. Dupa yang dinaikkan selalu membawa manusia mendekakt kepada TUHAN. Lukas 1:10, Roma 8:26-27, Wahyu 5:8

Kelompok  berikutnya adalah Kelompok Fauna, bahan-bahan yang didapat dari Animal Kingdom adalah:
  1. Biru (dari kerang/shellfish) Warna Biru berbicara tentang Sorga. Jika warna ini dihubungkan dengan karakteristik dari Injil. Maka warna biru diasosiakan dengan injil Yohanes, yang tulisannya tentang Yesus Kristus focus pada keIlahian Yesus, yang berasal dari sorga langsung yang adalah TUHAN yang bertahta di sorga. Keluaran 25:10, Yeheskiel 1;26, 1 Kor 15:47-49
  2. Ungu (dari Kerang/Shellfish) Ungu adalah warna yang sangat berharga pada masa itu, berjara soal hal-hal yang berhubungan dengan Raja, kerajaan, Keturunan Raja, royalty, Kingship. Warna ungu menggambarkan Injil Matius, yang menjelaskan Yesus Kristus sebagai Raja dan menjelaskan juga tentang Kerajaan yang menyertainya. (Hakim 8:26, Luk 16:19 Yoh 19:1-3)
  3. Scarlet / merah Kirmizi (dari sejenis cacing atau serangga), scarlet adalah warna merah dari darah yang segar, berbicara soal pengorbanan, pencurahan darah sebagai korban. Berbicara tentang karya Penebusan Yesus Kristus, saat dia dikorban dan mencurahkan darahnya sebagai Penebusan Dosa bagi semua orang, Imamat 17:11, Yesaya 1:18. Warna Scarlet adalah warna Injil Markus yang menggambarkan Yesus Kristus sebagai Hamba yang Menderita – the Suffering of Christ.
  4. Bulu kambing, kambing pada umumnya dipakai sebagai korban atas dosa, sebagai penghapus dosa di jaman PL. Bulu domba berbicara tentang dosa. Imamat 4:22-29 dan Imamat 16:15-16
  5. 5.       Kulit domba Jantan yang diwarnai merah, sama seperti domba, kambing jantan juga adalah binatang korban. Abraham mempersembahkan kambing jantan ganti Ishak. Kulit kambing Jantan berbicara tentang pentahbisan, dedikasi, penggantian.  (kej 22:13-24, Keluaran 29)
  6. Bagders skin, beberapa translasi menyebutnya kulit lumba-lumba, kulit halus, kulit antelope. Kulit ini tidak diperhitungkan sebagai jenis kulit yang berharga. Kulit ini digunakan untuk pemakaian luar, untuk melindungi Tabernakel, sebagai penutup. Kulit inilah yang dilihat oleh orang-orang jika melihat Tabernakel. Jika kita apply ini pada Kristus, maka badger skins berbicara tentang Humanity of Christ. Sama seperti yang Yesaya tuliskan tengtang nubuatan Kristus, bahwa tidak ada keindahan dalam dirinya dari luar. Keindahannya ada didalamNya. (Yesaya 52:14 dan 53:1-3)
Kira-kira demikianlah jika kita melihat bahan-bahan yang dipakai dalam pembuatan Kemah Tabernakel dan perabot-perabot yang ada di dalamnya.
Semua tulisan ini saya ambil dari buku Kevin Conner – Tabernacel of Moses ditambah dengan berbagai sumber, Rose Guide to the Temple, The Unlocking Bible, Materi dari Chuck Missler, E-sword dan Kamus Alkitab yang ada di e-sword.
Semoga membantu teman-teman semua. Nantikan tulisan selanjutnya masih tentang Tabernakel

TUHAN MEMBERKATI
Salam
@peterskriss

Wednesday, March 8, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (10)

MASSK - Ulangan bagian 1 (Maret 2)



Hello Pembaca setia UnlockingChapter Blog, khususnya series MASSK, apa kabarnya? Seru sekali membaca kitab Bilangan, bener kan? Sudah dibilangin nggak percaya!!! Seru! Diminggu awal kemaren kita belajar banyak tentang Musa dan orang-orang Israel. Saudara perhatikan juga bagaimana peranan Tzopporah dalam kehidupan Musa, sebagai seorang Cush, orang luar Israel dengan strata kelas kehidupan dan ekonomi yang pasti berbeda dengan Musa dan saudara-saudaranya membuat Miriam dan Harun cemburu berat bahkan bisa jadi curiga. Namun nyata bahwa pengaruh Tzipporah adalah positif dalam kehidupan Musa, dalam kepimpinan Musa, kita dari text sudah tahu bagaimana Yitro membantu Musa memberikan nasehat yang sangat brilian. Cerita sedikit tentang Jethro atau Yitro dalam bahasa Indonesia dikenal juga dengan nama Reuel, seorang bapak yang bijaksana (keluaran 2:16, Bilangan 10:29) adalah seorang Imam Midian (Keluaran 2:16) Moses menolong, menyelamatkan 7 anak perempuan Jethro dari gembala-gembala lainnya dan membantu mereka memberi minum ternak-ternak yang sedang digembalakan, anak-anak perempuan Jethro akhirnya pulang dan memberitahu tentang orang asing dari Mesir yang membantu mereka. Jethro kemudian mengundang Musa untuk dijamu makan dan kemudian Jethro memberikan Tzipporah kepada Moses menjadi istrinya, dan mereka menikah. Saat Musa dan anak-anak Israel keluar dari Mesir dan berada di padang gurun, Jethro menemui Musa dan membawa serta keluarga Musa yang dtinggalkan saat pergi kembali ke Mesir, Jethro tahu perbuatan TUHAN yang luar biasa menyertai Musa dan bangsa Israel. Kemudian kita tahu bahwa Jethro mengajar Musa soal delegasi. Tercatat juga Jethro menyembah YHWH saat itu dan membakar korban bakaran  dan korban sembelihan bagi TUHAN. Dia menyebut dirinya bagian dari bangsa Israel juga mengakui kehebatan TUHAN Israel.

I know now that the LORD is greater than all other gods, because his people have escaped from the proud and cruel Egyptians." (Exo 18:11)

Meresponi ini para tetua dan pemimpin Israel datang bergabung menikmati korban yang dibakar tersebut.
Dan Yitro, mertua Musa, mempersembahkan korban bakaran dan beberapa korban sembelihan bagi Allah; lalu Harun dan semua tua-tua Israel datang untuk makan bersama-sama dengan mertua Musa di hadapan Allah.  (Exo 18:12)

Jethro kemudian kembali ke Midian dan sepertinya tidak lagi ada kontak dengan orang-orang Israel lagi yang tercatat di Alkitab, tetapi anak nya ikut dengan Musa, lihat text mencatatnya sebagai berikut:

Lalu berkatalah Musa kepada Hobab anak Rehuel orang Midian, mertua Musa: "Kami berangkat ke tempat yang dimaksud TUHAN ketika Ia berfirman: Aku akan memberikannya kepadamu. Sebab itu ikutlah bersama-sama dengan kami, maka kami akan berbuat baik kepadamu, sebab TUHAN telah menjanjikan yang baik tentang Israel." Tetapi jawabnya kepada Musa: "Aku tidak ikut, melainkan aku hendak pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku." Kata Musa: "Janganlah kiranya tinggalkan kami, sebab engkaulah yang tahu, bagaimana kami berkemah di padang gurun, maka engkau dapat menjadi penunjuk jalan bagi kami. Jika engkau ikut bersama-sama dengan kami, maka kebaikan yang akan dilakukan TUHAN kepada kami akan kami lakukan juga kepadamu."
(Num 10:29-32)

dan jadi bagian bangsa Israel,

Keturunan Hobab, ipar Musa, orang Keni itu, maju bersama-sama dengan bani Yehuda dari kota pohon korma ke padang gurun Yehuda di Tanah Negeb dekat Arad; lalu mereka menetap di antara penduduk di sana.  (Jdg 1:16)
Adapun Heber, orang Keni itu, telah memisahkan diri dari suku Keni, dari anak-anak Hobab ipar Musa, dan telah berpindah-pindah memasang kemahnya sampai ke pohon tarbantin di Zaanaim yang dekat Kedesh. (Jdg 4:11)

Yup orang-orang asing bisa tinggal ditengah-tengah Israel asal mengikuti ketetapan-ketetapan TUHAN sama seperti bangsa Israel.

Saya bayangkan seandainya Jethro tidak membawa Tziporah kepada Musa kembali pasti akan berbeda yang terjadi pada Musa. Peranan seorang Istri sangatlah penting.

Kitab bilangan mencatat semua yang terjadi dan yang dialami oleh orang Israel di padang gurun, pemberontakan demi pemberontakan, keraguan dan ketidakpercayaan yang membawa mereka berputar dipadang gurun dan generasi ini tidak masuk ke Tanah Kanaan karena ketidakpercayaan mereka. Musa pun mengalami hal yang sama karena tidak hormat pada TUHAN dia tidak boleh jga masuk ke Tanah KANAAN. Padahal mujizat menyertai mereka kemana mereka pergi. Bilangan mencatat perjalanan Israel yang berpuatr-putar sampai mereka kembali ke titik yang sama mnedekati kembali perbatasan Kanaan dan kali ini mereka harus berhasil masuk kanaan, sensus kembali dilakukan, tentara sedang dihitung, Musa sedang mempersiapkan generasi baru ini agar tidak megulangi kesalahan moyang mereka, dengan demikian kita siap untuk masuk ke kitab Ulangan.

Kitab Ulangan mengambil setting 1406/1230 BC mereka kembali lagi ke untuk mengambil janji TUHAN. Musa sudah sangat tua dan Tuhan katakan Musa sudah hampir tiba masanya untuk pulang. Tuhan menunjuk Yoshua sebagai gantinya meski Joshua belum sepenuhnya diuji. Ulangan mencatat tentang perjanjian antara Israel dan TUHAN diperbaharui, perjanjian yang akan membawa Israel menuju penggenapan janji-janji TUHAN.
Setting tempat ulangan ada di lembah Moab, sebrang Yordan dekat Jericho. Musa menceritakan kembali janji-janji TUHAN kepada Israel, generasi baru ini harus benar-benar tahu tentang sejarah TUHAN dan nenek Moyang mereka.
Kitab ulangan adalah kitab farewell musa kepada bangsa Israel. Buku ini berisi kisah cerita/narasi, nasehat-nasehta, peringatan-peringatan, instruksi-instruksi dan janji-janji berkat jika Israel setia. So buku ini sangat-sangat penting, bayangkan pesan seorang yang sudah tahu mau dipanggil TUHAN dan orang yang mendengarkan juga tahu bahhwa Musa sudah saatnya dijemput TUHAN, pesan-pesan ini pasti penting.
Oleh sebab itu yukkk kita perhatikan, meskipun mungkinkita pernah tahu di Keluaran atau bilangan atau imamat, kit abaca lagi dan bandingkan jika ada cross reference.

Yuuk ah kita simak bapak Musa bercerita.


  • 8 Maret, Bilangan 27:1-11, 12-23, Bilangan 28 :1-8,9-10, 11-15, 16-25, 26-31. Bilangan 29:1-6, 7-11, 12-40. Ahli waris perempuan juga di perhatikan TUHAN, dan disini kita lihat TUHAN menjawab sesuai dengan kebutuhan manusia. Peraturan yang turun karena anak-anak Zelafehad ini yang akan membawa Ruth jadi istri Boaz karena Naomi sudah tidak punya keturunan lagi dan pusaka suaminya harus ditebus supaya namanya juga tegak diatas milik pusakanya tersebut. Juga yang menyebabkan Maria menjadi ahli waris dari Heli lewat suaminya Yusuf. Yosua mengganti Musa, ditunjuk langsung oleh TUHAN. Korban-korban kembali dijelaskan.
  • 9 Maret, Bilangan 30:1-16, Bilangan 31:1-24, 25-54. Nazar kaum perempuan juga dijelaskan, peraturannya berbeda dengan Nazar laki-laki perhatikanlah baik-baik. Midian dibalas, raja-rajanya ditumpas termasuk Bileam ben Beor. Banyak jarahan dan tawanan, peraturan tentang jarahan dan tawanan diberikan juga. Eleazer sudah menggantikan Harun dan mendampingi Musa.
  • 10 Maret, Bilangan 32:1-42, Bilangan 33:1-56, Bani Gad dan Reuben yang paling banyak ternaknya meminta tanah Yaezer dan Tanah Gilead menjadi temapat mereka karena baik buat peternakan. Mereka mendekati Musa untuk memberikan kota tersebut. Musa menegur mereka, peperangan belum selesai, tanah Kanaan belum semuanya direbut, kok kalian sudah minta bagian. Jadi seberang sungai Yordan menjadi milik Rueben dan Gad hanya saja mereka harus tetap mempersenjatai diri dan membantu sodara-sodaranya merebut Kanaan. Pasal 33 mencatat Musa mulai menuliskan perjalana mereka dari Mesir sampai saat ini, tempat-temapt yang disinggahi dicatat. Musa mencatat nya supaya tidak lupa, jadi kayak seorang yang lagi istirahat ketika habis perjalanan panjang dan melihat ke belakang, kemaren sudah mengunjungi mana saja ya…. Kira-kira begitu. Harun tahu akan berangkat, dia naik k eke Gunung Hor dan mati, tepat pada tahun keematpuluh setelah Israel keluar dari mesir, Harun berumur 123 tahun.
  • 11 Maret, Bilangan 34:1-15, 16-29. Bilangan 35:1-8, 9-34. Bilangan 36:1-3, Batas-batas tanah Kanaan ditetapkan, Tanah Kanaan pun dibagi-bagi sebelum direbut, TUHAN sendiri menunjuk orang-orang yang harus membagi sesuai dengan suku-sukunya, sekali lagi delegasi dipakai TUHAN sendiri. TUHAN sendiri yang memerintahkan mereka satu pemimpin dari setiap suku bertanggung jawab membagikan milik pusaka kepada orang Israel di tanah Kanaan, membuat kota-kota perlindungan, memberikan kesempatan bagi orang-orang yang tidak sengaja membunuh, kembali disebutkan syarat perkawinan anak-anak perempuan yang punya hak waris. Milik Pusaka mereka harus tetap berada menjadi milik pusaka suku tersebut, sehingga anak-anak perempuan dengan hak waris tidak boleh menikah dengan orang diluar suku mereka. Nah dari sini kita bisa tahu apa yang terjadi antara Maria dan Yusuf yang keduanya adalah suku Yehuda… wow!!!
  • 12 Maret, Ulangan 1:1-8, 9-18, 19-25, 26-46, Ulangan 2:1-25, 26-37. Ulangan 3:1-11, 12-20. Musa menuliskan riwayat pengalamannya di gunung Horeb, Musa mencatat riwayat pengangkatan hakim-hakim mewakili dirinya. Musa menceritakan tentang kedua belas pengintai sekaligus juga menceritakan hukuman atas Israel gara-gara kesepuluh pengintai tersebut, namun menghargai Kaleb ben Yefune dan Joshua Ben Nun karena kepercayaannya dan kesetiaannya. Kegagalan serangan ke bagian selatan juga Musa ceritakan, keputusan menyerang bukan karena TUHAN tetapi karena kembali ketidakpatuhan orang-orang Israel yang sok jago. Benar Negeri itu sudah dijanjikan pada kalian, tetapi waktu suruh menyerang kalian takut, begitu mau dihukum kalian bilang mau menyerang. Intinya adalah patuh!!! Jangan bikin agenda sendiri, nurut saja sama agenda dan timingnya TUHAN. Pengalaman reroute juga diceritakan Musa.  Peperangan dengan Og raja Basan.
  • 13 Maret, Ulangan 3:21-29, Ulangan 4:1-14, 15-31, 32-40, 41-43, 44-49. Ulangan 5:1-33. Musa juga menceritakan pada anak-anak Israel bahwa dia meminta pada TUHAN agar hukuman diperingan, supaya diijinkan melihat tanah Perjanjian, menyeberang kesana dan melihat dari dekat dari seberang sungai Yordan, Tuhan murka dan tidak mengijinkan. Berdasar pengalaman-pengalam tersebut, Musa menasehatkan bangsa Israel untuk benar-benar memelihara Hukum Allah.
Berpeganglah pada ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk selamanya."  (Deu 4:40)
3 kota perlindungan ditetapkan diseberang sungai Yordan disebelah timur. Pengajaran Musa dimulai dengan kesepuluh Hukum Firman.

  • 14 Maret, Ulangan 6:1-25, Ulangan 7:1-26, Ulangan 8:1-20, Ulangan 9:1-6, 7-29, Musa menjelaskan, kasih kepada TUHAN adalah hukum yang utama. Sikap yang harus diambil terhadap penduduk Kanaan dirinci dengan jelas oleh Musa berdasarkan titah TUHAN. Janji Berkat diberikan. Musa menasehati supaya bangsa itu jangan sombong  dan merasa berjasa merebut tanah Kanaan, semua itu karena TUHAn bukan karean usaha orang-orang Israel, Musa mengingatkan kembali jika mereka murtad dan berdosa TUHAN akan bertindak seperti dimasa-masa lalu sejak Horeb, Tabera, Masa, Kibrot Taawa, Kadesh Barnea.


Saya membayangkan diri saya ditengah-tengah bangsa Israel siap untuk berperang dan mendengarkan Musa menceritakan sejarah bapa-bapa leluhur dan setiap tindakan mereka dan keajaiban-keajaiban yang TUHAN lakukan di masa lalu… pasti membuat saya tergetarrrr..

Let’s read carefuly perhatikan details.

Siapkan kopi bila perlu!!!

TUHAN memberkati,

Dari teman seperjalananmu



Peters Kriss