Tuesday, April 11, 2017

Sebuah Pengantar untuk Kitab Ulangan


KETIKA MUSA MEMUTAR KEMBALI SEJARAH



Buku atau kitab ini sering disebut dengan "Elleh hadebarim", atau Debarim atau Devarim, memang dalam bahasa Ibrani nya kata awal dalam kita ini adalah kata-kata diatas tersebut, demikianlah Israel memberi nama kitab Musa kelima ini, artinya pengulangan Hukum dalam bahasa Syria dan Arab juga memakai nama dengan arti tersebut repetisi, namun ketika diterjemahkan dalam bahwa Yunani menjadi “Deuteronomy” bukan berarti yang kedua, atau hukum yang baru atau hukum yang lain yang baru diterima. Yang ditulis di Kitab Ulangan ini adalah hukum yang sama yang Musa sampaikan di Bilangan dan Imamat saat di Sinai. 
Sekarang diulangi lagi dan juga dijelaskan lebih lagi oleh Musa kepada Bangsa Israel yang mengembara di padang gurun selama 40 tahun. Kenapa disampikan lagi karena bangsa Israel kali ini adalah bukan bangsa Israel yang sama, selama 40 tahun generasi yang melewati laut Merah sudah mati semua akibat ketidaktaatan dan pemberontakan mereka yang tertinggal hanyalah Musa, Joshua, Caleb. 
Generasi sekarang ini tidak atau belum lahir saat disinai jika sudah lahir pastinya mereka juga tidak Ingat atau tidak tahu apa yang Musa sampaikan 40 tahun yang lalu dihadapan babak-baoaknya. Sehingga menjelang mereka masuk Kanaan generasi ini harus mendengar hukum and ketetapan-ketetapan TUHAN supaya mereka taat kepada TUHAN dan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan leluhurnya. 
Jadi Musa harus membaca dan menjelaskan Hukum tersebut untuk kedua kalinya dan generasi baru ini harus memperbaharui Perjanjian dengan TUHAN. Itulah yang menjadi alasan buku ini ada dan mengpa 10 HUKUM TORAH atau totalnya 613 Hukum Musa ini dibacakan ulang disini.


Ini waktunya bangsa Israel akan menyebarang ke Kanaan, ke negeri yang dijanjikan oleh TUHAN kepada nenek moyang mereka.  Selama di padang gurun mereka berjalan sendiri, bangsa yang mengembara, negeri yang mereka tinggalkan 38 tahun lalu menjadi berbeda, tidak sama lagi, musuh sudah berkembang banyak dan menduduki Tanah Kanaan, dan mereka harus bersiap-siap menghadapi mereka. Jadi kitab Hukum dan ketettapan dibacakan lagi saat mereka berkemah di sisi timur sungai Jordan, dengan dibacanya ulang Kitab Hukum tersebut maka bangsa ini tahu apa yang TUHAN mau mereka perlu lakukan.


Dan kita harus tahu juga bahwa pemimpin mereka yang menyertai dan memimpin mereka selama 40 tahun ini tidak akan ikut menyebrang dan masuk Kanaan bersama mereka, karena  ketidaktaatan Musa. Tuhan sudah memberitahu Musa bahwa hidupnya tidak akan lama lagi, dalam waktu 7 hari Musa akan mati. Sehingga penting untuk memastikan bahwa generasi baru ini benar-benar tahu dan mengerti tentang sejarah bangsanya dan siap untuk mengukir sejarah baru bagi bangsanya. Memahami masa lalu mengapa sampai di tempat ini dan bersiap menyosngsong masa depan. Bahkan mereka akan mengalami mujizat yang sama TUHAN membelah air dan mereka berjalan di tanah yang kering ditengah-tengahnya, jika dulu TUHAN membelah laut Merah, kali ini TUHAN akan membelah Sungai Yordan yang sedang banjir, mengeringkannya sehingga mereka berjalan dan menyebarang ditengah-tengah sungai Yordan yang kering.


TUHAN bergerak dalam pola dan pattern, kita melihat di Keluaran, TUHAN membawa Isarel keluar dari Mesir melewati laut Merah dan kemudian membuat Perjanjian, Covenant di gunung Sinai. TUHAN tidak akan memerintahkan Israel untuk hidup sesuai dengan hukum-hukumnya sampai TUHAN menyelamatkanya, Nah pola ini kan juga kita lihat sepnajang perjanjian Baru dan Perjanjian Lama, seluruh Alkitab. Dan juga dalam hidup kita sebagai orang percaya yang TUHAN bebaskan dan selamatakan dan belenggu dosa. TUHAN akan tunjukan kepada kita kasih karuniaNYA dengan membebaskan dan menyelamatkan kita baru kemudian TUHAN akan berikan cara-cara bagaimana seharusnya kita hidup sebagai orang yang sudah diselamatkan.

Pola yang sama, generasi baru ini akan melihat TUHAN menyeberangajn mereka melewati Sungai Yordan yang sedang banjir besar, dan setelah itu mereka akan tiba di Gunung Ebal dan Gerizim, dan TUHAN akan memperbaharui Perjanjiannya dengan Israel lewat generasi ini. akan terjadi pengulangan, repetisi peristiwa 40 tahun yang lalu di Sinai buat generasi baru ini.


Jadi inilah buku terakhir yang Musa tulis, yang ditulis dan dibacakan oleh Musa sendiri di perkemahan Israel di sisi Timur Sungai Yordan pada saat Musa masih hiudp dan masih memimpin mereka. Hanya 8 ayat terakhir bisa jadi bukan Musa yang menulis yang memberikan rincian tentang kematian Musa, bisa jadi Imam Eleazer yang menulis atau imam lainnya atau mungkin juga Samuel, namun bisa juga Joshua yang memberikan 8 ayat penutup tersebut.


Kitab Ulangan juga mempertegas janji yang diberikan TUHAN kepada Israel lewat nenek moyang mereka, kalimat seperti “tanah yang dijanjikan TUHAN” “tanah yang diberikan TUHAN” terus berulang sepanjang kitab Ulangan ini. Israel diingatkan kembali oleh Musa bahwa Tanah Kanaan adalah hadiah dari TUHAN yang sesungguhnya mereka tidak layak menerimanya. Mereka harus sadar itu. Demikian juga kita semua datang dari TUHAN, itu adalah hadiah buat kita.


Pengulangan yang sama juga kita lihat pada kalimat “masuk … menduduki tanah” merebut dan menduduki tanah tersebut adalah hal lain, Israel perlu bekerja keras pun demikian TUHAN selalu beserta mereka, saat Israel berperang untuk memiliki Tanah yang diberikan tersebut ada harga yang harus dibayar, tidak hanya duduk dan berpangku tangan. 

Keselamatan adalah hadiah dari TUHAN, tetapi kita harus masuk dan memiliki, mendudukinya, dan TUHAN tidak memaksa kita untuk itu, itu pilihan kita, kita mau masuk dalam keselamatan dan menghidupinya dan berjuang in our daily life atau hanya diam saja.

Mengenai Tanah yang dijanjikan TUHAN, TUHAN mengatakan bahwa Kanaan diberikan menjadi milik mereka selamanya, hal ini tidak berarti mereka bisa mendudukinya selamanya. Untuk menduduki tanah tersbut mendiami dan mengolahnya untuk menikmati hasil tanah tersebut ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Mendiami Kanaan ada syaratnya. Mereka tinggal didalamnya dan menikmatinya tergantung dari bagaimana mereka menghidupinya, bukankah demikian juga dengan hidup kita?


Pesan di Kitab ulangan sangat sederhana, Israel bisa mendiami Kanaan dan menikmatinya selama mereka mentaati Hukum TUHAN. Tetapi jika Israel melanggar hukum TUHAN, meski mereka memiliki tanah Kanaan yang diberikan TUHAN namun mereka tidak bisa bebas hidup dialamnya bahkan tidak bisa menikmati hasil tanah tersebut. Itulah sebabnya disini Musa kembali mengulang dan mengulang serta memberi penjelasan tentang Hukum TUHAN yang harus mereka ingat, lakukan dan taati sepanjang hidup mereka, dari generasi ke generasi.


Kitab ulangan disusun oleh Musa seperti menyusun sebuah perjanjian, ya benar, generasi kedua ini belum mengikat Perjanjian (Covenant) dengan TUHAN oleh sebab itu Musa menyusunnya demikian

  • Pembukaan  Ulangan 1:1-5
  • Prolog sejarah Ulangan 1:6-4:49
  • Deklarasi Prinsip dasar yang harus ditaati Ulangan 5-11
  • Rincian bagaimana pelakasanaan hukum-hukum Ulangan 12-26
  • Sanksi/hukuman atas pelanggaran Ulangan 27-28
  • Seruan Doa dan saksi Ulangan 30:19, 31:19, 32
  • Penyertaan dan Pemeliharaan TUHAN terus berlanjut Ulangan 31-34

Dengan melihat hal diatas sangat wajar jika kita saksikan kisah sepanjang Alkitab mengapa TUHAN menghukum atau memberikan sanksi kepada Israel, yak arena mereka sudah menandatangani perjanjian dan mereka melanggarnya. Dua macam hukuman yang kita lihat sepanjang sejarah Alkitab, Hukuman dari alam dan Hukuman dari bangsa lain lewat Perang. Jika menggunakan alam Israel tidak jera, tidak memelihara hukum-hukumNya dan tidak bertobat maka  TUHAN pakai bangsa lain untuk menyerang menghukum Israel, dan dalam hal ini yang sering TUHAN pakai adalah Filistin.


Siapa sesungguhnya yang menghuni Tanah Kanaan? Kanaan dihuni oleh campuran bangsa Amori dan bangsa Kanaan, Filistin menyusul kemudian. Tuhan memerintahkan Israel untuk membinasakan habis bangsa-bangsa ini dan mendiami negeri tersebut.  Setelah ditinggal selama 400 tahun bangsa-bangsa yang mendiami Kanaan moralnya mencapai kemerosotan yang demikian gelap dan dalam. Arkeolog banyak menemukan bukti tentang penularan penyakit-penyakit kelamin akibat hubungan seksual, jadi kalau TUHAN marah jika ada perzinahan antara Israel dengan bangsa-bangsa Kanaan, ini akan menulari seluruh bangsa Israel. TUHAN menghukum bangsa-bangsa yang mendiami Kanaan ini dan menggantinya dengan bangsa Israel. Firman TUHAN berkata demikian :

Bukan karena jasa-jasamu atau karena kebenaran hatimu engkau masuk menduduki negeri mereka, tetapi karena kefasikan bangsa-bangsa itulah, TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu, dan supaya TUHAN menepati janji yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub. (Deu 9:5)


Bangsa-bangsa tersebut hidup dalam kefasikan, imoralitas, ketidakaadilan, dan penyembahan berhala. Oleh sebab itu kitab ulangan menyorot hal-hal diatas sehingga Israe tidak menirunya atau mereka akan dibinasakan juga.


Kitab Ulangan adalah buku terakhir dari lima buku yang ditulis Musa. Dan seperti diatas diceritakan bahwa Kitab ini ditulis dalam masa-masa yang sangat penting, masa-masa transisi bagi orang-orang Israel. Mereka akan masuk ke Kanaan tetapi pemimpin mereka, Musa tidak akan menyertai mereka. Saat ini Musa berusia 120 tahun tetpai Alkitab katakan dia masih kuat dan matanya masih tajam, namun dia memasuki masa-masa akhir hidupnya, sebentar lagi TUHAN menguburkan dia.  Menyaksikan bagaimana orang-orang tua dari generasi yang sekarang bertindak di masa lalu , Musa kawatir jika generasi ini juga kan melakukan kesalahan-kesalahan yang sama, sama lemahnya seperti leluhurnya, Musa melihat bahwa pertempuran didepan mata yang akan mereka jalani bukan hanya peperangan jasmani tetapi juga peperangan rohani. Itulah sebabnya dia sangat perlu berbicara panjang lebar dengan generasi ini.


Dalam minggu terakhir dalam hidupnya Musa berbicara tiga kali dengan penuh emosi dan sangat personal, bayangkan Musa bersama-sama mereka selama 40 tahun… bagaimana nggak bawa perasaan!! Seperti seorang bapak yang lagi sekarat menjelang mati berpesan untuk yang terakhir kali kepada anak-anak yang dikasihinya dan tahu betullll sifat-sifat anak-anaknya.. buku ini jika dibaca dengan betul akan sangat menguras emosi. Ini adalah pesan atau wasiat terakhir dan juga perjanjian dari seorang Nabi terbesar sepanjang sejarah perjanjian Lama, perkataan dari TUHAN buat umatNya, Israel.


Kitab Ulangan adalah kunci akan sejarah Israel di Perjanjian Lama. Tidak mampu dan tidak mau membinasakan bangsa-bangsa Kanaan dari negeri yang dijanjikan saat mereka tiba pertama kalinya, ada banyak alasan, tak lama setelah itu mereka melakukan perkawinan dengan orang-orang Kanaan  semakin jauh mengakibatkan mereka ikut praktek penyembahan dewa-dewa sembahan orang-orang Kanaan. Jika kita baca terus, baru sampai pada masa Daud memerintahlah mereka akhirnya bisa mendiami seluruh tanah yang TUHAN janjikan tersebut, butuh ratusan tahun perjuangan dan pergumulan untuk klaim janji TUHAN. Namun dalam waktu 500 tahun kemudian mereka kehilangan semuanya itu seperti yang nanti kita akan baca di kitab Raja-raja. 

Dari sejarah Israel kita melihat bahwa Ketaatan dan hidup benar akan membawa kita pada berkat, ketidaktaatan dan kejahatan akan membawa pada kutuk. Semua terpapar jelas dalam kitab Ulangan. 
Kitab ini sangat penting sebagai pembelajaran, tidak salah jika penulis pejanjian Baru banyak mengutip dari kitab Ulangan, paling tidak ada dikutip sampai 80 kali di 27 Kitab Perjnjian baru, Paulus banyak memakai kutipan dari Ulangan.  Kitab ini adalah cermin, contoh sekaligus peringatan.


  • Musa menyebutkan seorang nabi yang akan datang dalam kitab Ulangan ini, yang Musa maksudkan adalah Yesus, kelak Musa alan masuk juga ke negeri yang dijanjikan dan bertemu Yesus

  • Yesus sangat mengenal kitab Ulangan, saat dicobai di padang gurun, Yesus banyak memakai perkaataan dari Kitab Ulangan

  • Saat Yesus ditantang untuk menyimpulkan Hukum Musa, DIA mengutip dari Ulangan (Kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akalbudimu dan segenap kekutanmu) dan Imamat (kasihilah sesama manusia seperti engkau mengasihidirimu sendiri).

So bagaimana kita bersikap setelah membaca kitab Ulangan ini yang adalah sejarah isarel dan hukum-hukum Musa? Kita tidak berada dibawah hukum Musa tetapi didalam Kristus. Kita baca selidiki dan cari tahu bagian mana dari Perjanjian Lama yang diulangi dan diperjelas lagi di perjanjian baru dari situlah kita bertolak. Contohnya, dari Sepuluh Hukum Torat melakukan Sabbath seperti PL tidak dilakukan oleh Yesus dan Murid-muridNya, Yesus memberikan penjelasannya, bahkan Yesus sendirilah TUHAN atas hari Sabbath. Tentang persepuluhan juga tidak ditekankan di Perjanjian Baru, tetapi ada penekanan untuk memberi dengan murah hati, generous, dengan sukacita dan dengan merdeka, saudara bisa cari di blog ini tulisan saya tentang persepuluhan. Masih ada banyak yang di PL diberikan penjelasan di PB sehingga kita menjadi mengerti apa maksudnya perjanjian Lama.


Kitab Ulangan adalah buku yang sangat penting dalam sejarah bangsa Israel, bukan hanya karena merupakan salah satu buku yang ditulis oleh Musa. Tetapi karena buku ini mengingatkan mereka akan masa lalu, sejarah mereka, mengajar mereka bagaimana harus hidup di masa sekarang, dan mendorong mereka untuk menyambut masa depan lebih baik lagi. Buku ini adalah refleksi begitu besarnya perhatian Musa terhadap orang-orang yang dipimpinnya supaya kedepan sepeninggal dia, orang-orang ini dan keturunannya tidak tersesat seperti bapa leluhurnya.   

Pada saat yang sama buku ini juga memperlihtakan keinginan mendalam dari TUHAN  untuk umatNya supaya dengan menghormati TUHAN, honouring and respecting GOD mereka bisa layak tinggal di tanah yang DIA berikan kepada mereka dan menikmati hasil tanah tersebut.



TUHAN memberkati

@peterskriss


Sunday, April 9, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (14)

MASSK - RUTH // SAMUEL (APRIL1)




Hakim-hakim telah kita lewati kita belajar banyak hal disana bahwa Firman TUHAN itu ya dan Amin, semua TUHAN genapi dengan luar biasa, TUHAN tunjukkan bahwa kata-katanya bisa dipercaya, bahwa semua yang difirmankannya pasti akan digenapi. Jika kalian taat TUHAN akan melindungi dan membela serta memberkati, namun jika tidak taat bahkan menyembah ilah lain maka TUHAN akan meninggalkan mereka dan menyerahkan mereka ketangan musuh, jika mereka bertobat TUHAN akn kirim Penebus dan menolong, membebaskan mereka, demikian seterusnya… jatuh bangunlah Israel di tanah Kanaan. Dan tidak ada keteraturan tidak ada system pemerintahan. Bangsa Israel berteriak kepada TUHAN unutk memeberikan kepada mereka seorang raja bagi mereka yang memerintah mereka di mas akhir pemerintah Hakim Samuel yang juga dikenal sebagai seorang Nabi.  Diantara kitab Hakim-hakim dan Samuel ada sebuah kitab kecil yakni Ruth yang menjadi jembatan antara masa hakim-hakim pada periode terakhir dan datangnya pemerintahan raja-raja Israel.
Sebetulnya Hakim-hakim dan Ruth bisa distukan, karena keduanya saling melengkapi. Alkitab adalah buku suci yang berbentuk sejarah yang menyebabkannya menjadi sangat luar biasa, tidak ada tulisan-tulisan sejenis yang seperti ini. Sejarah awal alam semesta sampai ahir alam semesta semuanya ada disini, sejarah manusia ada disini. Kitab Joshua adalah kitab sejarah yang unik kita melihat sebuah catatan bagaimana TUHAN berkata-kata dan perkataannya terjadi sesuai yang Dia mau persis!!! Kemudian kitab hakim adaah juga sama seperti Joshua, merekam jejak individu dalam sejarah dan nubuatan, itulah sebabnya Ruth bisa dikatakan termasuk dalam jenis buku hakim-hakim. Karena individulah yang disorot, namun dalam skala yang lebih kecil. Jika hakim-hakim banyak orang yang terlibat dan disorot, jika di Ruth hanya sebagian kecil saja. Buku ini kontras untuk itulah bisa saling melengkapi dalam artian kita bisa kenal bagaimana TUHAN bekerja lewat sejarah manusia. Kitab hakim-hakim covers seluruh wilayah Israel, kitab Ruth hanya sebagian kecil saja, namun setelah Ruth kita juga akan kembali covers bagian besar Israel lagi. Ruth cukup pentig bagi gereja TUHAN sekarang, Ruth termasuk salah satu non Yahudi awal yang mengenal TUHAN yang dikenal di Israel.  Dia adalah potret dan perlambang semua orang percaya yang mempunyai darah yang sama bersaudara dengan Yesus Kristus yang adalah raja, karena iman percaya kita kepadanya. Buku Ruth mengingatkan kepada kita pada Yesus, sebab gereja TUHAN sama seperti Ruth dan Boaz seperti Yesus, sang penebus. Naomi adalah Israel.  Kisah cinta romantic Ruth dan Boaz adalah gambaran antar Kristus dengan mempelai wanitanya, the Gentile Bride.

Yuuk baca Ruth untuk lebih mengenal diri kita sendiri.
Setelah Ruth kita akanlangsung bergegas ke jaman awal Israel mencari Raja dan awal pemerintahan Saul!

GOD Bless!!


  • 7 April Ruth 1: 1-5, 6-22. Ruth 2:1-23, Ruth 3:1-18, Ruth 4:1-12 , Ayat pertama memperkenalkan setting sejarah ini diambil yakni masih pada jaman Hakim-hakim memerintah, kira-kira dikurun waktu tahun 1380 -1050 SM, nama nama mahlon dan kilyon menunjukkan kesukaran pada masa itu, sehingga keluarga ini harus pergi ke Moab, menikahi perempuan Moab dibolehkan. Ruth ikut mertuanya, Naomi ke israel setelah suamninya meninggal. Kemudian Ruth bertemu dengan Boaz, Ruth dan Boaz adalah bayangan gereja dengan Yesus Kristus dan Naomi melambnagkan Israel. Lewat Israel lah gereja bisa mengenal Yesus. Akhirnya hukum juga menyebabkan Boaz mengambil serta Ruth. Pengambilan Ruth menjadi istrinya adalah salah satu dari hukum musa yang ditetapkan bagi anak-anak perempuan Zelafedad. Tuhan sudah mempersiapkan sedemikian rupa. Buku Ruth walau pendek, mempunyai makna dan rahasia yang sangat dalam bagi nubutan di masa depan. Dan disiniah cikal bakal keluarga Daud berasal.
  • 8 April Ruth 4:13-22, 1 Tawarikh 2:9-17, 18-24, 25-41, 42-55, 1 Tawarikh 4:1-20, 21-23, 1 Samuel 1:1-8. Ketika Boaz mengambil Rut menjadi istrinya dan kemudian mengandunglah Ruth dan melahirkan seorang anak laki-laki diberinya nama Obed. Dan Naomi dihiburkan, karena selama ini kehidupannya cukup pahit. Naomilah yang mengasuh Obed, kelak Obed akan melahirkan Isai yang merupakan ayah Daud. Kitab Ruth ditutup dengan silsialh dari Peres anak Yehuda sampai Isai memperanakan Daud, 10 generasi. Di tawarikh dicatat bahwa kakek Boaz adalah Nahason pemimpin bani Yehuda, jadi memang Boaz bukan orang sembarangan, mereka adalah orang-orang terpandang, plus dari suku Yehuda pula. Dengan demikian kita akan segera bertemu dengan keluarga Elkana dengan dua istrinya. Alkitab memberi contoh bahwa memiliki dua istri itu tidak mudah karena pasti terjadi ketidak seimabangan dan ketidakadilan, selalu ada yang tersakiti atau menderita
  • 9 April 1 Samuel 1:9-18, 19-28, 1 Ssamuel 2:1-11, 12-26, 27-36 1 samuel 3:1-14, 15-4:1a, 1 Samuel 4:1b-11, Hana bernazar menyerahkan anaknya  kepda TUHAN seeumur hidupnya. Dan ketika Elkana menghampiri Hana di beberapa waktu kemudian, TUHAN mengingat Hana dan membuka kandungannya, mengandunglah Hana dan melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Samuel. Hana menyapih Samuel dan setelah itu dibawa ke Silo, ke rumah TUHAN, Hana memuji TUHAN dan bersyukur atas semua itu. Samuel tumbuh di keluarga dan lingkungan yang tidak sehat, tetapi menarik, hal ini tidak mempengaruhinya, malahan Samuel bertumbuh semakin disukai baik dihadapan TUHAN maupun manusia. Samuel berasal dari Suku Efraim dan sekarang melayani TUHAN dibawah pengawasan Imam Eli. Kita bisa belajar banyak dari peristiwa pemanggilan Samuel oleh TUHAN secara langsung dan secara audble, perhatikanlah respon Samuel dan juga respon imam Eli. Samuel semkain besar dan TUHAN menyertai dia , tidak ada satu [un dari FirmanNya dibiarkan gugur. Sejak saat itu, seluruh Israel tahu bahwa dari Dan sampai Bersyeba bahwa Samuel telah dipercayakan jabatan Nabi TUHAN. Dan TUHAN menampakkan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan FirmanNYA. Tabut TUHAN dirampas, bagaimana bisa? Hofni Pinehas dan Eli mati sesuai dengan yang dinubuatkan oleh seorang abdi Allah
  • 10 April 1 Samuel 4:12-22, 1 Samuel 5:1-12, 1samuel 6:1-18, 19-7:2, 1 Samuel 7:3-17, 1 Samuel 8:1-9, 10-22. Eli mati, terlalu gemuk sepertinya, berhubungan dengan kejahatan anak-anaknya? Samuel 4 ditutup dengan, hilangnya Tabut TUHAN dari Silo, dari Israel dan beralih ke tangan orang Filistin. Tabut perjanjian tinggal 7 bulan lamanya di Filistin dan selalu menimbulkan malapetaka di kota-kota Filistin, pertam di taruh di kuil Dagon di Asdod, menimbulkan kegemaparan Dagon jatuh ketanah dan sujud yang kedua kali nya patung dagon jatuh ketanah lagi dan kepalanya terpenggal, berikut juga tangan-tangannya. Tuhan juga menekan orang Asdod dengan borok, kemudian mereka pindahkan ke Gat, terjadi hal yang sama pula, kemudian mereka pindahkan ke Ekron, orang –orang Ekron berteriak dan tidak mau tabut TUHAN ada di ekron, akhirnya diputuskan untuk mengembalikan ke Israel dengan membayar tebusan salah.  Tabut dikembalikan setelah 7 bulan ada di Filistin diantarkan ke Bet Semes, diteriam oleh orang-orang Lewi, namun orang-orang bet semes penasaran dan mereka melihat kedalam Tabut TUHAN akibtanya tujuh puluh dari rakyat itu mati karena dihajarjuga oleh TUHAN. Setelah ini Tabut TUHAN dibawa ke Kiryat-Yearim  ke rumah Abinadab, Eleazer anaknya dikuduskan menjadi Imam. Orang Filistin terpukul kalah, Samuel sang Nabi memerintah sbagai hakin atas Israel seumur hidupnya. Dan ia memerintah dari Ramadan mendirikan Mezbah TUHAN disana. Israel mengehndaki seorang raja.
  • 11 April 1 Samuel 9:1-27, 1 Samuel 10:1-8, 9-16, 17-27, 1 Samuel 10:1-8, 9-16, 17-27, 1 Samuel 11:1-15, 1 Samuel 12:1-25 Saul diurapi menjadi raja. Menarik jika diperhatikan bahwa pada saat anak anak Israel menghendaki seorang raja, TUHAN tidak secara langsung mengabulkannya tetapi TUHAN memberikan banyak sekali semacam kesulitan-kesulitan yang nanti akan mereka temukan. Apakah TUHAN enggan atau memang belum saatnya? Bisa jadi belum saatnya. Seorang Benyamin menjadi raja, padahal suku ini sudah hampir punah beberapa puluh tahun yang lalu.  Pemilihan atas Saul juga menarik untuk diperhatikan. Ada banyak nuansa yang kita bisa perhatikan, dan bagaimana pribadi Saul bisa kita perhatikan juga dari awal kita berkenalan dengannya. Kemudian kita melihat aksi pertama Saul, menyelamatkan Yabesh Gilead, 300.000 orang Israel, 30.000 orang Yehuda menyertai dia. Dilaporkan disana jabatan Saul sebagai Raja diperbaharui, di Gilgal. Sah Saul menjadi Raja kemudian Samuel yang sudah lanjut pamitan kepada bangsa Israel, dia berpidato dan memberi peringatan kepada orang-orang Israel, untuk terus berbakti kepada TUHAN
  • 12 April 1 Tawarikh 9:35-39,  1 Samuel 13:1-5, 19-23, 6-7a, 7b-14, 15-18, 1 Samuel 14:1-15, 16-23, 24-46, 47-52, Daftar silsilah da nasal usul Saul kita bisa lihat di 1 Tawarikh 9:35-39. Baru dua tahun Saul menjadi raja dia menunjukkan ketidaktaatannya. Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. (1Sa 13:13). Kelak Saul mengulangi kesalahannya ini. Yonatan dan bujangnya memulai sebuah gerakan, kepahlawannya menginspirasi dam menular sehingga pertempuran meluas sampai Bet-Awen. Yonatan terbebas dari kutuk, tentang apa? Akhir bab 14 tercatat tentang musuh-musuh Saul dan keluarga Saul. Saul banyak mengumpulkan orang-orang perkasa, yang dilihatnya pahlawan dan gagah perkasa dikumpulkan kepadanya, dalam narasi ini tidak terlihat campur tangan TUHAN, berbeda ketika narasi Saul menjadi raja, orang-orang gagah perkasa dan para pahlawan digerakkan oleh TUHAN untuk menyertai Saul. Saul mulai mengandalkan kekuatan manusia yang menyertainya.

  • 13 April 1 Samuel 15:1-9, 10-23, 24-31, 32-35, 1 Samuel 16:1-13, 14-23, 1 Samuel 17:1-11, 12-31, sifat dasar saul suka improvisasi yang berlebihan alias tidak taat. Perintah TUHAN jelas, tumpas abis Amalek berikut dengan harta benda mereka, ketidaktaatan ini menyebabkan tahta Israel berpindah dari keluarga Saul ke orang lain. Text mengatakan TUHAN menyesal: Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka. Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian: "Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku." Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman. (1Sa 15:9-1) Kisah berlanjut, TUHAN memilih Daud. Daud diurapi, Roh TUHAN sejak saat itu berkuasa atas Daud, sementara di bagian lain Roh Tuhan undur daripada Saul. Waktu berlalu Daud menjadi hamba Saul dan memetik kecapi saat roh jahat menguasai Saul, tetapi Daud selalu pulang untuk menggembalakan domba. Suatu saat Isai kirim Daud ke garis depan untuk menengok abang-abangnya yang menjadi prajurit, dia heran pasukan Israel sedemikian gentarnya menghadapi Filistin. Sebentar lagi momentnya akan muncul, titik tolak yang mengubah hidupnya.

  • 14 April 1 Samuel 17:32-51a, 51b-58, 1 Samuel 18:1-6, 17-30, 1 Samuel 19:1-10, 11-17, 18-24, Mazmur 59:1-17. Daud dipanggil Saul, bisa jadi saul heran, ini tukang music kenapa tiba-tiba mau maju perang? Saul mengenal Daud sebagai Tukang Kecapi nya, ingatkan? Daud menghadapi Goliath, menang!!! Moral tentara Israel bangkit. Daud menghadap Saul dengan kepala Goliat masih ditenteng ditangannya. Sekali lagi saul tidak mengenali Daud, siapa sih yang mengenali hamba. DAud dan Yonatan menjadi sahabat, jiwa mereka berpadu. Tidak berapa lama iri hati dan kecemburuan menguasai Saul. Saul merencanakan memberikan Merab pada Daud eh malah kemudian diberikan kepada Mehola, terus kemudian dia tahu bahwa Mikhal anaknya yang lain menyukai dan jatuh cinta pada Daud, maka dipakailah Mikhal menjebak Daud namun berujung tau bahwa TUHAN menyertai Daud. Daud berupaya membunuh Daud, berkali kali gagal, Daud belari kepada Samuel di Rama, Saul dan orang-orang suruhannya terus mengejar namun Roh Tuhan menguasai mereka


Bagaimana selnajutnya? Apakah Saul terus memburu Daud? Apakah Daud mempunyai niat buat membalasnya?

See you next week!!!

Saturday, April 1, 2017

Membaca Alkitab Setahun Secara Kronologis (13)



 MASSK - Hakim-Hakim (Maret 4)
Hanya Delapan hari saja dibutuhkan untuk menyelesaikan Kitab Yosua, dan sekarang kita diambang Kitab Hakim-hakim. Kemaren kita belum lihatatau ulas Yosua dengan baik, mari kita coba kita ulas sedikit tentang Kitab Yosua ini. Sebagian kita pasti mengenal kitab Yosua ini lewat peristiwa jatuhnya tembok Yerikho. Kitab Yosua adalah kitab sejarah, jika dikelompokna dalam pengelompokan umum, yakni pengelompokan Alkitab kita dan yang terjemahan-terjemahan lainnya. Dalam aslinya dalam orang Yahudi memasukkan Yosua ini dalam kitab Para Nabi atau Kethuvim, yang dibagi dua Nabi-nabi pendahulu dan nabi-nabi terakhir. Sejatinya kita hanya mengenal Yosua sebagai panglima perang, pemimpin militer, yang menggantikan Musa, padahal Yosua itu juga nabi! Sama seperti Musa yang adalah Nabi. Musa berbicara kepada TUHAN , TUHAN berbicara padanya  untuk disampaikan kepada umat Israel, bukankah ini sama dengan Yosua, ia menerima berita Firman dan TUHAN untuk disampaikan kepada orang-orang Israel. Hanya karena isinya narasi dan tersusun kronologis penterjemah memasukkannya ke dalam kelompok buku-buku sejarah. Buku Sejarah dalam Alkitab berbeda dengan buku sejarah sekuler, karena Sejarah didalam Alkitab berbicara tentang aktivitas TUHAN dalam dunia manusia, termasuk didalamnya perkataan-perkataan TUHAN dan jaman tersebut hanya nabi yang bisa bertanya jawab dengan TUHAN untuk disampaikan kepada umat manusia, sehingga disebut kitab Nabi Nabi.
Jika 5 Kitab Musa yang terletak diawal disebut Prinsip TUHAN  maka kitab Nabi-nabi mencatat pelaksaanaan prinsip-ptinsip tersebut oelh Umat TUHAN. Yoshua . Hakim-hakim dan setreusnya adalah catatan tentang perjalanan sejarah umat Israel dalam mereka mengikut TUHAN, naik turunnya ketaatan mereka dalam menjalankan prinsip-prinsip tersebut.  Ditulis bagi kita supaya kita  sadar bahwa TUHAN setia dengan perkataanNYA jika mengatakan berkat maka TUHAN akan beri berkat, jika dikatakan terima kutuk maka itupun akan diputuskannya. TUHAN setia dengan FirmanNya, DIA tidak ragu-ragu melaksanakan semua ketetapanNYA dalam kehidupan manusia.
Dengan membaca sejarah, kita jadi tahu tentang TUHAN, kita tahu bahwa TUHAN itu BENAR dan kita tidak bisa menganggap remeh perintahNYA!
Di Joshua kita masih bisa melihat pemelihraan TUHAN, berkat TUHAN masih dirasakan oelh orang Israel karena para pelakusejarah yang dejat dengan TUHAN masih hidup dan tinggal bersama mereka. Namun setelah Joshua mati, orang-orang mulai mengikut jalannya sendiri-sendiri.
Nah Yuk kita lihat apa yang terjadi dalam kehidupan mereka.

  • 31 Maret Hakim-hakim 1:1-18, 19-36, Hakim-Hakim 2:1-5, 6-9, 10-15, 16-23, Hakim-hakim 3;1-6,7-11, 12-30, Sepeninggal Yosua, perang mengklaim tanah Perjanjian dan memukul musuh, merebutnya dari tangan mereka terus dilakukan. Yehuda maju bersama simeon, Yerusalem bisa direbut, Adoni Bezek mati. Yehuda terus bergerak dan memperluas wilayah yang sudah  diberikan kepada mereka untuj mereka kuasai sesuai dengan yang diperintahkan TUHAN lewat Yosua. Dicatat juga ipar Musa, Hobab maju bersam-sama dengan suku Yehuda dan merebut sebuah wilayah di Negev. TUHAN menyertai Yehuda, nama Othnie muncul lagi. Juga dicatat bangsa yang tidak ditumpas dan tinggal diantara mereka. Malaikat TUHAN muncul dan menegur mereka, TUHAN memberi peringatan dan akan memakai bangsa-bangasa yang tdak ditumpas itu menjadi jerat bagi mereka. Mendengar ini, orang-orang Israel menangis namun tidak ada gunanya lagi. Daftar bangsa-bangsa yang  dibiarkan tinggal di Kanaan dan tidak ditumpas. Kita bisa melihat asal segala permasalahan dari bangsa-bangsa yang dibiarkan tinggal tersebut. Bangsa-bangsa ini memperngaruhi orang-orang Israel, sehingga mereka melupakan TUHAN dan mulai beribadah kepada Baal dan Asyera, TUHAN murka, 8 tahun Israel tunduk pada Kusyan Risyataim, Orang Israel berseru kepda TUHAN. TUHAN membangkitkan Othniel, negeri aman 40 tahun. Kemudian Ehud dibangkitkan, untuk mengatasi kesewenangan Moab. Israel aman 80 tahun lamanya.
  • 1 April Hakim-hakim 3:31, Hakim-Hakim 4:1 – 24, Hakim-hakim 5:1 – 31, Hakim-hakim 6:1 – 40, Sambgar dengan tongkat penghala lembu menewaskan 600 orang Filistin. Debora dan barak berkolaborasi, sepeninggal Ehud, Israel kemablai berbuat jahat di mata TUHAN. Sisera palnglima Kanaan malahan tewas ditangan Yael, istri Heber orang Keni . Israel makin kuat Yabin raja Kanaan akhirnya dilneyapkan, sehingga negeri aman selama 40 tahun. Setelah ini Israel melakukan yang jahat lagidihadapan TUHAN, Tuhan menyerahkan mereka ke tangan Midian, Midian dan Amalek berkomplot dan menekan Israel. Mereka berseru kepada TUHAN. Kemudian TUHAN membangkitka Gideon si peragu, yang selalu minta tanda.
  • 2 April Hakim-hakim 7:1 -25, Hakim-hakim 8:1 – 21, 22 – 35, Hakim-hakim 9:1 – 6, 7 – 21. TUHAN menyeleeksi pasukan Gideon, TUHAN hanya perlu 300 orang untuk meyerahkan Midian ke tangan Israel lewat Gideon. Bahkan TUHAN memberi mimpi ke musuh bahwa meraka akan kalah dengan pedang Gideon bin Yoas. Gideon makin peraya kepada penyertaan TUHAN. 300 orang dengan Buyung api dan terompet berhasil membuat musuh kacau. Dua raja Midian dikalahkan dan dieksekusi. Selanjutnya diteruskan cerita drama di keluarga Gideon anatara anak-anaknya dan anak gundiknya. Abimelekh mengangkat diri jadi raja di Sikhem.
  • 3 April Hakim-hakim 9:22 – 57, Hakim-hakim 10:1 – 2, 3 – 5, 6 – 18, Hakim-hakim 11: 1 – 28. Setelah tiga tahun Abimelekh menjadi raja, memerintah atas Israel, Allah membangkitakan semangat jahat antara Abimelekh dan warga kota Sikhem, kekerasan dan pembunuhan terhadap 70 anak Yerubaal dibalaskan darah mereka ditimpakankepada Abimelekh. Abimelekh mati dan kutuk Yotam tuntas. Sesudah Abibmelekh, TUHAN bangkitkan Tola bin Dodo, seorang Isakhar, memerintah Israel selama 23 tahun. Kemudian TUHAN bangkitkan Yair orang Gilead memerintah selama 22 tahun lamanya. Memilki 30 anak laki-laki, memngendarai 30 ekor kuda, mempunyai tigapuluh kota. Setelah Yair mati orang Israel kembali melakukan yang jahat dimata TUHAN , Israel berseru, TUHAN memberikan YEfta.
  • 4 April Hakim-hakim 11:29 – 40, Hakim-hakim 12: 1- 7, 8 – 10, 11 – 12, 13 – 15,  Hakim-hakim 13:1 – 25,  Hakim-hakim 14: 1 – 20,  Hakim-hakim 15: 1 – 20 , Yefta bernazar fatal akibatnya. Seharusnya sudah tahu bahwa TUHAN akan menyerahkan musuhnya kedalam tangannya tetapi dia sepertinya terlalu emosional dan mengucapkan nazar kepada TUHAN. Yefta hanya enam tahun lamanya jadi hakim atas Israel. Sesudah Yefta, maka Ebzan dari Bethlehem menjadi hakim dan memerintah Israel. Mempunyai 30 anak laki-laki dan tigapuluh anak perempuan.  Ia memerintah atas Israel tujuh tahunlamanya. Sesudah Ebzan bangkitlah Elon orang Zebulon memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Ia memerintah orang Israel selama sepuluh tahun.  Sesudah Elon ada Abdon bin Hilel orang Piraton memerintah sebagai hakim atas orang Israel, mempunyai empatpuluh anak laki-laki dan tiga puluh cucu laki-laki, mengendari tujuh puluh keledai jantan, memerintah selama delapan tahun. Simson lahir dan dikhususkan. Terkadang aneh dan berpikir cara TUHAN, lewat perkawinan simson dikatakan itu cara TUHAN agar simson mencari gara-gara. Simson mengalahkan orang Filistin dan menjadi hakim dua pulu tahun lamanya.
  • 5 April Hakim-hakim 16: 1 – 3, 4 – 22, 23 – 31, Hakim-hakim 17: 1 – 13,  Hakim-hakim 18: 1 – 31. Simson tergoda dengan perempuan, kemudian dia terpikat oleh perempuan lemabh sorek, bernama Delilah, awal kejatuhannya. Simson terjebak oleh kasamarannya dan akhirnya memberitahu letak kekuatannya dan akhirnya ditangkap oleh orang Filistin. Mencungkil kedua matanya. Akhirnya simson mati bersama denganorang-orang Filistin yang menangkapnya. Dua puluh tahun lamanya dia menjadi hakim. Sebuah catatan tentang Patung sembahan Mikha. Tidak ada raja, namun kemana imam-iman Lewi? Semua beritindak semuanya sendiri. Mikha membuat aturan sendiri tentang penyembahan, dia membuat patung menaruh dirrumahnya, membuat anaknya menjadi Imam, kemudian datang orang Lewi pun dijadikan Imam. Ternyata orang lewi tersebut adalah cucu Musa, anak gersom dia jadi imam ataas suku dan tetapi melayani patung yang dibuat Mikha.
  • 6 April Hakim-hakim 19: 1 – 30,  Hakim-hakim 20:1 – 48,  Hakim-hakim 21:1 – 25. Perbuatan Noda di Gibea, yang berujung pada perang saudara, karena Gibea adalah kota benyamin tetapi suku Benyamin tidak mau memberikan orang-orang dursila kepada orangIsrael untukmdihakimi maka suku-suku Irsael lainnya berkumpul dan menanyakan kepada TUHAN untukmenyerang suku Benyamin, Yehuda yang mau duluan kata TUHAN. Suku Benyamin plus Gibea sebanyak 26,700 orang melawan orang Israel 400.000 orang. Hari pertama Israel kalah tewas, 22,000 kemudida di hari kedua tewa 18,000. Hari ketiga barulah mendapatkan kemenangan, 18,000 orang Benyamin tewas dalam pertempuran tersebbut. Terus diburu sehingga korban bertambah menjadi 25,000 orang. Ada 600 orang yang lari sembunyi dan tinggal 4 bulan disana. Akibatnya Benyamin hampir punah, sementara orang Israel bersumpah tidak akan memberikan anak anak perempuannya menjadi Istri  suku benyamin, dan dalam pasal 21 diceritakan upaya orang Israel supaya Benyamin mendapatkan Istri dan mereka juga tidak melanggakr sumpah.


Demikianlah yang terjadi jika tidak ada pemimpin. Penulis Kiab Hakim-hakim berulangkali mengatakan.

“Pada waktu itu pergilah orang Israel dari sana, masing-masing menurut suku dan kaumnya; mereka masing-masing berangkat dari sana ke milik pusakanya. Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.  (Jdg 21:24-25)”

Akhir kitab Hakim-hakim ini yang menjadi jembatan teriakan orang-orang Israel kepda TUHAN menuntut adanya seorang raja. Dan raja yang TUHAN inginkan berkuasa belum muncul, sedang dalam proses, yang prosesnya dimulai di Tanah Moab, lewat seorang perempuan bernama Ruth.

Well, kita telah menyelesaikan hakim-hakim, apa yang teman-teman dapatkan?


Regards

@peterskriss